Personality Plus For Parents


Taken from my friend’s Post on Facebook Notes,

Wednesday, June 24, 2009 at 5:49am


Personality Plus For Parents adalah judul buku yang baru selesai saya baca. Melihat perkembangan Faiza akhir2 ini membuat saya jadi tertarik membaca tentang kepribadian, psikologi anak atau tumbuh kembang anak mengingat selama ini bacaan saya hanya seputaran novel dan komik Disney.

Dari buku ini saya jadi tau Fai termasuk anak yang berkepribadian Koleris-Sanguinis(Kuat-Populer), melihat sifat dia yang selalu mau menang, selalu mau mengatur bukan diatur, pengen selalu dapet perhatian.

Akhirnya saya jadi tau juga sang Ayah berkepribadian Phlegmatis(Pencinta Damai), ga heran kalo Fai maen gila2an dia akan mencari sang Ayah, karna hanya Ayahnya yang akan menuruti semua aturan maen dia tanpa protes, dan hanya ayah juga yang dengan sukarela berbaris dengan para boneka untuk ngantri disuapin dengan Fai lagi2 tanpa protes (Thanks God I have you my charlie)

Dari buku ini juga saya tau kalo saya termasuk yang berkepribadian Koleris-Melankolis(Kuat-sempurna) yang berarti saya juga pengen punya aturan dan pengen semua berjalan baik.

Beruntungnya saya baca buku ini (Thanks ya Mba Dini…again…), beberapa hari ini jadi ngerasa lebih damai, jadi tau gimana menyampaikan apa yang kita mau dengan Faiza tanpa harus denger nangis, tanpa teriak2 atau berontak.

Ternyata selain Faiza lagi belajar, kita juga lagi belajar untuk jadi orangtua yang baik buat Faiza, selain kita punya aturan buat Fai, kita juga perlu belajar aturan maen dia, biar serasa jadi klop,hehehe

Jadi inget ada artikel yang pernah saya baca, untuk jadi orangtua yang baik ada 3 phasenya:

1. Usia anak 0-5 adalah saat dimana anak kita perlakukan sebagai raja, dia punya aturan atau keinginan yang harus kita penuhi selagi kita mampu dan itu baik buat anak

2. Usia 6-11 tahun adalah saat dimana anak kita perlakukan sebagai anak, adalah masa kita mengajarkan pada dia semua aturan kita, dan memberi arahan yang benar buat dia.

3. Usia 12 dst adalah saat dimana anak kita perlakukan sebagai teman, kita selalu ada buat dia saat senang atau susah, kita hanya akan mengingatkan disaat dia salah.

Ada juga pendapat yang bilang anak adalah kertas putih, menjadi apa dia nanti adalah tergantung kita yang mengisi kertas putih itu.

Yang pasti saya hanya seorang “new mom” yang pengen banget mengisi kertas putih yang dititipkan pada saya dengan warna warna indah, keceriaan, kebahagiaan, kesenangan yang akan diingat sepanjang masa

Author : Ratih Nurhastuti

Iklan

5 pemikiran pada “Personality Plus For Parents

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s