SOP Bengkel Resmi Berkaitan Dengan Keselamatan Berkendara Itu Bagaimana


image

Mungkin pemandangan seperti ini sudah umum terlihat. Orang berpakaian mekanik berlogo pabrikan tertentu naik motor, dengan jarak  beberapa ratus meter dari bengkel. Dia hanya mengenekan wearpack bengkelnya tanpa piranti keselamatan, minimal helm sekalipun.

Biasanya, motor setelah diservis, oleh mekaniknya di test apakah settingannya pas atau tidak.

image

Masa sih tidak ada Standard Operating Procedures (SOP)  dari suatu bengkel resmi mengenai keselamatn berkendara?

Walapun biasanya pengetesan “cuma dekat”, apakah kalo dekat itu tidak bisa mengalami kecelakaan.

image

Biasanya lagi, pengetestan ini dilakukan di jalan umum. Satu arah kemudian kembalinya melawan arus. Hal seperti ini saya temui hampir disetiap bengkel resmi dari semua merk.

Bengkel umum juga melakukan hal yang sama. Namun kurang begitu terdeteksi karena mereka tidak mengenakan atribut yang mudah dikenali.

Jika bengkel resmi merupakan perpanjangan tangan ATPM, masa tidak ada perhatian tentang safety riding.

23 pemikiran pada “SOP Bengkel Resmi Berkaitan Dengan Keselamatan Berkendara Itu Bagaimana

  1. batasan istilah “safety riding” nya harus jelas….perasaan temanya mirip2 sama yang pernah ditulis mbah dukun….lupa artikel yang mana….

    apakah semua casenya jadi letter leks??

    Suka

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s