Tentang iklan-iklan ini

[Nonton Wayang Lagi] Dalang Kukuh Bayu Aji – Sesaji Raja Suya


Wayang kulit, saya suka menontonnya. Sejak kecil jaman dimana di desa masih banyak yang menanggapnya, saya sering diajak almarhum Bapak menontonnya. Namun sudah lamaaa sekali, kurang lebih 15 tahun yang lalu saya menontonnya secara langsung. Akhirnya saya bisa menontonnya kembali. Kali ini yang saya tonton adalah pentas oleh dalang Kukuh Bayu Aji, dalang asal Banyumas yang sedang terkenal di wilayah Banyumas dan sekitarnya. Lakon yang dipentaskan adalah Sesaji Raja Suya.

Pentas ini adalah pentas tanggapan orang hajatan, jadi posisinya agak masuh di jalan kampung. Namun begitu ternyata yang menonton lumayan banyak. Dari belakang tempat gamelan sampai ke belakang ramai dengan penonton. Apalagi dalangnya yang agak selengekan, katanya muridnya Dalang Enthus. Dia banyak membubui pentasnya dengan adegan yang lucu bahkan agak saru.

Penonton paling antusias terhadapa adegan perang dan juga ketika para sinden menyanyi dan menari. Ini dilakukan ketika perang sedang berlangsung, ada selingan beberapa lagu. Puncaknya ketika adegan gara-gara, yang memang segmen hiburan, adalah kondisi dimana penonton paling ramai.

Makanya sekarang pentas wayang banyak di tonton dari belakang dalang. Karena orang lebih mencari live performance dari sinden plus lawak membawakan lagu-lagu campursari dan juga dangdut. Sekarang pentas wayang juga dilengkapi dengan drum, keyboard, gitar, bass dan juga permaian lampu.

Namun karena banyak buat nyanyi dan nari, maka konten dari jalannya cerita wayangnya jadi kurang nyambung. Ada cerita yang dikurangi, ada mata rantai yang hilang. Pokonya pembuka cerita, klimaks, selingan, adegan penutup. Padahal sebelum adegan penutup biasanya ada ketegangan dalam penyelesaian masalah. Posisi menonton wayang juga bergeser. Padahal dari kata asalnya, Wayang berarti bayangan. Harusnya yang ditonton adalah bayangan dari depan kelir.

Yah..memang inovasi itu perlu, untuk mengikuti perkembangan jaman. Namanya juga dunia hiburan.

Tentang iklan-iklan ini

About Maskur

maskurblog.wordpress.com

Posted on Oktober 23, 2011, in AROUND US, CULTURE, FUN and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 15 Komentar.

  1. kwi kresna ketemu dosomuko po ?

    Suka

  2. bumi gonjang ganjing langit klap kelap .oooooo

    Suka

  3. Mam… kowe asline anu kangen nonton sindene kuwee….

    wkakaaaaa

    Suka

  4. jiahhhhhh,…. ora ngajaki lah,….. aku kepengin hunting foto wayang banyumasan

    Suka

  5. Wah di Tapin Kalsel klo mau nonton wayang kudu nunggu ada bos batubara punya hajatan dulu, klo ga gitu ya ga bakal ada wayang, tapi klo ada penontonnya pasti banyak.
    Klo ane ga pernah nnton wayang cz ga ngerti bahasanya. :D

    Suka

  6. ayo….nguri2 kabudayan jawi…

    Suka

  7. uwooonnggg… trak tak tak tak gleing. #suara gamelan karo dalang. :D

    Keren mas. Tapi, kadang ora pati paham bahasa alusnya. Seru pas “goro-goro”, “limbukan”

    Suka

  8. wow gold compfort was the top….and classy too! i recieved alot of compliments

    Suka

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.343 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: