Tentang iklan-iklan ini

Mengapa Suzuki Jatuh


Masih tentang sepeda motor Suzuki. Mungkin sudah ada yang membahas mengenai jatuhnya pasaran Suzuki, namun ini versi saya. Sekitar tahun 2003, 2004, 2005 atau 2006, pasaran sepeda motor berlogo S ini masih stabil. Parameternya bukan berupa data-data, namun kenyatan di jalanan. Masih banyak varian Suzuki yang mengaspal.

Ditahun- tahun itu varian-varian Suzuki yang masih terlihat di jalan-jalan umum adalah Shogun 110, Smash, Shogun 125 serta varian 2 tak yaitu Satria 120. Juga masih baru-barunya Thunder 125 dan Satria Fu 150 yang langsung laris di tahun 2004. Namun setelah 2006 Suzuki telihat meredup, padahal di tahun 2006 keluar New Smash, Arashi dan Spin.

Di kota-kota yang fanatik Suzuki seperti kota kecil Cilacap misalnya, sekitar tahun-tahun itu sepeda motor Suzuki terlihat banyak berseliweran di jalan lebih banyak dari Yamaha. Terdapat klub Suzuki Shogun yang solid, serta kota ini masih diagendakan diadakannya One Make Road Race Suzuki. Sebagai perbandingan, kota terdekat yaitu Purwokerto, Yamaha lebih banyak daripada Suzuki.

Kira-kira apa saja ya faktor yang menyebabkan Suzuki jatuh terus pemasarannya:

Mematikan Shogun FD 110

Motor yang satu ini adalah raja bebek 4 tak kala itu. Di ajang balap menguasai podium, di pemasaran telah merecoki pasaran Honda Supra. Terkenal dengan motor yang kencang, tidak rewel. Walapun  sparepartnya mahal namun tetap saja laku keras.

Motor favorit anak-anak SMA. Dengan jargon “Shogun Dilawan” by Mamiek Prakoso dan Farhan. Di Jogja sangat terkenal dengan kota Shogun biru. Namun Suzuki ternyata tidak memperhatikan pepatah Don’t Change The Winning Team, motor ini dibunuh ketika sedang di puncak.

Terbawa permainan honda

Suzuki following Honda

Honda adalah penguasa pasaran motor di Indonesia. Mungkin ketika Shogun telah bisa merecoki pasaran Supra mereka merasa bahwa telah mampu melawan sang penguasa.

Strategi yang digunakan adalah dengan melakukan apa yang dilakukan Honda. Honda mengeluarkan varian bebek 125, suzuki juga. Honda mengeluarkan motor bebek murah Honda Legenda, Suzuki tidak mau kalan dengan Suzuki Smashnya

Honda juga bermain dengan uang muka rendah, ternyata Suzuki juga melakukan hal yang sama. Dengan uang muka rendah tersebut maka pada awalnya Suzuki Smash laris manis, dari pelajar, Mahasiswa, tukang Ojek dan pedagang, semua pake Smash. Karena harga awalnya murah, harga jual langsung jatuh. Bagaimana dengan Honda, karena sudah terkenal dengan Harga Jual Kembali Tinggi, harga second motor Honda tetap tinggi.

Inilah juga awal kejatuhan Suzuki. Karena orang Indonesia membeli motor sangat memperhatikan harga jual kembali dan Suzuki tidak memperhatikan ini. Ketika orang tahu bahwa Suzuki kalo dijual lagi harganya jatuh, maka orang enggan membeli Suzuki.

Menjaga kualitas namun salah tempat

Menjaga kualitas dengan tidak menyediakan sparepart KW1, KW2 dan seterusnya (seperti halnya Honda dan Yamaha) memang bagus. Namun Suzuki tidak ingat bahwa konsumen terdiri dari berbagai macam strata. Ketika hal ini dilakukan ke kelas ekonomi bawah hasilnya adalah tidak diterimanya hal tersebut. Suzuki lagi-lagi tidak ingat bahwa dia sedang mencoba mengikuti jalur Honda. Maka issue Sparepart Suzuki Mahal jadi alasan kuat untuk tidak membeli produk Suzuki. Padahal ketika Suzuki belum jadi follower Honda, isu sparepart sepertinya diabaikan.

Desain

Desain motor Suzuki tenyata mempunyai kelemahan desain, walapun kadang jadi trendsetter yang ditiru merk lain dengan beberapa penyesuaian. Suzuki beberapa kali merevisi tampilan motornya, yang mendapat respon positif. Revisi paling sukses adalah Shogun 110, dari semuala kebesaran body sehingga dinamakan Shogun Kebo, kemudian direvisi bodynya jadi lebih langsing, elegan dan lebih manis.

Shogun FD 125 mempunyai kelemahan desain dengan kepala yang besar dan membulat serta buntut yang kurang serasi, juga terkesan terlalu panjang, begel yang aneh serta spakbor yang lurus seperti kepunyaan Tornado dan Shogun Kebo. Tipe ini dulu laku karena kesan Shogun 110 masih melekat di hati konsumen.

Sementara Suzuki Smash terlihat terlalu cungkring di bagian belakang dan juga terkenal mudah patah, sehingga ada yang menamakan Smash Krupuk.

Selain Shogun, revisi untuk Satria 120 juga sukses, namun motor yang terkenal dengan Satria Hiu ini hilang ditelan jaman, karena muncul ketika 2 tak berakhir. Akhirnya dilakukan juga revisi terhadap Shogun 125 dan Smash, namun sudah terlambat. Suzuki sudah ditinggalkan konsumennya.

Tidak konsisten di jalurnya

Suzuki terkenal juara di balapan, ajang balap adalah pendongkrak penjualannya. Jika di dunia Internasional mungkin identik dengen Ducati. Suzuki mau pindah jalur ke jalur dimana Honda berada ketika mengeluarkan Smash dan Shogun 125. Walapun tetap main di balapan, namun perlu waktu untuk mengembalikan kejayaan Shogun 110. Karena Smash merupakan downgrade teknologi dari Shogun 110 maka kemampuannya tidak akan menyamai. Shogun 125 sebenarnya upgrade dari Smash, namun hanya dari sisi kapasitas mesin.

Respon telat

Ketika pasaran turun pihak Suzuki tidak melakukan langkah yang berarti, maka makin terpuruklah keadaan.

Demikian  pendapat dari pengamatan terbatas saya, bagaimana menurut anda?

Tentang iklan-iklan ini

About Maskur

maskurblog.wordpress.com

Posted on Mei 19, 2010, in MOTORCYCLES and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 74 Komentar.

  1. Wah ulasanya lengkap bgt sama semua dgn yg sy pikirkan xixixi…

    Suka

  2. management suzuki tak bisa membaca pasar …parrah

    Suka

  3. Saya masih setia dengan Shogun Biru 100 cc…
    Mesine aluse puolll…

    Suka

  4. aku belum pernah punya motor suzuki…

    Suka

  5. penerjemah a.k.a arif rakhman

    ya sudah. karena terutama masalah spare part suzuki gak bikin KW2an, napa gak sekalian aja ya maen di segmen premium kayak kawasaki? ato langsung aja semua lini dimatiin aja trus ganti dengan produk yang benar-benar fresh (emang kalo jadi komengtator paling gampang deh :mrgreen: )

    Suka

  6. sebenarnya secara kualitas produk suzuki itu menurut pendangan sy pribadi lebih baik dibanding kompetitornya sedang pole position n runner up, tetapi memang marketing dan promosinya yg kurang greget, brand image jg ga ada cmiiw

    Suka

  7. shogun 110 2002 ku masih juga setia, suarane alus lum pernah ganti jeroan sama sekali, km masih 60 rebuan

    Suka

  8. analisa yg ouukehhh :D

    artikel selanjutnya

    bahas juga dukz mrngapa yamaha bisa mengungguli honda :D

    Suka

  9. bisa jadi dari managemennya juga bro,,,kadang perusahaan itu semakin lama semakin terpuruk…karena didalamnya kropos…..dan berulang2 gw postingin di blog rondo dan blog hijau…suzuki gak punya jati diri….kalo diatas bisa di sebut gak konsosten dijalurnya gitu kali yah…

    Suka

  10. makanya divisi indomobil harus dipisah antara R2 dan R4 biar lebih fokus!! :wink:

    Suka

  11. nice artikel…
    just sekedar sharing, memang di kala itu (kalo gak salah 2002-2004), suzuki shogun 110 cc berkesan luar biasa, tarikan dan larinya kenceng bener. beda jauh dengan produk kompetitor di kelas yang sama. waktu punya new shogun 110, parts yang mahal memang gak kepikiran karena rata-rata partsnya awet. nah, begitu keluar shogun 125 terus nyobain punya teman, langsung kecewa, cc naik tapi tapi performa dan desain kurang menarik. saya pribadi justru terkesan dengan honda karisma X 125 (akhirnya beli pada tahun 2005). seiring waktu berjalan, entah kenapa, sekarang ini nggak ada ‘greget’ lagi sama motor produk suzuki. menurut saya, mereka nggak punya penawaran untuk ‘naik kelas’ setelah saya bosan dengan shogun 110 dan karisma 125…

    Suka

  12. wah analisis yang bagus maskue sebagai peneliti kendaraan bermotor haha
    saya mah g gitu ngerti..untung ada blognya maskur jadi bisa tau perkembangan
    makasih mas atas sharenya ^^

    Suka

  13. iya… saya menyesalkan satria RU yg buntut hiu kenapa cepet banget dimatikan… kenapa tidak dirombak aja dg memberi mesin 4 tak.. padahal bodynya yahud lho.. :wink:
    banyak salah langkah… kadang terlalu terburu2, tanpa pemikiran… kadang malah ng dipikirkan, babar blas….

    Suka

  14. ingat pd shogun FD 110 tahun 2002 punya temen yg juga punya smash tahun 2004, mambandingkan soal tenaga sama stabilitas saat dibawa mudik ke tasik….menurut temen, smash terasa amat jauh bedanya dari shogun, padahal secara CC sama besar. shogun lebih mantaf walaupun lebih boros dibanding smash…….
    dan kenyataannya memang sparepart suzuki lebih mahal ketimbang part motor lain. meskipun sebenarnya part suzuki lebih awet….tp saat turun mesin, biaya yg kluar….hmm……begitu dech….!!

    Suka

  15. Analisisnya keren banget mas. Jadi tau deh sekarang sejarahnya kenapa suzuki jadi kaya gini hehehe

    Suka

  16. Gak cuman di roda 2 aja, di roda 4 pun Suzuki juga jeblok sampe2 Suzuki New Baleno dihentikan produksinya karena gak sanggup lagi bersaing dgn rival2nya macam Honda City & Toyota Vios. Padahal harganya sudah paling murah dibandingkan kompetitornya tapi masih tetep aja kagak laku. Disini yang kudu dibenahin adalah ngerombak susunan kabinet Indomobil.

    Suka

  17. yuk jadi sales Suzuki……..:)

    Suka

  18. yuk jadi sales Suzuki……..:)

    Suka

  19. di tempat ane sekarang yg paling laku dan lagi digandrungi ma ank2 mudanya ya Suzuki Satria FU……bodynya emng keren…. :mrgreen:

    Suka

  20. gw cinta suzuki loh…….kalo baca trit ini kaya gimana gtu…sdg dirumah adanya motor yamaha ama honda….euugh….ayooo suziiiie keluarkan lagi taji mu…..

    Suka

  21. Wis ulasannya seperti air mengalir sampai jauh….. enak.. sampai tuntas….

    Suka

  22. Wah ternyata kesan semua, hampir sama ya?
    @pak Mitra
    ternyata begitu ya, pantes jarang lihat Baleno, kalo SX4 bagaimana, cakep banget itu mobil, saingannya Livina XR

    Suka

  23. Suzuki … inovasi tiada henti.
    Karena sekarang malas inovasi… maka dia mati !

    Suka

  24. yang jelas smash ku barusan ku beli tahun 2005 cuman 3,5 jt, murah tenan terus siap pakai

    Suka

  25. jika ada motor yang paling aku benci di jalan adalah, suzuki RC, karena hampir dipastikan knalpote kemebul bin kemutuk, ssapit udang belakang pasti sender, dah kalo di belakang suzuki RC aku gak tahn bener.

    Suka

  26. jaman itu….
    suzuki TS yang trail ~ honda win versi trail
    thunder 125 ~ gl max

    Suka

  27. Rizqi Perdana

    @26
    Soalnya , sugesti orang dulu, 2 tak gak ngebul = pembakarannya gak sempurna. Maka di korek-korek lah tuh mesin sampai asepnya bisa ngebul

    Suka

  28. @Mat-Gaya
    ada benarnya juga
    @ASeen
    Ya itulah efek, diobral
    @Pak Hadiyanta
    Wah kebenciannya kok spesifik sekali
    @Apdri
    Honda Win cuma trail di spakbor depan doang, TS murni trail
    @Rizqi
    Hehehhe, maksudnya gini kah : pake oli samping di bak oli samping,bensinnya bensin campur, knalpotnya juga dilumuri oli

    Suka

  29. Mantab banget Gan ulasannya….
    Menjawab semua pertanyaanku kenapa Suzie sekarang ditinggal jauh sm kompetitorx Honda & Yamaha.
    Inovasi baru New Shogun , Smash Titan atw yg matic Spin, Skydrive dan Skywave sptx ngak mampu mengimbangi apalagi membendung dominasi Honda & Yamaha.
    Dari segi tampilan (menurut gw) cuma Skywave dan Satria FU 125 yg bisa dibanggakan dr Varian keluaran Si Suzie.
    Malah Skywave (yg jadi Trendsetter dikelasx) sptx bakal ketutup dgn Yamaha Xeon dan Mungkin Honda Vario CBS (110 CC) Atw Honda PCX (Klo ini gw ngak demen liat bodynya + Mahalnya)

    Suka

  30. aku punya new shogun 110 tahun 2002 cc bandel blm turun mesin,,..,.,,,.,kuingin suzuki maju

    Suka

  31. pertama keluarga besarku punya motor..
    Astrea800 hitam
    Suzuki rc100 warna silver
    GL PRO Hitam
    ALFA 2R
    RZR
    SUZUKI CRYSTAL 110
    SUZUKI TORNADO GX
    SHOGUN 110
    *SHOGUN 125
    SMASH 110
    SUPRA X
    *SATRIA FU150
    *SHOGUN NR
    *MIO SOUL
    *MIO SPORTY
    *SPIN 125R
    *VARIO TECHNO CBS110

    bila diberikan rating masih suzuki yg dominan.. yg msh ada dan dipake yg bertanda *.
    sayang…suzuki kayaknya dah makin kepayahan menghidupi pabrik dan dealer2nya.. kalah pasaran telak.. mestinya cepet tanggap dong para petinggi suzuki.. kalah dimana,di revisi,menang dimana di mantepin.. gitu loh saran saya.. kok kaya selalu gagal saja kayaknya tiap kali keluarin produk.. akhir2 ini… hufft…dah cape kali ya.. memang susahnya ngilangin mitos, sparepart mahal,harga jual jatuh…

    Suka

  32. Aku punya Shogun FD 125 thn.2004..
    Nyatanya dngn msin standar+CDI shogun kebo msh sanggup lari smpai tembus 120km/jam, konsumsi bensin 1ltr/55km luar kota.. pdahal bobotku hmpr 1kwintal..ha3

    Jd secara mesin suzuki bagus..tp yo itu td management aftersale + desain bodinya buruk.
    Setau saya ga ada mtr suzuki yg spatbor belakangnya gaya…..
    Jelèk smua..ha3

    Suka

  33. Aku termasuk Fanatic SUZUKI
    jujur saja hati ini sedih melihat performa penjualan, secara kualitas engine nya sangat kuat,namun…lagi lagi karena model shogun 125 yang pertama keluar tidak sporty, kalo handling pada saat itu Sempurna sekali.
    sekarang,,, aku hanya bisa berharap bangkit…dengan semangat yang ada… ayo dipromosikan ke masyarakat terutama di televesi

    Suka

  34. Klo aku bilang, suzuki mulai hancur semenjak smash keluar di tahun 2003. Keluhan perseneling sering miss sama body yg gampang patah, itu yg bikin imej suzuki jadi jatuh…

    Ayah saya sudah pakai suzuki sejak jaman suzuki GP-100, ganti TRS, ganti shogun kebo terus ke smash, dia langsung kecewa knp kok motor suzuki jadi begini… Akhirnya sekarang balik ke shogun FD… Klo masalah spare part mahal ada benernya juga, tapi masa pergantiannya jauh lebih lama daripada merek lain klo yg saya rasakan…

    Padahal suzuki unggul di putaran mesin yg tinggi, tapi sayang mereka nggak memperhatikan aspek lainnya…

    Suka

  35. Yang jelas, suzuki harus segera membenahi semua aspeknya… Harga sparepart dan desain produk paling utama. Jangan sampai merek Suzuki menghilang dari pasar Indonesia seperti motor cina…

    Suka

  36. Dahulu Saya merupakan orang yang fanatik dengan Honda dan hampir seluruh anggota keluarga Saya memakai Honda, tapi ketika Saya mencoba beralih ke Suzuki, ada rasa kenyamanan berkendara dengan Suzuki, awalnya Saya mekakai Shogun FD110, kemudian Satria 120, Shogun 125 dan terakhir sampai saat ini dengan Skywave NR, kalo harga jual Suzuki saat ini jatuh, tidak berpengaruh bagi Saya karena saya membeli kendaraan bukan karena masalah harga jualnya yang jatuh tetapi faktor kenyamanan dan keselamatan berkendara itu yang Saya utamakan.

    Kalo dibilang harga Sparepart Suzuki Mahal, menurut Saya relatif dan memang sebanding dengan kwalitasnya partnya. apakah kita mau jika harga sparepart murah tapi faktor kenyamanan dan keselamatan kita abaikan…..? tentu itu pikiran yang keliru……, pilihlah kendaraan yang memang mengutamakan kenyamanan dan keselamatan…, apapun merknya….

    Suka

    • wah opini mas emo, bener2x menggambarkan apa yg ada dikpala sya smuanya mengenai brand suzuki ini. sip.

      saya juga punya suzuki satria 2 tak generasi kedua striping televonica movistar jamannya kenny robert heheh, dirumah. dan alhamdulilah setelah sekian lama belum pernah turun mesin 1 kalipun wlapun tuh motor dah dipake extreme. wah bener2x mantep banget lah mesin2x buatan suzuki mah.

      Suka

  37. SAK KAREPMU KABEH…!MENURUT SAYA PT SIS INDO HARUS BERFIKIR GIMANA CARANYA UNTUK MENGHILANGKAN IMAGE SPERPART MAHAL DIJADIKAN MURAH BIAR RAKYAT BAWAH BISA MENJANGKAU HARGA YANG DIBILANG MAHAL TUH…DAN KALAU DESAIN YANG BAGUS DONK…SEPERTI HONDA DAN YAMAHA MIKIR……[PECINTA MOTOR SUZUKI].AND SALAM BUAT ANAK2 CLUB [S2MC-SMCP-JMC-DAN CLUB2 SUZUKI INDONESIA]

    Suka

  38. Bener mass Ulasannya Jelas Banget Satu Fikiran Dengan Saya. hehehe……………..

    awal Mula Kejayaan Suzuki di Satri 120R lalu Diteruskan ke Shogun 110FD yang “Terkenal WAH Pada Zamannya”

    Tpi awal kehancurannya Setelah memasarkan SUZUKI SMASH 2003, & SHOGUN 125R Emang Sih laku pada Awal Kemunculannya namun Stelah itu SMASH ditinggalkan karna tu motor bermasalah.

    Tapi yang penting bagaimana cara memperbaiki Image Suzuki yang Hilang.

    Bagaimana klo kita sebagai penggemarnya yang fanatik perbanyak buat Tread tentang Suzuki. agar image Suzuki terangkat kembali, Sama seperti yang dilakukan penggemar fanatik honda, & yamaha.

    Ayu Suzuki Lover’s SMANGAT.

    Suka

  39. COBAIN DULU………BARU KOMENTAR!!!!
    PASTI BEDA…”SUZUKI IS MY LIVE”

    Suka

  40. Tengku Muhammad Arif

    Saya ada masukan nie gan, knph gk kita gelar aja EVEND ROAD RACE OMR SUZUKI di tiap tiap kota !!!

    Mana tw dari EVEND itu SUZUKI mampu Melibas arena balapan & Gak Akan Ketinggalan Mode Sama Yamaha & Honda mana tw dgn EVEND tersebut konsumen berpaling kepada SUZUKI….
    disamping itu tunjukan bahwa Mekanik SUZUKI gk kalah dengan Mekanik HONDA & YAMAHA….

    Suka

  41. Saya masih setia sama Arashi,,,, meski kata orang jadul tapi masalah lari gua masih berani dibanding produck honda,,,,,, eh malah sekarang honda jiplak dengan meluncurkan honda blade, tapi tenaga & CC masih dibawah Arashi,,,,,,,,, suzuki arashi very live in my way……

    Suka

  42. shogun 110 ku,masih tetap yg terbaik karena nggak mampu beli yg lain,hehehe

    Suka

  43. Honda:
    mesin= biasa aja
    harga part=sedang2 saja
    kwalitas part=biasa aja
    kalangan pemakai=org2 kantoran,juga banyak org desa
    body=nggak oke
    purna jual=stabil

    yamaha:
    mesin=nggak awet
    harga part=sedang2 saja
    kwalitas part=cepet aus,kurang awet
    body=paling oke
    purna jual=merosot tapi dikit

    suzuki:
    mesin=oke,awet,tahan lama,gak cepet aus
    harga part=mahal
    kwalitas part=oke,awet
    body=biasa aja
    purna jual=merosot banyak

    oke kangmas mbakyu ni versi saya,mohon maap yo jika gak ada salah kata, , he. . he. .

    Suka

  44. suzuki harus mengeluarkan produk fenomenal sperti TS 125 dahulu kala tp dg spek 4 tak, dijamin banyak penggemarnya, sayang kue itu cuma dinikmati kawasaki KLX…apa lagi diSumatra dan Kalimantan di jamin produk trail laku keras…lainnya spare part sulit di dapat dan hanya ada yg ori, coba sediakan KW 1 nya dan KW 2, biarkan konsumen yg memilih,mereka tau kok resiko memilih KW, ane pengguna TS 125, dan sampe sekarang ane masih eksis dg 2 Tak TS ane…

    Suka

  45. Suzuki masih ke tolong sm satria FU, walau pun smpet kaget dgn produk baru nya yg head lamp nya GEDE. Tp krn kecepatan dan bodi nya yg ramping itulah yg menutupi kekurangan headlamp. Jd saran saya untuk ke depan nya Suzuki harus keluarin motor2 dgn Bodi dlm bntuk yg modern, ramping, gahar, masalah irit belakangan. Soalnya image irit ud di pegang honda. Gmn skrg tinggal suzuki buat image sendiri. Saya sendiri pakai FU 2008. Sy melihat seperti honda blade repsol, mx, dan jupiter Z bodi nya sangat menarik minat. Itu aja saran sy buat suzuki. Jd bodi dulu di utamakan. Suzuki ud punya FU, trus di pertahan kan!

    Suka

  46. Q YANDI DARI KALIMANTAN TIMUR,Q MAU NYARANIN,BUAT PRODUK/ATAW MOTOR BARU DNGAN CC 110/115,PEKERJAAN Q PEMBALAP,Q MENGGUNAKAN 3 MOTOR SUZUKI SEKALIGUS,TP MENURUT Q COBA D DISAIN ULANG SUZUKI SMASH,AGAR GARAPAN NYA LEBIH MUDAH

    SEKARANG YG LG MEGANG INDONESIA YAMAHA AND HONDA,TP D SISI LAIN BNYAK KUGH YG MENGINGINKAN SUZUKI LEBIH DARI YG KAMI HARAPKAN,TTD PEMBALAP KUKAR,TNKS

    Suka

  47. motorku shogun fd110 tahun 2004,sampai sekarang belum pernah turun mesin padahal klu di lihat dari perjalananx sudah hampir 2 x km menjadi nol semua(km 99999)artix sudah ratusan ribu km di jalani tapi mesin masih bandel padahal tiap hari di geber(speed max 103km/jam)…memang susuki shogun awet… shogun di lawan…

    Suka

  48. ku jg pake shogun kebo 110 thn 2000, biar kuno tp larine masih kenceng, emang sparepartnya yg agak mhl…klo dibandingn hrgg part merk lain tp ttp ok….

    Suka

  49. managemen dan marketing O’ON, desain jelek2!

    Suka

  50. analisis nya bagus. suzuki butuh flagship naikan pamor. mainkan trail ato supermoto kan lawannya cuma klx…..pasti laris manis di perkebunan dan di segmen mereka yg suka alay-alayan..

    Suka

  51. GL Max tetep Jozzzzz…………………

    Suka

  52. Hidupkan lagi Suzuki 2 Tak…. Satria 120 LSCM

    Suka

  53. saya pernah memiliki supra fit,cb100,RXking,blitzR,astreagrand,tornado,kirana,arashi,shogun125, dan terakhir arashi hingga sekarang karna ARASHI MY STYLE..

    Suka

  54. aku punya shogun 125 sejak juli 2004, kilometer sudah hampir 90000 km. Tidak pernah ganti jeron mesin walaupun setiap servis besar saya tanyakan ke mekaniknya “ada yang diganti nggak?” dia jawab nggak ada pak masih ok semua. Si mekanik kasih advice “Selama rutin ganti oli dijamin jeron mesin akan masih bagus”
    Untuk selain mesin, gir & rantai dah pernah ganti sekali, aki ganti sekali, all lampu masih ok belum ada yang diganti.
    Nah karena itulah saya percaya untuk pengganti shogun 125 saya berikutnya adalah axelo (dah pesan sih & hari ini akan datang)

    Suka

  55. yang penting suzuki masih hidup sehingga masih bayak tuk pilih-pilih produk r2. menurut aku suzuki mempunyai efesiensi tinggi walau terkesan pat-nya mahal. aku punya new smas dan satunya motor merk lain yg cc nya sama katanya motor kencang tapi…. bisa dibuktiin lo. diantara dua motor ku smash lebih irit pernah di adu kedua-duanya trek lurus jarak + – 600 Km ternyata smasnya didepan. Tapi kalau top speed jalan bareng tidak ada yang mendahului keduanya mentok di 105 kpj. untuk set rantai mampu 55 km tuk smash dan satunya 32 km. itulah kisah kedua motorku, tapi mungkin motor orang lain beda sehingga perlu dibuktikan sendiri.

    Suka

  56. Tapi kualitas suzuki tetap numero uno masbro.
    Suzuki lemah dimarketing itulah masalah utama.
    Konsumen indonesia ini beli barang gk lihat kualitas,mana yg gembargembor promosinya n jdi motor sejuta umat psti dibeli.
    Hanya org yg mengerti kualitas,ketahanan mesin,performa yg yahud,dan keawetan mesin dan body lh yg membeli suzuki.

    Suka

  57. agan2…ane mau tnya sedikit.!penyebab new smash 2007 boros itu apa y?soalnya ane isi full 25rb cuma 2hari.tolong y gan.?ane udh ganti filter udara,stel karbu tetep aja

    Suka

  58. Saya baru coba pakai motor suzuki, baru beli arashi 2007 beli karena murah cuma 4 juta, tetapi sesudah saya coba saya terpana dan takjub, kenapa motor yg begitu bagus harga jual nya murah sekali? Saya juga punya honda revo 2012 pemakaian bensin sama saja sekitar 41km/l tapi soal tenaga arashi jatuh lebih baik,
    Tapi soal design, suzuki memang banyak kelemahan contoh besi pegangan di atas jok belakang kurang panjang hingga bodi di atas lampu rem mudah patah dan kalau mau menggeser 2 motor pegang nya susah , kedua pedal stand kaki modelnya kuno dan gak berubah dari zaman shogun kebo sampai din..
    Saya jadi punya niat pengen beli shogun 125 dd soalnya murah….

    Suka

  59. Ngomongin motor yang satu itu jadi mules perutnku,slogan inovasi tiada henti cuma di spanduk,kenyata’anya jauh api dari pada panggang.
    Bayangin aja cuma ganti perpak buring aja musti nuggu sebulan,suku cadangnya baru akan di kirim dari Jakarta dengan waktu selama itu.

    Padahal dealer resmi yang besar di kota x,dengan baliho di depan dealer yang menawarkan ini itu preeeeeet

    Klimaknya mereka kalo cuma bisa mroduksi dan ngrakit aja tanpa suku cadang yg memadai apa gak bedanya mroduksi besi rongsok,dan akan semakin banyak rongsok di mana mana dengan merek itu.

    Suka

  60. menurunnya imeks masyarakat terhadap suzuki menurut sy pribadi, yg utama body, kurang iklan & imeks part yg mahal. body emang selera tp ya bok jgn jauh2 amat ( di Ina cuma FU & skywave aja, itu jg skywave malah di stop ) yg ke2 iklannya jarang kalau ada 1,2 iklan itupun gak ngena hati ( tujuannya gak jelas = honda dgn iklan irit & fiturnya yamaha dgn iklan kencengnya lalu suzuki iklan apa ? . . . !!!!! kayak gak punya jati diri. kecuali part, yg satu ini skrang dah mulai mau di benahi malah ada cek harga secara online. shrusnya suzuki berpegang pd jati dirinya sbg motor kencangnya tp tetap mempertahankan body yg bersaing tentunya. identik motor kencang mari kita lihat jaman shogun kebo, arashi, shogun sp, satria series sampai saat ini FU msh jd raja lampu merah yg semuanya mengandalkan akselerasinya yg rata2 di atas pesaingnya, terus yg metiknya gak banyak ngomong tp teruji di jalanan, kls 110/115 cc sm NEX msh tercepat dlm hal akselerasi, gak percaya ? buktikan di jln . . . di kls 125 ada skydrave & skywave, skyweve thn 2010 dpt penghargaan sbg metik berpreformen di kelasnya, walau skrang ada vario 125 & xeon yg 22nya mengaku lebih reformen ( settt . . . itu kan klaim pabrikan ) kenyataannya hemmm . . . !!! mengejutkan ternyata beda dgn di lapangan . . . yg aku alami skyweve unggul dr berbagai putaran akselerasi baik bawah / tengah atas walaupun topspeednya gak berbeda alias 11/12 di sekitar 110 s/d 120 km/j, soalnya aku punya skyweve thn 2009 sdh berlalu lalang di jlnnan krn tahu reformanya, lalu beli lagi suzuki yg nex 2012 ukt istri. ( buktikan dulu baru bicara ) setelah itu baru bisa geleng2 hiya ya . . . he he he . . .

    Suka

  61. Bhakti Harianja

    sangat disayangkan…

    Suka

  1. Ping-balik: Tweets that mention Mengapa Suzuki Jatuh « Learning To Life -- Topsy.com

  2. Ping-balik: Modifikasi Jadul, Kebo Diganti Kepala | Maskur's blog

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.343 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: