Rokok Pt. 4 Biker-Smoker


Rokok adalah hal yang sudah sangat umum di dunia, apalagi di Indonesia. Dari semua kalangan dan profesi, berbagi strata umur, serta gender terdapat perokok. Dari kalangan biker-pun sangat banyak yang juga perokok. Kita sebut saja Biker-Smoker.

Biker sejati pasti mengerti kaidah-kaidah safety riding. Jadi walapun dia seorang biker-smoker tidak akan mencapur adukkan dua kegiatan antara berkendara dengan merokok. Artinya dia tidak akan naik motor sambil merokok.

Kalo semua orang menyadari, tidak akan kita temui gambar seperti ini:

Di dalam mengendarai sepeda motor, otak kita melakukan koordinasi untuk melakukan kegiatan menarik handle gas, rem atau juga handle kopling ataupun rem kaki. Pikiran kita juga berpikir untuk melakukan manuver itu sendiri disertai dengan pengamatan terhadap medan yang kita lalui. Jika ditambah dengan kegiatan merokok maka akan bertambah lagi pekerjaan otak, dan disisi lain malah mengganggu pengamatan medan.

Berikut ini beberapa kerugian merokok sambil berkendara:

1. Konsentrasi terganggu

Dengan merokok maka pengamatan dan perhitungan kita mengenai medan yang kita lalui akan terganggu. Sebagai contoh pernah terjadi seorang biker yang terlindar kontainer karena berkendara sambil merokok.

2. Pegangan ke stang tidak maksimal

Pegangan yang tidak benar ke stang motor bisa menyebabkan jatuh misalnya ketika melindas medan begelombang atau mengerem mendadak.

3. Bahaya terpaan angin

Jika sambil merokok, otomatis biker akan membuka visornya, angin akan langsung mengenai muka.

4. Bahaya bara api

Karena sambil berjalan, bara api ujung rokok bisa terbawa angin, bisa mengenai pakain kita sendiri, atau yang lebih berbahaya adalah mengenai orang lain di belakang kita, baik sesama biker ataupun pejalan kaki.

5. Waspada sambaran uap bensin

Jika ada kebocoron di tutup tangki, bisa saja uap bensin terkena bara rokok dan terbakar.

6. Kurang nikmat

Kalau yang ini pendapat pribadi, saya dulu sempat jadi perokok juga. Ketika merokok saya hanya bisa menikmatinya jika dalam  kondisi yang tenang. Saya bisa bermain-main asap. Saya tidak bisa menikmati rokok ketika angin kencang bertiup, apalagi sambil naik motor.

Yang pasti, merokok itu lebih banyak ruginya. Apalagi merokok sambil naik motor, bahaya besar terpampang disana! Jika ada masih melakukannya. HENTIKAN segera!

So..smoking will be a never ending story..

19 pemikiran pada “Rokok Pt. 4 Biker-Smoker

  1. Mendingan perkedelnya saja pakdhe.

    Untung dari dulu saya ndak punya duit buat beli rokok.jadi sekarang malah ketagihan untuk tidak merokok..

    *)janganlah merokok selama tidak merokok itu dilarang..halah..

    Suka

  2. ya mas, multitasking riding seperti meriokok sambil bawa motor sangat bernahaya
    bahkan aku pernah buat artikel yang lebih sadis lagi . . .

    http://ninja250r.wordpress.com/2010/03/05/riding-sambil-merokok-celaka-deh/

    . . . gini ceritanya . . .. :

    Almarhum sedang mengendarai motor sambil memegang rokok di tangan kirinya ketika melibas jalan berpasir di Jalan Pegangsaan Dua. Mungkin karena tidak siap karena menyetir dengan bertumpu satu tangan, motor pun terpleset . . . Motor jatuh ke kiri sedangkan ridernya terpelanting ke kanan dan masuk ke kolong truk 😦 . . . motor nya sendiri tidak mengalami kerusakan berat . . . akan tetapi tidak bagi ridernya 😦

    Suka

  3. sebenarnya rokok enak karena sugesti aja. kalo abis makan ndak ngerokok, rasanya kurang lengkap. jadi menurut saya kalo mo brenti ngerokok, ya harus pake sugesti juga. masalah untuk yang terakhir ini, dari sang perokoknya sendiri gak niat untuk memberi sugesti pada dirinya.

    *sesungguhnya semuanya tergantung dari niat kita*

    Suka

  4. @pak Nadhi
    iya telah disebutkan dimana mana
    @lekdjie
    wah mantab lek, saya yakin orang2 sekitarmu merokok
    @ian
    memang efek rokok bisa ke semua bidang
    @kang taufik
    oh ya salah satu contoh yang tragis
    @penerjemah
    itulah, berhenti merokok lebih mudah daripada kecanduan narkoba yang katanya ada efek sakauw

    Suka

  5. ➡ sekarang pakdhe main olah gambar neeh…
    >edisi spakbor ; digambarkan spakbor dimakan ulat
    >edisi rokok; new fazer dikebulin…

    kadang memang kita suka meremehkan hal-hal kecil, yang dianggap remeh. ketika sudah tersudut baru sadar, dan menyesal.. hiks… 😦

    Suka

  6. Sebagai seorang perokok, merokok sambil mengendarai motor emang tidak nikmat dan saya gak suka merokok sambil nyetir motor… namun kalo merokok setelah bikin artikel itu baru enak…. karena pikiran yang tegang perlu di release agar tidak buntu…. walaupun merokok tidak jadi salah satu cara merelease pikiran yang tegang…..

    Suka

  7. @joe
    Sepakat
    @pak mitra
    Iya sebenarnya. Cuma buktinya belum tercapture. Pernah lihat, yang tangan kanan megang gas, tangan kiri megang HP dan rokok. Padahal naik Mio

    Suka

  8. sebenarnya rokok enak karena sugesti aja. kalo abis makan ndak ngerokok, rasanya kurang lengkap. jadi menurut saya kalo mo brenti ngerokok, ya harus pake sugesti juga. masalah untuk yang terakhir ini, dari sang perokoknya sendiri gak niat untuk memberi sugesti pada dirinya.

    Suka

Tinggalkan Balasan ke asmarantaka Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s