Rokok Pt. 3 Lost My Respect Because Of It


In the end of Rokok Part-2 i said : ‘So…smoking will be never ending story…”

Judulnya bahasa Inggris, tapi isinya Bahasa Indonesia, artikel ini adalah sequel Rokok Part-1 dan Rokok Part-2. Di Rokok Part 2 telah disinggung bahwa Rokok dapat menghilangkan rasa kasihan. Ini menurut saya, tidak tahu menurut penilaian orang lain. Dan berikut ini buktinya:

Pengemis Merokok

Memang menghadapi pengemis saya tidak selalu iba. Jika pengemis itu adalah pengemis yang mangkal. Jika kita tiap hari bertemu mereka. Jika terlihat mereka ada koordinator atau malah supervisornya. Intinya jika jika mengemis merupakan profesi mereka, saya biasanya tidak memberi. Saya memberi jika hati sedang berkehendak, itupun memberinya kepada orang yang sudah sepuh.

Mungkin tindakan saya ini tidak benar, karena jika memang berniat membantu, bantulah dengan iklas.

Kembali kepada tema, yaitu rokok. Saya tidak akan memberi, bahkan tidak akan iba melihat pengemis yang merokok seperti foto diatas. Ada yang bependapat di suatu blog, mungkin merokok bisa memberi kebahagiaan melebihi kita jika makan. Ini bukan fitrah manusia, walaupun mungkin bisa dan mungkin. Merokok juga lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya-tidak perlu penjelasan lagi.

Maaf ini pendapat saya pribadi, bukan tanpa dasar, bukan pula saya tidak punya kepekaan sosial.

So…smoking will be never ending story…

Iklan

21 pemikiran pada “Rokok Pt. 3 Lost My Respect Because Of It

  1. owh ini toh..
    izinkan saya PERTAMAX dulu..hehe
    bener apa kata maskur..
    saya tidak suka merokok dan tidak menyukai perokok
    apalagi pengemis..lalu menggunakan uang hasil minta mintanya buat ngerokok..
    apa jadinya dia? di dunia sengsara di akhirat apalagi?
    semoga kita terjaga dari sikap yang demikian
    Salam..

    Suka

  2. Betul… walaupun saya perokok ane membetulkan…. Cuman gimana cara menghilangkan kebiasaan merokok seperti yang saya alami??? kasih tips dong Mas Maskur???

    Suka

  3. merokok… masalah yang dilematis, jika dilarang bagaimana kehidupan ribuan petani tembakau dan buruh-buruh di pabrik rokok. secara mereka punya anak istri dan keluarga yang harus dinafkahi, sementara kita melihat lapangan kerja juga masih sangat terbatas untuk menampung tenaga kerja yang setiap tahun terus menumpuk. jujur saya masih merokok, dan memang ada niat untuk mengurangi kebiasaan buruk ini. harusnya semua pihak yang berwenang duduk secara bersama-sama untuk mencari solusi dari permasalahan ini. sorry kepanjangan bro! 😉

    Suka

  4. ya merokok tu karena rokok rasanya enak.. katanya…..
    jadi kalo pengen berhenti ngrokok ya buka rokok dari bungkusnya, biarkan selama seminggu atau dua minggu, makin lama makin bagus, trus nyalain, rasain, kan ga enak tuh… 😆

    Suka

  5. Ha ha ha
    pergaulan gw yg bebas
    Srng plng larut mlm ga membuat gw jdi perokok tuch
    (pdhl tmn2 gw yg laen smua ny perokok aktif dan sk mnum2an br alkohol)

    Gw di anggap cufu krn ga merokok, cuek aza…
    Dlm hati gw brkta
    “RACUN KOG DI ISEP”

    Suka

  6. Sepuluh orang terkaya di Indonesia beberapa diantaranya adalah pengusaha rokok. Jadi orang miskin itu secara tidak langsung turut membantu menambah penghasilan pengusaha kaya tsb.

    Suka

  7. Tiap kali liat orang tua di jalan apalagi mengemis aku tak kuasa menahan iba, terlepas mereka komplotan atau betul2 pengemis. Secara akal aku mengakui memberi mereka sama saja dengan memperbanyak pengangguran, sekaligus mendukung program pemerintah yang melarang memberi pada pemgemis ditengah jalan.
    tapi tiap kali memandang mereka apalagi dengan rokoknya itu, mengingatkanku akan bapakku yang kini sudah 90 tahun yang selalu berharap agaraku selalu ada untuknya,
    kenyataan aku susah berada disamping bapakku karena rizkiku selalu terpencar2 dan aku harus menjemputnya.
    trenyuh aja ama photo di atas, mirip pakku tanpa mengurangi rasa hormatku akan beliau

    Suka

  8. Hehehe…temen saya ada yg berenti nge-rokok gara2 temen2 maennya (termasuk saya) satu geng ga ada yg ngerokok (padahal kita semua doyan keluyuran malem). Ternyata lingkungan juga pengaruh ya

    Suka

  9. setuju mas, sy suka ill feel klo dulu liat yg antri blt di kantor pos sambil ngerokok, itu buktinya duit dibakar-bakar tapi ngebet minta dinyatain miskin biar dpt jatah bantuan

    Suka

  10. sudah saatnya para pengusaha rokok itu mengganti kebun tembakaunya dg kebun mangga/buah2an selain lebih hijau, harga buah2an akan lebih murah sehingga lebih sehat secara lingkungan dan manusianya….. yah cm sekedar ide….

    sudah saatnya para pengusaha rokok itu mengganti kebun tembakaunya dg kebun tanaman obat selain lebih hijau, harga obat2an akan lebih murah sehingga lebih sehat secara lingkungan dan manusianya….. yah cm sekedar ide….

    Suka

  11. Saya setuju dengan pendapat anda mas, bahwa rokok dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan belas kasihan kita kepada mereka (pengemis).

    Buat apa memberi uang kpd mereka, toh bukannya makanan yg mereka beli, tapi rokok?

    Ada lagi ketika terjadi kasus bayi yang kurang gizi. Saat bapak sang anak yg kurang gizi diwawancara, eh taunya bapaknya ngerokok… heleh heleh…

    Suka

  12. @rismaka:
    Kejadiannya mirip yg ditemuin temen saya yg jadi dokter di puskesmas pedesaan. Pas didatengin ke rumah, ternyata bapaknya si anak lagi asik ngerokok sambil nonton tv sementara anaknya yg masih balita digeletakin di atas tikar,kurus kering kaya udah mau mati.
    Jadi inget juga dulu,pas lagi maen ke rumah sepupu waktu libur kuliah (kebetulan sepupu saya ini kuliah satu universitas and satu kosan sama saya). Tiba2 ibunya ngedeketin saya sambil nyeletuk: ‘kok kamu anak kos badannya gemuk sehat kaya gini. Ngga kaya anak tante,badannya kurus. Kamu serius kuliah ngga sih? Pasti uang kuliahnya dipake buat senang2 ya?’ Dituduh kaya gitu saya cuma nyengir. Lha wong saya tau pasti kok,sepupu saya badannya kurus kering gara2 uangnya abis dibeliin rokok (sehari bisa abis lebih sebungkus). Padahal uang saku kita besarnya sama kok. Simpelnya itung aja lah. Kalo sebungkus rokok harganya 10ribu,berarti sebulan bisa ngabisin 300ribu buat ngerokok doang. Buat anak kos kaya saya,duit segitu lumayan buat nambahin menu makan 4 sehat 5 sempurna 😀

    Suka

  13. @all
    wah ternyata lebih banyak yang berpikiran sama dengan saya
    @Penerjemah
    mungkin lebih tepatnya jika cepat-cepat mengunyah rokok itu sendiri biar tahu rasa rokok sebenarnya :mrgreen:

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s