Huruf Jawa, Sudah Dilupakan – Part 2


Spyshot Jumatan. :mrgreen: Lokasi di Benhil Jakarta Pusat. Ada kaitan dengan tulisan sebelumnya : Huruf Jawa, Sudah Dilupakan.

Kaos bergambar Semar dan bertuliskan jawa. Maksudnya baik, ingin nguri-uri kabudayan jawi. Tapi jadinya lucu karena tulisannya salah. Tulisan di kaos kalo dibaca : Ajo Dumêh. Huruf “ê” di sini dibaca seperti “e” di kata “lega”. Maksud dari tulisan itu pastinya “Aja Dumeh”, dengan “e” adalah seperti di kata “bela”. Tulisan jawa yang benar adalah seperti tulisan jawa berwarna kuning.

Ada yang komentar : ” Lho “aja dumeh” kan banyumasan mas?” Lho tulisan Solo-Jogja itu juga sama saja dengan Banyumasan, yang beda adalah pengucapannya “a” jadi “ô”. Tapi kalo mau nulis “Ojo dumeh” pun tulisan di kaos tersebut tetap salah.

Aja dumeh tuh artinya apa sih? Aja dumeh itu artinya Jangan mentang-mentang. ….

18 thoughts on “Huruf Jawa, Sudah Dilupakan – Part 2

  1. yang kuning juga masih salah pak dhe. . . .

    huruf “ho” sama huruf “jo” nya juga harus dikasih sandangan ben muni “ho” (seperti pengucapan obor ) nek gak diwenehi sandangan munine dadi ha ( seperti pengucapan kabar )

    aku rung lali pak dhe . . . .
    wong jowo tulen turunan patih mojopahit . . . . :mrgreen:

    keep brotherhood,

    salam,

    Suka

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s