Ternyata Saya Masih Normal!


Tiga minggu yang lalu saya terkena penyakit mata yang bernama belekan atau istilah asingnya konjungtivitas untuk mata sebelah kiri. Mata jadi panas dan berwarna merah. Kebetulan sedang banyak pekerjaan di luar kantor, yaitu survey. Sepertinya sebab awal saya menderita belekan itu juga karena survey tersebut.

Menurut informasi yang saya dapatkan, penderita konjungtivitas harus banyak istirahat. Karena jika terlalu lama, bakteri akan meyerang kornea. Hal yang tidak mungkin saya lakukan, karena justru 2 hari sekali saya harus ke lapangan. Ketika awal-awal gejala, saya menggunakan tetes mata Insto. Memang terasa berkurang gejalanya. Namun ketika selesai dari kegiatan survey, rasanya kambuh lagi. Kemudian saya berganti menggunakan tetes mata yang lain yaitu Cendo Xitrol. Hal yang sama terulang, yaitu awalnya sembuh namun gejala kambuh setelah bekerja di lapangan. Hal tersebut berlangsung 1 minggu lebih. Salah satu artikel tentang belekan adalah ini

Kemudian saya bertanya kepada seorang teman yang berprofesi sebagai dokter. Saya disarankan meminum antibotik dan salep mata. Karena jika lebih dari 1 minggu katanya bahaya buat mata. Saya menuruti membeli salep mata  Cendo Xitrol (juga) namun tidak dengan antibiotiknya. Dengan salep ini memang lebih efektif. Akhirnya saya merasa mata saya sembuh.

Namun ternyata ada efek lanjutan dari penyakit ini. Tiap pagi saya merasa kelilipan, namun jika dilihat tidak ada benda asingnya. Saya tetesi lagi dengan tetes mata, memang berkurang tapi tidak sembuh. Akhirnya saya biarkan saja dan memang hilang sendiri, dengan resiko menahan rasa pedih di mata tiap hari.

Ternyata belum selesai sampai disitu, minggu berikutnya saya merasa ada yang menghalangi pandangan mata  kiri saya. Sangat mengganggu namun tidak berani mengucek atau menggunakan obat apapun. Sangat terasa ketika mengendarai sepeda motor, rasanya seperti memakai helm yang kacanya buram. Selanjutnya ternyata lebih parah lagi, karena mata kiri saya jadi tidak normal. Jika dipergunakan untuk melihat dengan mata kanan ditutup, ternyata pandangan mata saya tidak jelas, kabur karena ada bayangannya.

Hari senin kemarin saya merasa kondisi sudah bahaya. Akhirnya saya harus memeriksakan mata ke klinik mata RS William Booth Central Java Eye Center. Ketika di test dengan alat uji yang sudah computerize, ternyata saya divonis lensa silinder atau astigmatisma dengan nilai 1.50. Akhirnya saya cari artikel-artikel, salah satunya adalah ini.

Astigmatisma adalah kelainan refraksi adalah keadaan dimana bayangan tegas tidak dibentuk pada retina (macula lutea) Pada kelainan refraksi terjadi ketidakseimbangan sistem optic ada mata sehingga menghasilkan bayangan kabur

RS William Booth Central Java Eye Center

Hmm..saya sebenarnya belum percaya, bahwa saya menderita hal tersebut. Karena sebelumnya sepertinya mata saya normal. Tapi kata dokter mata, bisa jadi saya baru menyadari hal tersebut karena efek konjungtivitas itu. Berarti saya harus memakai kacamata, tidak tebayang sebelumnya. Sambil membayangkan penampilan saya jika memakai kacamata 😆 .

Kepada dokter saya juga bertanya mengenai rasa ada yang menghalangi pandangan mata saya, seperti semacam lapisan di depan kornea. Dokter bilang itu adalah semacam radang akibat belekan, akan sembuh dengan kompres dingin. Pulang dari rumah sakit saya hanya pasrah, jika harus memakai kacamata. Obat yang saya dapatkan juga saya konsumsi. Sesekali saya juga tetap mencoba pandangan mata kiri saya dengab menutup mata kanan.

Hari kamis ini , setelah makan siang. Saya memperhatikan mata saya di cermin dinding lift. Kok sepertinya tidak berbayang-bayang lagi. Kemudian saya mencoba membaca tulisan-tulisan di kejauhan dengan mata kiri saya. Ternyata……NORMAL…alhamdulillah. Dua hari ini saya memang tidak lagi mencoba pandangan mata kiri saya.

Saya simpulkan, gejala astigmatisma yang saya derita adalah akibat radang yang terjadi di kornea mata saya. Mungkin salah satu fungsi obat yang saya dapat adalah untuk mengatasi radang.

Jadi pelajarannya, jangan sepelekan belekan, segeralah ke dokter. Dan perbanyaklah istirahat.

Iklan

26 pemikiran pada “Ternyata Saya Masih Normal!

  1. mas bro…. saya ada kiat2nya niih…
    biasanya langsung saya tetesi air rendaman sirih. terlebih dahulu ambil 2-3 lembar sirih lalu dituangi air panas. tunggu sampai dingin, setelah dingin air rendaman tersebut digunakan untuk menetesi mata yang kena iritasi… saya pernah lebih parah, waktu naik motor malam2 kelilipan binatang kecil. saya diamkan karena menurut saya sepele. ternyata, saya salah besar… paginya mata merrrahhhh banget… langsung saja saya seka dengan air rendaman sirih… hasilnya? sore harinya langsung sembuh!!!! patut dicoba, monggo…

    Suka

  2. Asli karanganyar om,stempel resmi.gur keblasuk ning cikarang ki..kudune Djogdjaners maturnuwun karo aku no,la wong melu ngondangne,he3x..tur kan djogdja milik kita bersama,walo aku ndak pernah ngaku jadi orang djogdja,gitu dab..

    Suka

  3. @Shilla
    Lha Jawa timuran kan sudah banyak. Tinggal dipanggil Magetan ada A Seen, Surabaya banyak. Jember dan sekitarnya jelas mas J.A
    @ALrozi
    dicatat resepnya. maturnuwun ya
    @lingga
    ke William Booth karena dianter sopir yang asli Semarang, katanya disitu bangus. Btw kalo di Banyumas, krikil itu yang buat Agrregat Kasar Beton lho, besar banget kalo masuk mata
    @kent
    Madu arab, wah tidak tahu
    @One08
    Terimakasih doanya
    Tergantung celengannya, kalo saldonya banyak biasanya tidak terlihat jelas, kalo sudah mepet, baru terlihat sangat-sangat jelas
    Btw Cilacap Bercayaha, Banyumas Satria, Purbalingga Perwira & Banjarnegara Gilar gilar :mrgreen:

    Suka

  4. mugi-mugi enggal saras mas…. tapi kalo ada celengan masih jelas terlihat to? ha.ha…ha! (kena virusnya mbokdhe jomblo nih!)
    Jogja berhati nyaman, Bantul Projo Taman Sari, Sleman Sembada, Gunungkidul Handayani, Kulonprogo Binangun : slogan Kabupaten/kota di Jogja mas!

    Suka

  5. @Danis
    Wah sepertinya obatnya tidak dijual bebas, saya tidak hapal, tapi ada oabt yang diminum serta yang ditetes, katanya vitaminyang di tetes itu

    Suka

  6. Apakah dua obat itu berfungsi menyembuhkan, ato mempercepat penyembuhan? Soalnya skarang saya juga mengalami penglihatan kabur seperti cerita diatas, dengan gejala awal yang sama… Apakah tanpa memakai kedua obat itu saya bisa normal kembali? Trma kasih…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s