Honda Supra Part 1


Honda Supra adalah nama besar bagi produk Honda di Indonesia di era milenium, seperti halnya nama Astrea di era sebelumnya. Namanya masih dipake sampai sekarang dan masih menjadi motor yang laris.

Motor ini dibilang motor sejuta umat. Karena dimana-mana bisa ditemui, dari desa sampai kota, dibawa mbah-mbah, bapak-bapak, anak sekolah, mahasiwa, laki-laki perempuan. Buat kerja, buat dagang, buat sekolah, kuliah dan lain sebagainya.

Supra & Supra X

Pertama kali muncul tahun 1997. Saya masih ingat sekali ketika menatap ke parkiran motor di sebelah kelas saya, ada sebuah motor asing, bertuliskan Honda di atas lampu belakangnya. Kebetulan motor ini ada di sebelah Alfa saya. Ketika pulang motor itu masih ada, saya amati namanya Astrea Supra. Karena jaman dahulu informasi hanya didapat dari TV, kalo belum muncul iklan di TV ya belum tahu.

Kesan pertama : Motor Honda kok njengat (nungging), kesan kedua : Kok mirip F1ZR.

Karena selama motor cub honda identik dengan siluet yang datar. Bentuk lampu depan memang mirip F1ZR namun dengan aksen lengkung.

Astrea Supra mengalami lompatan besar dalam fitur yang diterapkan dibanding generasi cub sebelumnya. Frame berubah total dari sasis monochoque menjadi model pipa. Kemudian siluet juga lebih sporty (baca : njengat/nungging). Fitur lain yang belum ada di generasi sebelumnya adalah :

  • indikator presneling (sebelumnya hanya suzuki yang menerapkannya).
  • tombol sein model baru (cukup ditekan untuk menetralkannya).
  • material babet/aluminium untuk footstep belakang.
  • shock breaker tanpa cover.
  • penggunaan steering balancer.

Namun fitur lampu senja yang sudah ada sejak Super 700, malah ditiadakan. Ada fitur lain yang bagi yang baru menggunakannya agak kagok adalah tombol on/off lampu karena posisinya ada di stang sebelah kiri, umumnya switch lampu bebek ada di sebelah kanan. Hal seperti ini juga dianut oleh New Shogun 110. Sebenarnya untuk motor sport hal ini sudah biasa. Karena motor sport tanpa electric starter seperti RX King panel tombolnya juga semua di kanan.

Tahun 1999 Supra mengeluarkan varian yang memakai rem cakram double piston di ban depannya, namanya pun menjadi Supra X. Supra dan Supra X ini merajai motor bebek di Indonesia, saingan baru muncul ketika Suzuki merevisi body Shogun 110 menjadi ramping.

Ikon untuk motor ini adalah si pelawak dengan bibir khas yaitu Mandra

Supra XX dan Supra V

Supra XX dan Supra V yang muncul tahun 2002, dibuat untuk mengokohkan dominasi Supra X di kelas bebek. Terutama untuk menguasai segmen motor murah, karena Supra X termasuk kelas bebek premium. Namun sepertinya dua motor ini gagal di pasaran.

Untuk dua motor berkopling ini sudah dibahas di artikel Kopling Ndak Kopling, Yang Penting Supra Tak Iye dan Honda Supra XX Testimony.

Untuk Supra, Supra X, Supra XX maupun Supra Fit, masih menggunakan nama Astrea. Selanjutnya nama Supra lebih dikedepankan.

Supra Fit

Tahun 2003, Honda melaunching satu varian bebek lagi. Ini adalah versi ekonomis (lagi) dari Supra X namun bisa dibilang juga spec-up dari Legenda. Tujuan utama dalah untuk menghadang serbuan motor Cina. Dengan mesin sedikit yang berbeda dengan C series, karena menggunakan blok silinder seperti yang digunakan pada Honda Legenda, yaitu dengan sirip blok yang menyamping, material aluminium juga menurut informasi, stang piston yang lebih panjang.

Perbedaan yang jelas antara Supra Fit dengan Supra X adalah bentuk lampu yang menggunakan dua bohlam ditambah lampu senja, yang sebenarnya lebih keren dari Supra X. Hal lain adalah penggunaan besi bulat untuk begelnya, cat crankcase berwarna hitam serta indikator presneling yang hanya N dan Top.

Pada awalnya Supra Fit Hanya menggunakan teromol, namun seiring tergesernya kelas Supra X oleh Karisma, Supra Fit ini naik kelas dan menggunakan rem cakram, walaupun versi teromol juga tetap dijual.

Motor ekonomis terlaris ini menggunakan ikon yang sama dengan Supra X yaitu Mandra.

Iklan

54 pemikiran pada “Honda Supra Part 1

  1. Supra memang buandel, di kampung sering dipake bawa karungan gabah, rumput, drum BBM dll. mak nyos aja paling shockbreaker akhirnya yg KO, tp untuk kehandalan mesin jangan ditanya deh 🙂

    Suka

  2. benar-benar motor legenda nih…. dan itu hanya tiger 2000 yang bisa nyamain….. dua-duanya pun sampe sekarang masih diterusin, gak dihentikan……

    Suka

  3. Menurutku supra aneh juga…
    perasaan motor dirumah udah mo sekarat, kalo gas tinggi suka ancul-ancul… eh sekarang malah kayaknya udah pulih lagi… padahal tidak diapa-apain…

    Suka

  4. dulu wktu hbs ambil hsx trus kluar cs1, berandai2 kalau hsx125 mesinnya cs1 pasti mantep.. Atau mungkin di gen berikutnya ya,bener2 motor multi purpose

    Suka

  5. Supra jgn keluar dr pakem
    Biarkan sbg mtr keluarga yg irit.
    Klo pgn yg performa lbh
    Facelift aja cs1 jadikan mirip2 fu/mx

    Suka

  6. padahal mesin sama kayak astrea prima……..beda rangka doang..pake pipa kotak………….secara kekuatan jauh..jika dibanding tubular….tapi laris!!!

    Suka

  7. yang paling teringat dari supra adalah……
    Senalfot eh knalpot yang gampang keropos hehehehe
    akhir nya konsumen mengakali dg beli knalpot nya astrea prima.. yang modelnya meruncing…
    dan pabrikan akhirnya mengikuti selera pasar memasang model yang hampir mirip cuman agak lebih besar di Karisma125D

    dilanjutkan dengan knalpot yang oke punya di varian Honda Revo

    tetapi sekarang knalpot abs.Revo berganti baru.. sayang di cat item doff, IMO kesan nya kurang manis.. gt heheheh harusnya di krom :mrgreen:

    Lho iki ngmongin mtor apa kenalfot? sorry OOT

    Suka

  8. hampir semua snalpot era sekarang pakai cat semua mas,kalopun dikrom cuma sebagian kecil saja,macam silencer dan cover..maklum biaya produksi krom cukup tinggi,limbahnya juga berbahaya..

    Suka

  9. nambahin aja, utk supra generasi 1997 s/d supra x th 2001 punya ciri khusus yakni lampu sein yang masih jadul ( bagian luar berwarna kuning ). utk generasi berikutnya udah sein bening mulai supra xx ( ada kopling manual ), supra v ( non elektrik stater alias engkol), supra fit generasi pertama ( minus indikator gigi, blok silinder pahe, cat mesin hitam ), sampai supra fit x, cmiiw pa’de…………:-)

    Suka

  10. @14 Martini : type mesin sama dengan astrea prima, tapi astrea prima masih buatan jepang bro! check aja di cover magnet ada tulisan “made in japan”, generasi berikutnya polos cuma ada tulisan Honda aja! 😉

    Suka

  11. @all
    maaf, lagi di daerah diluar polygon sinyal, jadi koneksi sangat sulit.
    Btw, banyak yang punya kenangan dengan motor ini.
    @lekdjie
    silencer itu bukannya bagian terbesar malahan.
    @tiyo
    agak kurang mempermasalahkan warna sein kuning.
    Btw trimakasih tambahannya,beberapa udah ada di artikel. Lagi nunggu nemu foto supra v buat membuktikan dia tanpa elektrik starter

    Suka

  12. @ Lekdjie,..
    wohh ngoten nggih :mrgreen: alasan nya…. layak nya eh gak heran
    sekarang bnyk yg doff paling banter cover nya doang yg diKrom

    Suka

  13. kelemahan supra fit generasi 1 mesinnya kasar, terutama di rpm tinggi meskipun posisi gigi 4. Suara mesin kaya mau pecah, jauh lebih halus generasi 2 dan honda revo generasi 1 (dengan basis mesin yang sama). perbedaan ada di perbandingan giginya. cara paling gampang lihat sproket, supra fit gen. 1 pake sproket belakang 40 mata (sama kaya C100 series). supra fit gen. 2 & revo pake 37 mata. Tidak ada yang bisa diunggulkan di Supra fit gen. 1 ini, selain harga muran mendekati mochin. jauh lebih mulus Supra X (C100). Tercatat top Speed yang pernah saya capai u/ Supra X versi speedometer 110km/h, Supra Fit hanya mampu mencapai 103km/h plus bonus suara mesin mau pecah.

    Suka

    • @Propus
      ………1 pake sproket belakang 40 mata (sama kaya C100 series)………
      maksudnya bukan C100 series kali ya, soalnya Grand dengan Supra itu beda

      Suka

    • supra fit q aj
      gonceng2 bsa 108km/h
      sndiri bsa 121km/h

      klaw sup x tmn ku
      gonceng2 cuma 100km/h
      sndiri cma 111km/h

      Suka

    • Tapi kalo untuk jalan nanjak masih lebih baik supra fit keluaran awal,dibanding Fit new, Fit X, /Revo.

      kalo trek dah curam pancal gigi 1 pun serasa kurang tenaga.

      Suka

  14. @27
    kalo Honda Revo 100cc 36 mata mas gir belakangnya… kalo Abs revo 37 mata…sedikit share, untuk Revo 100cc, top speed bisa tembus 105 kpj..

    Suka

  15. maaf ndobel…

    @One08
    Yupz… masih made in Japan… pernah ngetes Honda EX5 (Prima) vs Honda Wave 100 (Fit X)… Hasilnya, si EX5 jauh di depan…

    Suka

  16. tambahan info…..
    supra generasi 97 s/d tahun 2000 masih asli jepun (masih dirakit oleh PT.Federal)…..AHM merger tahun 2000. jadi semua motor honda dibawah tahun 2000 secara mesin masih asli jepang……baru tahun 2000 ke sini diproduksi lokal di indonesia walaupun ada beberapa part yg msh impor dari jepang (terutama bagian dalam mesin)…….dan makin ke sini kandungan lokalnya makin tinggi seiring dgn berkembangnya industri sparepart kendaraan……
    menurut pengalaman yg pernah make supra 97,2001, 2002,2003.
    yg masih terasa enak tenaganya generasi supra 97 s.d. 2001, tahun 2002 ke sini sudah agak berkurang rasanya (powernya, pendapat pribadi ya…)

    Suka

    • memang terasa beda supra 2000 kebawah atau yg masih lampu sein kuning.
      cz saya pernah coba yg kawan ditanjakan dengan gigi 2,atau 3 masih bertenaga padahal nafas mesin gak beda jauh dengan Supra Fit New.

      Suka

  17. nie motor ke dua stelah c70 yg bisa terbeli dg hasil keringat sendiri sbrlum akhirnya ganti supra x 125 n kesan nie motor irit, bandel cuma sayang body nya gampang brisik

    Suka

  18. Ping balik: Penampakan Supra V « Learning To Life

  19. motor pertama yang dibeli babe ane nih….si supra x, bener2 edan gak ketulungan nih motor, udah bensinnya irit seiprit, mesinnya bandelnya kaya mafia hongkong..pokoknya orgasmenya orang punya motor murah ya si supra x ini…apalagi yg th 2000….gak comment dah..!!

    Suka

  20. Dari Pertama beli thn 2001. honda supra x saya, ngk prnah ada masalah, sampai skarang pun honda supra x masih setia menemani saya bekerja, terima kasih Honda, telah memberikan saya partner,yang kuat lincah dan tahan lama,

    Suka

  21. jadi inget zaman sekolah. ni motor supra termasuk keren
    ngebayangin punya supra dengan shockbeker mental-mentul bin empuk.

    tapi masuk supraFit ko malah jadi turun kasta yah.

    Suka

  22. oiya 1 lagi yg keinget
    motor supra ini pelopor mudik pake motor 😀
    biar larinya kurang, tapi buat jarak jauh kuat & jago nanjak.

    Suka

  23. Bro,gw punya fit x 2008 fullstd ternyata sdh Rpm 11500 tanpa cek pake alat.cara nih gw gunain rumus gear rasio didapat dari tiap gigi gw gaspoll dijalan misal klw. Gigi 2 mentok 70km/jam dirumus matematik ternyata sama mengkalikan pakai Rpm 11500.begitu gampangkan.dan bisa gigi 3 mentok 95km/jam.salam jadi full std khusus fit x gw cukup puas ga ada yg Dikotak katik maupun modif

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s