Yamaha Xeon, Aksi Pengunjung X Di Citraland Mall


Yamaha Xeon di Semarang sudah dilaunching Minggu tanggal 13 Juni, namun baru muncul di stand Yamaha Citraland tanggal 21. Beda sekali dengan Scoopy yang dilaunching Sabtu tanggal 12 Juni, hari Senin nya tanggal 14 Juni sudah langsung ada di stand Honda Citraland.

Citraland View

Kenapa begitu? Apakah memang seperti statemen Yamaha yang mengatakan kekalahan di kelas skutik bulan Mei karena mereka kalah jumlah pabrik? Sehingga distribusi unit motor pun tidak segera terpenuhi.

Kedatangan unit Xeon ini tidak lepas dari perhatian pengunjung. Tampak orang-orang bertanya pada salesman tentang motor ini. Beda dengan Scoopy yang dihari pertama langsung menyingkirkan unit lainnya sehingga sangat mencolok, Xeon ini hanya ada satu unit bercampur dengan Jupiter Z Fiat dan Mio, sehingga tidak terlalu mencolok. Terkesan kurang gencar dalam promosi

Tidak ketinggalan Pengujung X, masih dengan kostum kantoran dan sandalnya. Tetap ikut melihat, mengelus dan bertanya informasi tentang matic baru Yamaha ini. Oh iya ini adalah untuk ketiga kali Pengunjung X ini beraksi. Yang pertama adalah ketika ada Jupiter Z Livery J-Lo, kedua adalah ketika ada Scoopy.

Begitu datang, Pengujung X langsung menuju Xeon, ada seorang salesman yang merespon:

Salesman : “Silahkan pak, ini produk baru.”

Pengujung X : “Baru datang ya mas, kok baru datang padahal launching sudah lama kan?”

Salesman : “Iya pak, ini 125 cc, semi injeksi, tenaga gede tapi irit. Baru datang karena kita nunggu kiriman Jakarta”

Maksudnya semi injeksi itu pasti karena penggunan Throttle Position Sensor, agak hiperbola. Tentang telat kirim itu…?

Pengunjung X : “Semi injeksi, kok bisa, memang seberapa irit?’

Salesman : “Iya pak karena semi injeksi itu jadi irit, pokoknya lebih irit dari Mio.”

Pengujung X : “Kalo Mio berapa? Xeon berapa?

Salesman : “Mmmmm”…(agak gelagepan)…”Mio 40 kalo nggak salah”..(sambil tengak tengok)

Pengujung X : “Masa sih pak, nggak mungkin deh kayaknya.”

akhirnya sang Salesman memanggil temannya seorang Salesgirl berjilbab

Salesgirl : “Kalo Xeon bisa 3,4, Mio 3,2 pak.”

Pengunjung X : “3,4 dan 3,2 tuh maksudnya apa ya? 34 apa 3,4 to yang bener”

Salesgirl : “Oh iya 1 liter 34 km, kalo mio lebih boros di komanya pak. Eh ini juga pake radiator, juga tahan banjir karena lebih tinggi lubang udaranya.”

Pengujung X : “Lha emang motor mau dibawa ke banjiran mbak, terus bukannya patokannya knalpot kalo banjir.”

Salesgirl : “Iya pak, hehehe, tapi lubang udaranya juga berpengaruh, kalo kemasukan air kan bahaya.” (sambil tertawa kecil)

Kemudian topik sedikit dialihkan

Salesgirl : “Silahkan pak, kalo mau beli.”

Pengunjung X : “Ini inden apa langsung ada.”

Salesgirl : “Kalo kredit langsung , kalo kontan inden.”

Pengujung X : “Kok bisa begitu kenapa?”

Salesgirl : “Karena unit yang ada sudah diborong semua oleh leasing pak. Jadi yang ada di delaer statusnya titipan leasing. Kalo kontan kita harus pesan dulu makanya inden.”

Pengujung X : “Ooo begitu rupanya, kalo Xeon yang laris yang mana sih mbak? terus kalo Jupiter Z baru ini laris apa nggak sih?”

(sambil berpikir karena mendapat pengetahuan baru).

Salesgirl : “Xeon yang laris ya yang merah ini. Jupiter Z laris kok

Kalo yang ini nggak bohong karena dari artikel Mas Tri dan Mbah Edo sudah dibahas. Seperti grafik dibawah ini, Jupiter Z menyalip Supra X 125 dalam penjualan.

Geafik Penjualan Bebek from Blog Mbah Edo

Hehehe karena iseng jadi tahu, ternyata penyebab inden ketika membeli kontan karena ulah leasing yang memborong semua unit motor.

Sepertinya marketing motor perlu pembekalan mengenai issue yang ada sehingga siap menjawab semua pertanyaan. Karena konsumen sekarang makin pintar, internet sudah ada di tangan.

Kalo perlu tenaga marketing itu diwajibkan membaca indomotoblog tiap pagi sebelum terjun ke lapangan hehehehehe :mrgreen:

Pemakaian kata-kata hiperbola juga bisa menjebak jika terus ditanya detail. Sebagai contoh, penerapan kata Semi Injeksi seperti contoh di atas juga digunakan di Honda Karisma/Kirana serta Kawasaki ZX 130. Dari clue itu pasti maksudnya penggunaan TPS, baik yang berupa Sensor maupun sekedar Switch. Asal bukan Tempat Pemungutan Suara 😛 😀 Ada baiknya pemakaian kata-kata itu menggunakan arti apa adanya disertai penjelasan yang ringan.

Iklan

34 pemikiran pada “Yamaha Xeon, Aksi Pengunjung X Di Citraland Mall

  1. seumpama aku jadi salesnya, maaf pak, kalo kesini dilarang pake sandal japit.
    kwakakakakakakaka
    oh ya, besok-besok kalo mo begitu lagi pake seragam beda, ditambahi kacamata lama, pake kopyah/peci. pasti manteeb

    Suka

  2. Satu yang saya suka dr xeon,
    -IKLANNYA…
    Bisa melenyapkan mobil dgn kecepatan ceritane..
    hehehe :mrgreen:

    Kalo Design Mnrt saya,
    cbs techno msh lbh gahar,robotis n ciamik.
    Tinggal pintar2an moles warnanya aja

    Suka

    • @phantomxy
      wah, ribet itu kan karena abis shalat.
      @obiezone
      kita memang tidak selalu butuh yang full.
      @poniman
      wah saya sales warung.
      @nick
      ya iyalah, vario cbs memang matic yang paling keren sampai saat ini.
      Kalo top speed 80 atau 100 susah naik, itu sudah karekter motor-motor pada umumnya sekarang ini yang ngejar putaran tengah.
      @kang tri
      upin kesasar hehe
      @Nurhidayat
      Coba semua pengunjung begini maka mereka akan belajar

      Suka

  3. Betur mas imam
    Kadang sy cuma ketawa klo tanya penjual/salesman yg nambah2in omongannya..
    Spt kmaren2 wkt sy tanya sony c901,sy tanya, mas apakah ini ada wifinya.
    Masnya jwb ada mas..
    Dlm hati,wah duobol we..wkwkw
    Pdhal sy dah tahu speknya
    Sory oot

    Suka

  4. Baca ditabloid apa ya lupa ,ttg test ride xeon.
    Xeon kuat 40kpl jalan datar.
    Buat nanjak2 34kpl.
    Lbh irit dr mio..
    Akselari 0-80kpj cepet bgt.
    Tp diatas 80kpj berat u/ sampai ke 100 (wis umum).
    Tipikal motor perkotaan

    Suka

  5. jgn lupakan suzuki jg udah nerapin tps di newsoun n titan

    sy jg paling benci dgn sales sok tahu..

    Prnh ada sales motor honda dateng kkantor,temen tanya kok motor lelakinya kasar suara mesinnya

    dijawab ma sales dodol ‘malah bagus pak,biasanya yg begitu disukai oleh anak klub motor,mudah dimodip mesinnya biar lbh kencang’

    krn sy pas itu msh orang baru dikantor itu ya diem aja,tp batin ku ga terima,ni sales mabok ato ga sih motor berisik dibilang bagus..motor roadrace aja mesinnya alus cuma knalpotnya yg berisik

    Suka

    • @Shark
      mr X ya X.M.R (baca eks M.R)
      @Thole
      wah kalo salesnya brangasan dan suka bawa botol gitu pasti tidak awet
      @Abon
      iya malu-malu tapi maunya laku
      @Tomi
      Walah, terlalu banget. Bossnya pasti sama saja. dimana-mana sales itu harus menarik.
      @Sigit
      tapi setahuku Shogun tidak pernah dengar digembor-gemborkan dengan kata-kata Semi Injeksi.
      @Listy
      Iya tuh jangan-jangan, penasaran juga dengan test ridenya
      @Lingga
      Lho itu kan jam istirahat. Habis Shalat mau beli obat. Karena semuanya ada di Mall depan kantor ya gimana lagi.
      Iya banyak Celengan kok, Ada ATM BNI, BRI, MANDIRI, BCA, MEGA, BII dll
      @Mercon
      Kapan? kapan? kapan?

      Suka

  6. posisi knalpot ternyata ga begitu ngaruh sama ketahanan banjir. buktinya pas saya jalan jalan ke kudus, pas di semarang teman saya yang pake vario dan mio bisa menerjang genangan air setinggi mesin pulsar dengan selamat. intinya ialah permainan gas agar mesin ga mati.

    Suka

    • @Al Rozzi
      Masa sih?
      @Pak Hadi
      Walah, mau poligami to?
      @35
      Detektif 212
      @Diposedici
      Ooo begitu ya, sudah ditulis artikelnya apa belum? Kalo sudah nanti tak mbaca ya? Ilmu baru lagi niih

      Suka

  7. nyuwun kalih ewu pakdhe,nderek ngeksis-pados alesan..numpang benwith

    Honda RC series
    Although there is, strictly speaking,
    no Honda RC Series, the RC name
    has had a long and storied
    connection with both production
    and racing Honda motorcycles. The
    RC prefix has long been associated
    with racing motorcycles
    manufactured by the Honda Racing
    Corporation (HRC), a subsidiary of
    the Honda Motor Co., Ltd. of Japan.
    Stretching from Honda’s entry onto
    the motorcycle grand prix stage in
    1959 to the present day, HRC-built
    racing motorcycles have been
    designated with RC-prefixes.
    In the late 1980s Honda began to
    enter its production motorcycles in
    superbike, or production-based,
    racing series, such as the new FIM
    Superbike World Championship.
    The most successful of these was
    the VFR750R, which eventually
    became better known by its Model
    Number, RC30. Since at least the late
    1970s production Honda
    motorcycles have been given Model
    Numbers corresponding to the
    displacement category into which
    their engines fell, and the VFR750R
    was the 30th production Honda
    motorcycle model with an engine
    displacement between 650cc and
    899cc. Similarly, the Honda
    RVF750R is also known by the
    designation RC45. However, the
    RC45’s replacement, the VTR1000
    SP-1 (Model Number: SC45) was
    marketed under the name RC51, but
    only in the United States.
    Honda Racing Motorcycles
    Model Model
    years
    Engine
    Configuration
    Engine
    Displacement
    RC71 1958 Twin 247.33cc
    RC110 1962 Single 49.00cc
    RC111 1962 Single 49.99cc
    RC112 1962 Twin 49.61cc
    RC113 1963 Twin 49.61cc
    RC114 1964 Twin 49.61cc
    2RC114 1964 ??? cc
    RC115 1965 Twin 49.75cc
    RC116 1966 Twin 49.77cc
    RC142 1959 Twin 124.68cc
    RC143 1960 Twin 124.68cc
    2RC143 1961 Twin 124.68cc
    RC144 1961 Twin 124.69cc
    RC145 1962 Twin 124.68cc
    RC146 1963 Inline-4 123.15cc
    2RC146 1964 Inline-4 123.15cc
    4RC146 1965 Inline-4 123.15cc
    RC148 1965 Inline-5 124.02cc
    RC149 1966 Inline-5 124.42cc
    RC160 1959 Inline-4 249.37cc
    RC161 1960 Inline-4 249.37cc
    RC162 1961 Inline-4 249.37cc
    RC163 1962 Inline-4 249.37cc
    RC164 1963 Inline-4 249.3cc
    3RC164 1964 Inline-6 247.43cc
    3RC164 1965 Inline-6 247.28cc
    RC165 1965 Inline-6 247.28cc
    RC166 1966 Inline-6 249.42cc
    RC171 1962 Inline-4 339.43cc
    RC174 1967 Inline-6 297.06cc
    RC181 1967 Inline-4 499.6cc
    RCB1000 1976 Inline-4 997.48cc
    RC211V 2001-2006 V-5 990cc
    RC212V 2007-
    present V-4 800cc

    Suka

  8. semi injeksi…hehehe 😀
    sebuah kata2 yang sempat saya dengar dari SPG Kawak ZX130 di Solo Grand Mall. saya mah cuma mesam-mesem sambil nanya, ooh…brarti ada ECUnya ya? SPG pun manthuk2…saya pun nggeblas minggat sambil liwat depan Bread Talk

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s