Suzuki Skywave NR Test Ride


Setelah diakuisisi selama 3 hari. Hari ke-empat saya baru bisa melakukan test ride si Gelombang Langit.

Test ride pertama kebetulan sekalian ke tempat kelahiran saya. Sekalian ngetest di jalan datar, tanjakan serta lalu lintas luar kota.

Seperti halnya kegiatan mudik, maka motor ini membawa beban yang penuh. Total penumpang dan barang kurang lebih 180 kg. Kondisi bensin adalah full tank sehari sebelumnya, diasumsikan setelah tanki penuh itu telah berjalan sejauh 5 kilometer. Sebelum berangkat tripmeter menunjukkan 9.453,4 km

Selama perjalanan saya menahan topspeed hanya sekitar 80 km/jam, tidak saya tambah lagi. Seperempat dari total jalur yang saya lalui adalah tanjakan dan turunan. Selebihnya adalah jalur luar kota dengan beragam tipe kendaraan.

Selama dua hari di desa, kemudian saya kembali ke Cilacap dan tripmeter menunjukkan 9.651,2 km

Kemudian saya maneju ke SPBU terdekat untuk mengisi kembali BBM. Jarak dari rumah ke POM Bensin kurang lebih 2,5 kilometer. Saya mengendarai sendirian, kondisi lalu lintas perkotaan, agak digeber dengan agresif dan mencoba topspeed sampai 100 km/jam.

Ketika sedang ngebut ternyata lampu lalu lintas menyala merah. Sekalian tes rem nih, ternyata remnya lumayan pakem, dari kecepatan 100 km/jam, jarak kurang lebih 50 m, agak hard braking, ternyata berhenti dengan sempurna di belakang garis putih. Oh iya, untuk full tank lagi memerlukan 4.2 liter premium.

Dari parameter tadi mari kita hitung mileagenya.

  • Tripmeter Awal : 9.453,4 – 5,0 = 9448,4 km
  • Tripmeter Akhir : 9.561,2 + 2,5 = 9.563,7 km
  • Premium diisikan : 4,2 liter
  • Mileage : (9.563,7 – 9448,4)/4,2 = 115,3/4,2 = 27,5 km/liter

Wah boros juga yah, tapi mengingat karakter berkendara, medan yang dilalui juga beban yang dipikul, saya anggap wajar.

Setelah diisi full itu, saya kembali ngetest dengan agresif, melalui lampu merah, selap selip diantara mobil. Juga tidak lupa “menantang” motor lain, dari bebek cc kecil, bebek cc besar, matic lain juga Motor Sport. Paling pensaran adalah mengetest tipe Shogun FD 125 (motor sebelumnya), ternyata mudah saja meninggalkannya. Di lampu merah juga bisa memimpin start :mrgreen: , bisa mengasapi Vixion yang dibawa anak SMA sampai lumayan jauh. Total saya pakai kurang lebih 20 km.

Selanjutnya selama seminggu Skywave dipakai hanya untuk commuter di dalam kota, dan belum diisi lagi. Minggu selanjutnya, saya test lagi mileagenya dengan melakukan perjalanan ke Pantai Widarapayung Cilacap. Medan yang dilalui adalah lalu lintas luar kota dengan jalan mulus dan datar. Kecepatan maksimal saya jaga di 60 km/jam. Ketika melewati SPBU saya sempat mengisi full tanki bensin, diperlukan 1,6 liter premium untuk membuatnya penuh. Ketika penuh tripmeter menunjukkan angka 9.624,6 km:

Dari sini kita hitung mileagenya lagi::

  • Tripmeter Awal : 9.563,7 km
  • Tripmeter Akhir : 9.624,6 km
  • Premium Diisikan : 1,6 liter
  • Mileage : (9624,6 – 9563,7)/1,6 = 60,9/1,6 = 38 km/liter

Kalo yang ini saya rasa normal untuk matic.

Kapan-kapan akan saya test mileage untuk karakter lalu lintas kota.

Iklan

34 pemikiran pada “Suzuki Skywave NR Test Ride

  1. Apakah ini sudah siaran dari Jakarta sana 🙂 , tul karakter matic terhadap milleage memang sangat dipengaruhi gaya berkendara kita, srg plintir dalam gas ya ostosmastis jd cepet haus tuh matic, tapi overall msh irit beAT saya kang :mrgreen: , lha saya naik-turun gunung + pemakaian istri di kota BMS tangki diisi premium 10rb, baru ngisi lg setelah 4 hari. Tp maklum lah cc-nya beAT lbh kecil dari “Gelombang Langit-Pengendara Malam” 😀

    Suka

  2. @2 Snalpot
    Lho…kapasitas tangki sing ndi iki?
    Sepertinya masih banyak Skywave déh
    Aq nggak pernah bisa ngisi 4 liter.
    Sampéan mbahas sepeda opo iki????

    @3 Cak Poer
    Opo wingi bêdhék’ané? Kadit itreng ayas.
    Umak onok² aé. Kasih clue-nya dong…
    Bdw,
    Sampéan nggawé BeAT pisan tah? Wis
    pirang kilomtr? Aq yo paké BeAT merah
    keluaran pertama…
    Yang jelas yo Irit BeAT lah, kalo dibanding
    matic yg lain…mangkané Mio “ditendang”
    keluar dr rumah…

    Suka

    • @nurhidayat
      skywave 4,7 liter lho. Masa CS1 juga.

      @cak poer
      parameter 10 ribu dan 4 hari itu nggak jelas. Lha aku 18 ribu, seminggu masih di F.

      @sudaryanto
      lha udah lama kok. Dulu waktu warung rondho mbahas SW ini aku juga udah tertarik.

      @martini
      pokoknya seperti orang mudik, penuh penumpang dan bawaan

      @nunoe
      iteung tuh motor apa

      @pak mitra
      kapan2 laagh

      @blogger cikarang
      salam kenal juga

      @dnugros
      kalo aku bilang malah tambah kekar

      Suka

  3. hampir mirip dgn nouvoZ tahun 2006 yg pernah sy punya. jarak bdg- garut cikajang 120km PP, habis premium cuma 3lt. dengan beban 135kg.

    Suka

  4. @Dani R:
    Yo wis, aq asline ALMAS (arek Lumajang asli a.k.a plat N…..Z) :mrgreen: , mulai 2008 merantau neng Kota Mendoan a.k.a Banyumas + oleh bojo wong kene juga. Ambil beAT putih buat istri tercinta, km baru 2000-an.

    @Kang Maskur:
    Lha kalo motore distandart thok ora methu2, mau sebulan juga bensin msh utuh kang xixixi, tapi suer kang aq mbawa (mbuka gas) beAT ini sak kepenake, jd selama ini perkiraan ya milleagenya 1:40-45 lah (lho podho ae ya) peace :mrgreen:

    Suka

    • @sir jack
      yah begitulah, dari uji2 lain segitu juga

      @hadi
      yang 27 km/lt apa yang 38 km/lt. nouvo dengan mio borosan mana?

      @cak poer
      beat kan diklaim 73 km/liter.

      @arie
      kalo pertamax vs premium hitung2annya menyangkut harga juga

      Suka

  5. Malah bisa lbh dari 73km/l kang, tapi nganggone minidhik2 cukup 20-30 km/jam wae, guthul ngomah njebluk piston-ne xixixixi (aro odhis tiri :mrgreen: AREMA mode:ON)

    Suka

  6. @15 Cak Poer
    Hmmm…
    Tibak’é Lumajang. Iku sih Malang
    Karesidenan. 😀
    Pasuruan, Probolinggo yo podo.
    Wahhh…sik anyar yooo BeAT-é
    nggonq wis 15.000 lebih…
    Kakéan mblakrak aku Cak Poer.
    Yo wis…monggo dilanjut…

    Suka

    • @lingga
      kalo lawan satria imbang, borosnya maksudnya. Kalo kecepatan…bisalah ngecengin bebek2 125 cc

      @cak poer
      wah kapan2 pengin beli Beat buat nemenin SW (juga Xeon tentunya)

      @wiro
      wah ketemu teman sedaerah. Malang coret. Pake bahasa kebalik. Sekalian tentang CS1, tertarik juga hehehe

      Suka

  7. Hola bro

    selamat yah atas motor barunya

    jika memerlukan tips-tips tentang skywave, silahkan browsing di mailing list :

    skywaveownerclub@yahoogroups.com

    cek bagian Files nya.

    ada dokumen2 yang mungkin berguna untuk anda.

    Note: jika tarikan tengah berasa kurang ada 3 hal yang biasa diterapkan
    1. pilot jet naik jadi ukuran 15
    2. roller dientengin jadi 13 gr
    3. per cvt diganti dengan per cvt original ahm untuk vario

    Suka

  8. Top speed skywave : 110kph, berdasar oyak2an ning kartasura-klaten…aku cuma bisa nguntit, gak isa nyalip. kecuali mulaine dari akselerasi…

    Suka

  9. @10 Dnugros

    Aku rasa malah tambah kekar. Jadi kelihatan lebih padat. Dan juga menambah ruang untuk bagasi(biasanya boks filter dibawah bagasi)

    Suka

  10. om, apa ane yang ga paham artikel om yah
    kok yang pertama lebih boros dari yang kedua, padahal yang kedua dipake kebut-kebutan kan? yang pertama kec ditahan 80 km/jam :bingung:

    Suka

    • @Motor Kencang
      yang pertama, kecepatan 80 tapi beban berat dan jalan tanjakan, luar kota, nyalip2 truk dan bus

      yang kedua, dalam kota yang nggak rame, rata, yang 100 kpj itu cuma sehari (kan diatas tertulis cuma 20 km).
      selebihnya buat antar anak sekolah, yang bawa wanita.

      Suka

  11. salam mas
    saya juga tertarik nih mau beli skywave..
    memang punya banyak kelebihan dibanding matic lain(ada kurangnya juga sih tapi dikit..he)
    minus yang paling vital adalah after sales mas..servis n suku cadangnya kurang meyakinkan (saya pernah pake shogun 125 n kapok pake Beres (bengkel resmi suzuki)..ada saran?

    Suka

  12. Ping balik: Skywave Mileage Percobaan Ke-2 « Learning To Life

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s