Honda Supra Part 2


Melanjutkan artikel sebelumnya, tentang generasi bebek yang merajai pasaran Indonesia. Mulai Supra Fit, embel-embel Astrea ditinggalkan.

New Supra Fit

New Supra Fit di luncurkan akhir tahun 2005. Dengan ikon baru yaitu Mat Solar, seiring dengan sedang melambungnya komedi Bajaj Bajuri. Masih ingat tagline : “Lampu belakangnya cakep lho…”

New Supra Fit ini mengalami rombakan besar dari versi sebelumnya. Siluet lebih lancip dan body yang lebih besar. Rangka menggunakan model yang sama dengan Karisma dan Supra X 125, memungkinkan penggunaan bagasi. Fitur-fitur juga sama dengan Karisma kecuali odometer digital karena data kecepatan masih diambil dari roda depan.

Mesin masih sama dengan Supra Fit sebelumnya. Bentuk knalpot mengingatkan akan model yang dipakai Astrea Prima. Fitur baru yang merupakan revisi dari versi sebelumny ada di karburator, dengan penambahan piranti yang mengurangi gejala knalpot nembak. Di tabloid Motor plus pernah dibahas tentang Swing Arm yang dipakai New Supra Fit ini beda dengan versi lama, karena tidak lagi menggunakan baut besar pengencang as roda.

Fitur lain adalah behel belakang bermaterial besi berlapis karet. Shockbreaker yang tampak lebih kokoh dan ada pelindung di dalamnya. Tombol -tombol di panel juga kembali ke posisi yang umum. Sisi kanan : electric starter dan switch lampu, sisi kiri : klakson, sein dan pengatur jaruh dekat lampu.

New Supra Fit dijual dalam 2 varian, yaitu versi rem teromol dan cakram. Di Tahun 2006 dikenalkan New Supra Fit R, dengan fitur tambahan : Velg Cast Wheel dan Secure Key Shutter, serta grafis yang lebih racy. Menyasar pasar anak muda.

Supra X 125

Motor bebek kelas premium ini diluncurkan tahun 2005 untuk menggantikan 2 motor sekaligus. Karisma yang baru berumur 3 tahun dan Supra X yang sudah 7 tahun mengaspal. Digunakannya kembali nama Supra sepertinya karena Honda menganggap nama Supra lebih punya hoki.

Motor ini menggunakan mesin 125 cc yang merupakan pengembangan dari mesin Karisma. Fitur baru yang diterapkan di sini adalah Secure Shutter Key dan posisi sein depan terpisah dari lampu utama serta penggunaan sayap 3 dimensi. Bentuk awal motor ini mengedepankan aksen lengkung seperti Supra X. Motor ini dijual dalam 4 varian teromol, cakram, castwheel dan versi Injeksi.

Tahun 2007 Supra X 125 mengalami revisi body yang lebih gahar. Double head lamp dan sayap ber-aksen lancip, bentuk sein yang anggun, perubahan bentuk besi begel serta bentuk muffler yang racy. Juga model footstep belakang yang makin keren menyesuaikan bentuk knalpot. Untuk versi baru ini varian rem depan teromol dihilangkan.

Tentang Supra X 125, bisa dilihat di artikel lain:

Motor Paling Worthed Menurut Saya

Motor Paling Worthed Menurut Saya Part 2 – Kekurangan Supra X 125

Karisma vs Supra X 125 Part 1

Karisma vs Supra X 125 Part 2

Karisma vs Supra X 125 Part 3 (Selesai)

28 pemikiran pada “Honda Supra Part 2

  1. wah supra memang ga ada matinya (kan bukan mahluk hidup) 😀 , ini postingan live dari nggunung ato autopublish kang? he.he.he

    Suka

  2. ➡ sempet kesengsem sama supra fit R livery merah putih [gambar 2]. cakep banget, setidaknya menurut saya… hehe

    gambar nomor 2 dari bawah; dulu warnanya keren, kayak striping CBR 600… ealah sekarang kok kelihatannya jyadul yak? :mrgreen:

    Suka

  3. supra x 125 itu body nya terlalu ringan, jadi kesetabilan dlm kecepatan tinggi kurang pas,tapi modelnya bagus yg warna hitam silver, itu menurut aku lho……..pokoknya oke….buat klas bebek Supra

    Suka

  4. wah tunggangan alternatif ane selain si “gledekan”……naik supra fit rasanya ngk ada perbedaan berarti dengan supra..tp irit bner :mrgreen:
    trus naik Supra kudu sabar..coz kerap disalip dan ngk bisa gantian nyalip :mrgreen:

    Suka

  5. @7 Ad 4693 yj

    Body Supra gak separah Smash lama bang!!! Kalo Smash lama body belakang gampang kendor dan remuk sendiri, tapi Supra fit cuma bergetar aja… Supra Fit R ane buktinya… Udah 5 tahun masi kokoh, cuma getarnya itu loh, kagak nahan…

    Suka

  6. Model yg 2007 facelift kurang sreg lihatnya..masih lebih elegan model sebelumnya..apalagi kalau dilhat dari belakang, knalpot racing dgn buntutnya agak aneh..kurang gimana begitu…

    Suka

  7. @kentaro (ganti nickname lagi)
    maaf salah tulis, udah direvisi kok.
    @vega rider
    memang lampu belakang perlu direvisi tuh, lah vega rider kok naik Supra?

    Suka

  8. Entah kenapa aku sering lihat, New Supra X 125, Lampu senja nya suka mati sebelah. Dan bukan 1 atau 2 unit , tapi sering banget. Waktu aku perjalanan ke Jawa Timur dari Jakarta. sering banget lihat supra X Lampu senjanya mati sebelah. Bahkan versi Striping kedua pun ada juga yang mengalami.

    Suka

  9. Supra Fit R…Supra Fit yang paling saya demen 😀
    Terutama warna yang di foto ke 2 itu. Mesin sama aja…speed sedikit lebih OK dari Supra Fit lama…kali ini bisa dapet 105kph lebih dikit di speedometer.

    Supra X125…motor yang setengahnya saya benci ketika peluncurannya (masalahnya motor saya wkt itu honda karisma). dengan jantung sama, tulang sama, tapi nama & baju beda ternyata nasibnya jauh lebih baik dari karisma (nama karisma kurang menjual kali ya? kurang hi-tech). FYI, yg tahun 2007 varian tromolnya masih ada lho kang…ntuh yg difoto sampeyan kan tromol :mrgreen:
    satu2nya yang bikin kurang sreg di persneling yg ceklak-ceklik…meski tekanannya relatif enteng. kelebihan lain mampu berjalan di kecepatan tinggi tanpa butuh rpm tinggi (nafasnya panjang)
    1. 50kph (BRT 60kph)
    2. 80kph (BRT hampir 90kph)
    3. 110kph (BRT 115kph)
    4. 120kph (BRT 120kph lebih dikit)
    cuma berdasar speedometer. jgn nyoba2 test kecuali brani ambil resiko ring piston patah 😀

    Suka

  10. nggak juga…ada motor2 yang beredar lama tapi blom pernah tak coba :mrgreen:
    – Ninja 2 tak
    – Ninja 250R
    – Beat
    – Skywave
    – Arashi
    – Nouvo
    – dan semua motor non jepang, kecuali Corsa & Excel

    Suka

  11. BRT yang generasi 1…dulu biasa dipangil CDI Cibinong, hehehe…gatau dual band atau gak, lupa. yg jelas kalo gak diimbangi gedein spuyer+minum pertamax, hasilnya malah knocking

    Suka

  12. satu2nya yg kurang di HSX125 menurut sy, sodare dan teman2: kurang mantaf ditanjakan……mungkin karena mata gearnya yg cuma 35. beda sama generasi supra yang 40 mata, lebih top ditanjakan. tp kalo dijalan datar…..posisi gigi 3….80kpj mah lumayan cepet dapetnya…..

    Suka

  13. honda itu mesin ok,irit tapi body ga pernah ada yg cantik,ga pernah pas.menurut sy harus panggil designer body dari italy x yak…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s