About these ads

Honda Scoopy, Sekedar Asumsi Saya


Seorang teman kantor saya ngirim email tentang Honda Scoopy.

Emailnya begini:“Analysa Honda Scupi menurut kamu ki piye, dilihat dari semua segi ( kelebihan dan kekurangannya missal irit, keawetan mesin, kecepatan, ketangguhan dll)”

Walah, saya kan bukan pakar motor, belum juga pernah mencoba Scoopy serta membandingkan dengan motor lain. Wah njawabnya dari segi perkiraan dan ambil dari artikel lain saja kalo gitu.

Dari spesifikasi mesin, jelas-jelas Scoopy menggunakan engine yang sama dengan Honda Beat. Berarti karakter mesin seperti tenaga, kecepatan, torsi, akselesasi juga konsumsi bahan bakar kurang lebih sama.

Fitur-fitur yang diusung Scoopy juga hampir sama dengan Beat seperti Side Stand Switch (mesin belum mau hidup kalo standar samping belum dinaikkan dengan benar), Secure Key Shutte r (kunci magnetik), Parking Brake Lock (pengunci rem ketika parkir). Yang jelas berbeda adalah tampilan fisik.

Dari artikel test ride Mas Tri misalnya, di sana juga disebutkan karaktet mesin 11 12 dengan Beat.

Sekarang kita lihat dari segi pemakaian. Kepada teman saya itu saya lebih menyarankan, jika mau ambil matik kecil sebaiknya ambil Beat. Kenapa Beat bukan Scoopy atau merk lain, begini alasan saya sebagai orang awam, wong ndesa, kaum pinggiran, grass root dan sebagainya.

  • Dari segi value, antar harga dan fitur yang diusung Honda Beat adalah matic paling worth it di kelasnya. Beat bentuknya masih dibilang umum, jika Scoopy termasuk tidak umum. Memang jika memakai Scoopy akan menjadi pusat perhatian orang dengan bentuknya yang unik atau aneh bin tidak umum itu. Motor tidak umum biasanya kurang diterima dan tidak abadi.



  • Scoopy menyasar kaum muda, ABG, atau bahkan 4£@¥. Itu dibuktikan dengan warnanya yang remaja banget, seperti pink, putih dan ungu. Remaja atau anak gaul itu selera dan trend-nya cepat sekali berubah. Jadi bisa saja Scoopy jadi trend anak muda, namun seiring trend berubah, Scoopy bisa juga ditinggalkan.



  • Orang-orang level bawah, karena mereka merasa sudah ketinggalan dengan orang kota. Kalah modern dengan level atas, biasanya menginginkan barang yang terkesan modern, techno, namun tidak mau terlalu futuristik dengan bentuk yang terlalu lancip. Sehingga kita lihat kenapa Honda Absolute revo begitu laris, karena motor ini terkesan modern namun menyipan kelembutan dengan aksen lengkungnya, begitu pula dengan Yamaha Mio. Scoopy bergaya retro, maka orang retro dengan motor retro akan semakin terlihat jadul.



  • Orang-orang di desa atau kota kecil, biasanya membeli motor dengan slogan yang dipegang teguh yaitu “Harga Jual Kembali Tinggi”. Selain trend tersebut di atas, masalah warna juga berpengaruh. Motor berwarna hitam, merah dan biaru masih mempunyai nilai jual kembali di atas warna lain. Scoopy dengan warna warninya kemungkinan harga second-nya jatuh.

Dari alasan-alasan itu maka bisa jadi : jika trend sudah lewat, orang-orang sudah bosan, harga jual jatuh, onderdil sulit. Susah kan? http://wp.me/pxYt7-FY

Sebelum Scoopy di launching, saya pernah mengadakan s urvey kecil-kecilan tentang matic bergaya retro . Hasilnya memang positif, namun semua responden adalah orang kantoran. Sebagai pembanding, kepada sopir-sopir kantor saya juga bertanya, jawaban mereka “Apa payu motor kaya ngono kuwi” (memangnya laku motor-seperti itu).

So, itu hanya pendapat saya yang walaupun kerja di kota, namun pandangan tetap sebagai orang desa.

About these ads

About imam maskur

maskurblog.wordpress.com

Posted on Juli 23, 2010, in MOTORCYCLES and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 52 Komentar.

  1. dismas not dimas

    IMO, Scoopy sepertinya nggak akan laris… Modelnya seperti Vespa yang dilahirkan kembali. Penggemar Retro, jumlahnya berapa sih… Mending beli mio terus dimodif retro, atau beli matic merek lain dimodif retro.
    sekali lagi, ini cuma menurut pandanganku :)

    Suka

  2. Banyak benernya apa yg diulas kang Maskur di atas, Nah….jadi mo beli motor harus jelas dulu niatnya (kayak mau beribadah aja xixixi), itu ngambil motor buat gaya2an atau buat “investasi” atau buat dua-duanya.
    Nah imho, kalo Scoopy kayaknya trmasuk kategori gaya2an deh.

    Tapi semua ya kembali ama yg punya duit, kita kan cuma ngasih opini & saran :)

    Suka

  3. tanpa promosi gede-gedean motor ini cuma laku di 3 bulan pertama peluncurannya saja. Lewat dari masa itu Scoopy sekadar jadi flagship A*M doang.

    Suka

  4. penerjemah a.k.a arif rakhman

    pakdhe, temannya disaranin beli pulsar aja deh …. :mrgreen:

    Suka

  5. anyway we have to say many thanks for honda
    They has given us a lots of choice than the other

    scoopy,uniquely happy ;-)

    Suka

    • @dismas, CakPoer
      Yaaa…hampir sama pendapatnya….
      mending jual aksesories retro aja yah

      @Kripikpedes
      Bisa jadi. Kecuali kalo AHM terus mempromosikannya.

      @Penerjemah
      Pulsar? wah kayaknya terlalu jauh, mungkin juga yang mau beli itu buat perempuan
      Yang email nggak pernah komen sih.

      @Nick
      ya wajaralah, dengan kemampuan dan potensi yang besar kalo nggak kayak gitu (banyak pilihan, fitur lengkap) ya TERLALU

      Suka

  6. penerjemah a.k.a arif rakhman

    pakdhe, kulo kutip kata-katanya panjenengan :

    “jika trend sudah lewat, orang-orang sudah bosan, harga jual jatuh…….”

    nah kalo kayak gitu kejadiannya, saatnya Fino-nya Yamaha mengambil alih deh :mrgreen:

    Suka

  7. ndaru_ajagh_duegh

    yah klu gue sih optimis banget dgn scoopy ini.
    di thailand sendiri justru skutik bergenre retro yg paling laris.
    di Indonesia sendiri sejak diluncurkan udah berapa ribu unit yg indent.
    sampai berbulan2 lho indentnya…..

    Suka

  8. ngirim lewat email masih mikir mo jual lagi
    hahahahha_

    Suka

  9. tapi pas launching di jogja dulu, masalah kerapian finishing sektor blok CVT sangat kasar. benar-benar kasar. lihat bodi keseluruhan udah cakep, pas njengking lihat blok CVT kaget, mosok blok CVT seperti ini lolos dari QC Honda :shock:
    tambah lagi velg CW-nya ada 2 merk yang dipake (tapi lupa) :oops:

    Suka

  10. Thailand beda jauh ma indo.. Industri pariwisata yg besar jd kunci. Orang ke thailand, asumsinya cari wisata… relaks… refreshing… fun… in the hoy….
    Gaya retro punya korelasi kuat dgn hal demikian….
    Indonesia? Hmmm… Sepertinya beda bgt.

    Suka

  11. “Apa payu motor kaya ngono kuwi” (memangnya laki motor-seperti itu).

    yang dalam kurung tu artinya ya?mang artinya kayak gitu mas??

    Suka

  12. part pendukungnya kayak second class….kayak kata bang one….
    biar dikata supri-fat bebek murah tapi yang tipe pelek palang punya mutu lebih woke dari si-kupi yang retro….
    finishing blok gak rapih…blasting dari velk merk”pako” juga jauh jika dibanding enkei yang nempel di supri-fat……
    sama2 bung duit tetep pilih honda beat…..(meski wingi beatku bar rontok…tetep njagoin beat)

    Suka

  13. memang konsumen indonesia itu njengkelke, dikasih yg canggih katanya terlalu canggih, dikasih yg lama katanya jadoel,wohhh padahal yo ra tuku, ngur komentar tok! wakakakakaka

    *kabbooorrrrrrrrrrrrrrrrrr

    Suka

    • @ndaru n fagins
      mmm… Kalo aku lebih setuju ke fagins. Komparasi dengan thailand. Fino laris manis di sana. Indonesia lebih banyak orang di daerah. Juga selera yang beda.

      @alvian
      emang semua yang punya email orang kota. Lha aku contohnya.

      @harjunanto
      maaf udah di ralat.

      @one08 n martini
      wah menemukan kekurangan nya yah.

      @jahe
      dirimu termasuk yah hehe

      @Pak Wiro
      wah memang sepertinya beda daerah, beda budaya, beda motor juga

      @obeth
      hahahahah….simpel saja yah

      Suka

  14. @all
    hmmm…
    Saya yakin bahkan ada “map” khusus
    untuk motor. DI daerah ini yg disukai
    motor merk ini dan jenis ini…itu saya
    kok yakin ada…

    Sekedar tambahan saja, saya dengan
    bro Tongsam hanya dalam brp hari
    sdh menemui “skian” Matic Retro ini
    di kota Malang.
    Sekedar tambahan :
    - Bagasi lebih luas daripada BeAT
    - Feelingnya, lbh enak naik Scoopy
    dan “anteng”
    - SKS nggak sama-lah dengan BeAT.
    Lebih baik, karena auto close ketika
    dikunci dan anak kunci ditarik.

    Silakan dilengkapi, kalo ada yg lain :)

    Suka

  15. only for segmented people….
    klo berani beli harus berani rugi….
    klo gak mau rugi ya gak usah beli…
    gampang tho?? gitu aja repot??
    wakakakaka….

    Suka

  16. ah ini cuma trend aja pakde…kalo kedepannya siapa tahu trendnya mengarah ke tekno..alias yg sporty dan modern :mrgreen:
    jadi main aman aja deh…beli motor yg desainnya modern…awet kok…kyk Kawasaki Ninja yg desainnnya awet dari jaman jebot sampai sekarang :mrgreen:

    Suka

  17. setuju mas……
    scoopy hanya akan sekedar lewat saja……setelah itu time will tell laah…!!

    Suka

  18. Lapor om maskur
    di kemaren liat Scoopy di bundaran ITS waktu saya mau berangkat kerja, sexynya :genit:

    Suka

  19. Permisi…

    Salam scoopy…

    Suka

  20. setiap jaman pasti ada aj pencinta retro-nya mas…
    jadi kalau dibilang habis sih gk akan mungkin juga, karena segementsinya juga bukan sekedar retro tapi juga menjurus ke pengguna wanita abg2 gitu…

    yah yang jelas kalo gk balik modal atau untung kecil mah AHM gk akan ngluarin itu motor…kan tujuan perusahaan intinya ngambil untung…ahhahaha

    Suka

  21. Walaupun sudah terdengar lama, spertinya gaung Scoopy di Jogja juga belum ada greget-nya. Saya yang setiap hari bolak-balik menempuh perjalanan +/- 24km kayaknya baru pernah sekali ketemu Scoopy. Apa mungkin mereka ga lewat kota kali ya.. :)

    Suka

  22. untung aku pake vespa jadi model dan bentuknya abadi terus mengenai kalimat “maka orang retro dengan motor retro akan semakin terlihat jadul.” ngakak aku mbacanya :-D

    Suka

  23. scoopy ready stock dicikarang…… lha wong deket sama pabriknya…. :-)

    Suka

  24. kalo menurutku sih honda ketinggalan banget baru ngeluarin skutik bergaya retro taun 2010 ini disaat retro udah mulai ditinggalin.. awal mulai retro boomingkan skitaran 2007-2008an..

    Suka

  25. dismas not dimas

    Iya, mending Mio dipakein akseso retro. cakep banget… Aspek retronya kena, buat lincah-lincahan oke, model nggak nyeleneh, gaul juga tampilannya… Sapa tau aja, YMKI tertarik ngeluarin Mio Retro version… (ngarep mode: “ON”)

    Suka

  26. @dismas> iya dis, awal ku beli mio juga langsung takbuat retropunya.. tapi beberapa bulan kemudian udah bosen.. menurutku sih YMKI ga bakalan ngeluarin mio retro, terlalu berani utk berspekulasi, fino aja gak dikeluarin di Indonesia kan?

    Suka

  27. jika trend sudah lewat, orang-orang sudah bosan, harga jual jatuh, onderdil sulit. Susah kan?

    like this :D

    Suka

  28. dismas not dimas

    @kak rue #27
    Yamaha sekarang sangat hati-hati dalam melangkah… di sisi lain, Honda terlalu pede langkahnya…

    Suka

  29. alrozzzi coolrider 2

    :arrow: waktu launching di eks Ambarrukmo, 2 hari terjual > 500 unit… :oops:

    Suka

  30. kapan nih pakde maskur ngambil scoopy ??? :)

    Suka

    • @lingga & Hadi
      kita sepakat….. :evil:

      @Motor Kencang
      bru lihat, cuma satu? :(

      @Evilnine
      Silahkan, salam Skywave heheheheh :mrgreen:

      @apand
      AHM juga perna gagal lho, ingat Supra XX & Supra V, Kirana, Fit S ?

      @Sigit Ary
      Wah, Jogja juga sama langkanya. jangan2 memang di Jateng nggak terlalu rame

      @dnugros
      naaaaaaah betul, retro yang beneran retro yaitu Vespa..

      @Shark
      wah lama sih nggak muncul, di Cikarang gimana apakah Scoopy yang ngaspal banyak?

      @andhi
      Wah artikelmua juga menggambarkan hal yang sama

      @ruroe
      emang pernah booming ya kalo di Indonesia, jamannya Naif itu apa?

      @dismas
      ada fotonya nggak yang anada maksud itu?

      @mario
      hahahahahah pihak musuh like my statement ?

      @alrozzi
      kalo pas promo memang sudahbiasa seperti itu

      @Pak Mitra
      saya sering bilang, di artikel juga, saya ini orang ndesa, kalo pake Scoopy jadinya jadul benerran. Kalo saya prefer XEON atau Vario CBS

      Suka

  31. ternyata aku sendiri yang baru mampir :mrgreen:

    mungkin bisa dilihat mas disini scoopy dari rumah (lemah abang) ~ tempat glidik (jbbka) mesti liat scoopy.

    //misal ga ketemu di jalan pasti ketemu di parkiran xixixi //

    Suka

    • @Nurhidayat
      jababeka kan sudah kota, wajarlah kalo ada Scoopy. kalo XEON pas di Cikarang itu malah pernah lihat bebrapa, pas nunggu bis itu juga ada yang ngter peke XEON

      @Dedewinasis
      Unik tepatnya

      Suka

  32. Di Cikarang, daerah lipp* keselatan. Scoopy baru liat : 1x di mobil pick up arah ejip, 1x di dealer b*, 1x di parkiran lipp*, kesemuanya tanpa pengendara jadi belum pernah liat scoopy ngaspal .
    Ceon : ada satu di parkiran tempat gawe. Mbuntuti 1x.
    Sama-sama masih sangat langka kedua spesies tersebut di daerah sini.

    Suka

  33. Kang prefer mana xeon ma cbs, scara skupi,beat kecoret

    Suka

  34. @maskur

    Yup aku setuju, menurutku CBS hanya mempraktiskan saja. Kalau soal ke pakeman mah kayaknya sama.

    Scoopy hmmm

    Lampu depannya plagiat Hayabusa, begitu juga lampu belakangnya.

    Suka

  35. Say no to scoopy…jelekkk!!!
    Ngisin ngisini nek nganggo scoopy…
    Apa c y bs d banggain?
    Cowok rusx pake mtr sport
    Ce elegan pake mio or vario
    Co pake scoopy ky bencis
    Ce pake scoopy jelas ce ganjen
    Bener ora kang?he…3x

    Suka

  36. tapi terakhir ini malah belum liat lagi mas dua2nya 8-)

    Suka

  37. omong2 soal scoopy, orang indonesia tu sok up to date..! contoh hp minta yang paling canggih, tapi……..pulsanya yg ada cuma pulsa sms doang..! model atau gaya apapun itu cuma nyontoh ciptaan Tuhan.!! ada yang nyontoh capung,belalang,bahkan ikan hiu..! mbok sekali kali menghargai karya orang lain! jangan cuma kayak pengamat, yang sok beken aja, tapi kagak pernah berkarya sama sekali…!!! jadilah bangsa yang berbudaya, jangan cuma pandai bicara aja..!!!! MERDEKAAAAAAAA…….

    Suka

  38. scupy model kuno…… mboseni…. xli….. sebentar aja pasti ditinggalkan…..

    Suka

  39. lebih baek pake BEAT AJA modelnya keren….biar sama produk HONDA….

    Suka

  40. apapun makanannya aku pilih pake motor HONDA BEAT…..

    Suka

  41. Model retro kayak,ngono wes disalip anak2 klub MIO berbaju Fino,Mas!Wis basi…ini contoh strategi marketing tidak popular dari Honda.Kasusnya bakalan sama kayak Honda LEGENDA tahun 2001-an,Karisma,Revo pertama.Gagal dipasaran.

    Suka

  42. 3. kripikpedes – Juli 23, 2010

    tanpa promosi gede-gedean motor ini cuma laku di 3 bulan pertama peluncurannya saja. Lewat dari masa itu Scoopy sekadar jadi flagship A*M doang.
    —————————————-

    sekarang dah desember…
    jualan udah banyak tuh scoopy
    gimana kripik pedes …. udah nggak pedes lagi yach…
    bahkan konon yamaha mau ikutan ngeluarin jadul…

    Suka

  43. hmm lebay

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.149 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: