About these ads

Kegunaan Motor Bebek


wpid-Remaja-Naik-Motor.jpg

Sport bangkit + Matic menjamur = Bebek punah.

Benarkah? Bisa jadi, namun kalo menurut pengalaman, sebenarnya motor bebek itu perlu. Buat apa? Buat belajar. Kenapa musti repot-repot, kan ada matic?

Motor (di Indonesia) ada dua macam pengoperasiannya, matic dan non-matic. Alangkah lebih baiknya kalo seseorang bisa mengendarai dua-duanya. Belajar naik motor menggunakan matic memang guampang, kaya orang naik sepeda namun tanpa gowes, tinggal belajar feeling bukaan gas dan rem. Makanya banyak anak kecil naik matic, karena adaptasinya cepat.

Beda dengan motor “bergigi” pengoperasian feelingnya agak lebih rumit. Tidak cuma gas dan rem tapi juga feeling putaran mesin. Motor bertransmisi manual paling simpel adalah motor bebek alias cub yang berkopling sentri fugal. Setelah lancar naik motor berkopling sentrifugal baru bertahap ke kopling manual.

Lha kenapa nggak langsung saja pakai sport? Yah ingat wanita, pasti wanita lebih nyaman naik bebek daripada sport yang rata-rata tinggi, susah kalo memakai rok.

Yah kurang lebihnya begitu pikiran saya.

About these ads

About imam maskur

maskurblog.wordpress.com

Posted on Desember 28, 2012, in IDEA, MOTORCYCLES and tagged , . Bookmark the permalink. 21 Komentar.

  1. brigade jalan raya

    Bebek akan terus ada. Tukang sayur, tukang ojek, tukang gas dan air galon, tukang kebersihan, tukang pos, tukang penjual bakso serta mainan dll, tukang angkut barang ke pedalaman, juga orang yang suka bonceng 5, mereka semua perlunya motor bebek.

    Suka

  2. masih banyak kok pengguna bebek seperti yang sudah disebutin diatas. saya juga lebih memilih bebek dibanding matic, karena bebek punya engine brake.

    bebek ga bakal punah sekalipun kena flu burung :lol: hayah….. kok malah bebek beneran :mrgreen:

    Suka

  3. bebek masih laris kang,..bebek penyet, bebek bakar :mrgree:.

    # bini ane aja lbh sering naik motor bebek atas izin ane :D

    Suka

  4. Wow sesuatu ATAS IJIN AA :mrgreen:

    Suka

  5. klo dihadapkan pada sisi egoisme, saya lebih pilih bebek dan matic daripada semprot nangung (kecuali bebek semprot :mrgreen: ). alasannya : lebih nyaman, lebih mudah perawatanya, lebih terjangkau harganya (walau secara finansial sebenarnya sanggup beli yg premium juga), gk khawatir klo lecet2 dikit, fleksibel buat dipakai situasi lalu lintas perkotaan, irit bbm, model futuristik serta lebih aerodinamis, mudah dioprek, mudah dimodifikasi, fungsionalitas tetap ada (contoh bawa barang agak banyak), dan tentu saja point penting agar tidak terlihat kebapak-bapakan hahahahaha…….. :lol: dan masih banyak lagi. so, saya berharap, bebek harus tetap ada dan jangan ampe punah. :D

    Suka

  6. Wis lawas ra numpak mongtor bebek, aja aja klalen nyong ngoper gigi

    Suka

  7. kalimalang rider

    sensasi oper gigi nya itu lho ngangeni :mrgreen:

    Suka

  8. great info .. :)

    salam suksess selallu ..

    Suka

  9. salam kenal, pak boleh minta emailnya?
    saya mau tanya itu suzuki fajar motor yang waktu bapak share sekitar tahun 2010 dimana y alamat lengkapnya? terimakasih sebelumnya

    Suka

  10. dulu aku belajar pake motor batangan M/T. pake bebek jadi kagok tangan kiri gerayangan dan ngoper sering salah injek belakang.

    imho bebek masih lebih enak daripada batang :D kalau digoreng, tapi kalau dibakar lebih enak batang (udud) :D tambah ngawur.

    intine setuju kang. bebek neper dais.

    Suka

  11. sepakat! bebek memang pilihan yg tidak bisa dianggap remeh :D
    Saya pertama belajar juga pake bebek. setelah bisa bebek, naik yg lain langsung bisa :D

    Suka

  12. Motor bebek tetep masih punya nilai plus mas….

    Suka

  13. yg jelek, bebek sering terlihat disalahgunakan ridernya..

    Suka

  14. setuju2..dulu awalnya juga blajar riding pake bebek astrea grand,lalu sport pake gl pro,matic pake vario langsung ngibrit deh…hehehehe

    Suka

  15. setuju…..bebek jangan sampai punah/hilang sangat dibutuhkan buat yg tinggal di atas bukit/gunung. ngeri klo pake metik di tanjakan bw anak-istri+barang apalagi, takut ga kuat. trus klo pas turunan rem kurang baik fungsinya atau habis kanvasnya bisa gaswat tuh….klo bebek minimal ada engine breaklah walau rem ga terlalu gigit.

    Suka

  16. TTXXXXXXXXXXXXXXXX

    ngak ada bebek,, ngak bagus (imho)

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.147 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: