Pesan Keseharian Dari Sebuah Komik


Lampu MerahMelihat sebuah komik ber-tokoh Buncit (dapat dari facebook, kurang tahu siapa authornya), dengan sedikit editan tanpa mengubah isi. Isinya kejadian yang terjadi setiap hari, terutama di Ibukota.

Walaupun hiperbola  (ada Buggati Veyson Super Sport segala) namun mengandung pesan penting dimana banyak orang yang terbiasa menerobos lampu merah menjelang lampu hijau menyala. Sementara si jalur lain lampu hijau masih menyala. dan kebiasaaan pula di Indonsia, ketika lampu hijau orang akan mengebut secepat-cepatnya agar tidak terjebak lampu merah. Sikap yang sama saja sebenarnya.

Setidaknya jika kita mau mengalah kita bisa menyelamatkan diri kita …. lha emang siapa yang mau menyelamatkan kita kalo bukan kita sendiri?

============================================

Oopsa ketinggalan karena koneksi putus, ternyata komik ini juga complicated pelanggarannya. Lha yang sabar di lampu merha malah nggak pake helm.

19 thoughts on “Pesan Keseharian Dari Sebuah Komik

  1. sayangnya yang patuh itu gak pake helm ya . .aduhh . ada” aja . .
    Patuh dalam lalu lintas tapi soal kelengkapannya kurang . . .
    Tpi pesannya bagus kok . . sipp . .

    harusnya semua pengendara seperti itu . . patuh dalam semua rambu” lalu lintas . .

    Suka

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s