Sungguh Mati Aku Jadi Penasaran, Buah Apa Ini?


Suatu pagi disamping TV di kost ada piring berisi buah berbentuk lonjong yang berwarna ungu-coklat mengkilap. Wah ini duwet pasti. Mau mengambil namun belum tahu milik siapa jadi nggak jadi, selain itu juga karena dianggap itu duwet kan nggak enak pagi-pagi makan yang rasanya sepat.

Pas di bawah ketemu pembantu kost. Langsunglah ditanyakan : “Mas, yang di dekat TV itu apa sih?”

Mas pembantu manjawab kalo itu sawo sambil menunjuk pohon yang ada di depan kost. Mulai penasaran, tapi nanti saja kalo pulang kerja siapa tahu masih ada.

Sepulang dari kantor ternyataa buahnya maish utuh belum berkurang satupun. Akhirnya makanlah buah yang katanya sawo itu. Dan memang benar, rasanya persis sawo namun tidak ada aroma sepat sama sekali. Kecik atau bijinya berwarna coklat muda. Karena penasaran, akhirnya berusaha memastikan nama buah itu, kata pembantu kost yang satu namanya Sawo Manila.

Masih belum puas, satu-satunya jalan harus browsing. Eh ternyata tidak ketemu di Internet. Sawo Manila menurut hasil browsing, sama saja dengan sawo lokal.

Sawo Manila

Karena terus pensaran akhirnya dibikinlah artikel ini.

Berikut ciri-ciri buahnya:

Buah Duwet atau Jamblang

Kalo foto diatas ini Buah Duwet atau ada juga yang menamai Jamblang. Mirip banget kan sama buah misterius di atas.

Pohon

Pohonnya tidak mirip pohon sawo lokal.

Daun

Daunnya juga beda dengan daun sawo.

Buah di Pohon 1

Buah di Pohon 2

Kalo foto yang bawah ada kemiripan dengan pohon sawo sedikit.

Sempat browsing lagi, dan nemu gambar berikut:

Miracle Fruit

Kalo yang di gambar ini yang mirip adalah buahnya ketika di pohon, namun kalo lihat daunnya tenyata berbeda, jadi buah misterius itu bukan Miracle Fruit ini.

Terus buah apa dong?

Ada yang bantu?

non-labelled pictures taken from google

Miracle fruit picture takon from putrakencana.wordpress.com

Iklan

44 pemikiran pada “Sungguh Mati Aku Jadi Penasaran, Buah Apa Ini?

  1. Apa pun namanya, kalau rasanya enak, pengen nyoba juga.
    Adanya di daerah mana?

    Eh, maaf, dah ngobrol tanpa permisi.

    Karena ikut membaca, ya, ikut komentar.

    Salam,

    Mochammad
    http:/mochammad4s.wordpress.com/

    Suka

  2. wah sepintas memang mirip jamblang (org daerahku menyebutnya juwet), tp kalo rasanya mirip sawo mungkin varian sawo yg lain tp beda cc…lho…? :mrgreen:

    coba tanya mas taufik, secara beliau kan punya kebun beraneka macam tanaman ‘aneh’ 😉

    Suka

    • @Alvian
      wah bisa cerita lebih lanjut tentang itu
      @Nick
      karena saking penasarannya, begitu online langsung direspon, yaaah bisa diisi dengan testimoni sawo kecik lah

      Suka

  3. jadi inget lagu jawa jaman dulu “kecik kecik kecike manilo…” ada yg bilang itu sawo kecik, ada yg bilang sawo manilo..

    Suka

    • @Dhuwur
      lha dijual juga to?
      @purno87
      lha memang sawo :mrgreen:
      @Arieprawira
      eh..kayaknya cari di penjual bibit ada
      @Ad 4693 yj
      Yah aku Banyumaser…eh Cilacaper juga…kerja di Semarang tapi..

      Suka

  4. Sawo kecik atau sawo manilo.kalau bos kerjanya di semarang, cari di pasar Johar sering ada, di pasar Bandungan juga ada ( kalau pas musim). Rasanya enak. Di Demak, setiap kantor dihimbau menanam pohon tsb, untuk menangkal radio aktif yg mungkin bocor dari pembangkit listrik tenaga nuklir.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s