Empati Kepemilikan Motor (2)


Sekarang sedang heboh wacana pembatasan jumlah motor. Tepat sekali jika membahas mengenai empati ini kembali. Alasan yang digunakan para penentu ke tidak bijaksanaan itu adalah karena pertumbuhan jumlah motor yang terlalu tinggi. Dalam hal ini pasti dibandingkan dengan pertumbuhan jumlah mobil. Untuk yang satu ini jelas-jelas alasan yang tidak pantas dikeluarkan oleh institusi bernama Pemerintah.

Saya tidak akan membahas, karena sudah banyak yang membahas. Juga memang tanpa dipikir mendalam-pun hal tersebut adalah salah.

Intinya pembuat ke tidak bijaksanaan itu memang salah ber-empati terhadap pengguna motor, atau bahkan TIDAK ber-empati sama sekali. Mereka lebih membela kepentingan rakyat level atas. Sepertinya orang-orang yang ada di pemerintahan tumbuh dari keluarga kaya. Jadinya ketika membayangkan kemiskinan, yaa seperti Bakar di cerita INI .

Mereka tidak tahu betapa efektifnya motor bagi masyarakat level bawah. Mereka hanya mencoba mengatasi masalah tanpa melihat masalah lain yang jauh lebih besar.

Hmmmm………..tinggal tunggu waktu saja, jika ke tidak bijaksanaan – ke tidak bijaksanaan semacam itu yang dikeluarkan terus menerus, rakyat mungkin akan bertindak langsung.

Sudahlah, kita lihat saja dari gambar berikut, sebenaranya yang memakan ruang di jalan lebih banyak itu apa:

Iklan

32 pemikiran pada “Empati Kepemilikan Motor (2)

  1. hmm..
    itulah wakil wakil kita,selalu melihat sebuah masalah hanya dari satu sisi.
    Tanpa sedikitpun menengok sisi masalah yang lain…
    capek deeeh… :mrgreen:

    Suka

  2. padahal konon katanya mereka2 sipengambil keputusan itu adalah orang2 pintar dengan taraf pendidikan yang tinggi. sepertinya gaji dan tunjangan yang diberikan ke mereka terlalu besar nih. musti dikecilin sehingga mereka bisa merasakan jadi masyarakat kecil….
    semoga mata mereka lebih terbuka…

    Suka

  3. akhirnya mas.. Kita yg dipertanyakan kenapa salah memilih wakil rakyat.. Atau memang itu wakil rakyat yang keblinger dulu minta dukungan dgn 1000 janji setelah jadi mak pooohhhh..

    Suka

  4. oalah mboh mas, utek-e pemerintah lan wakil rakyat wis kesumpelan mobil mewah, cangkeme kelelekan dalan, matane kelilipen duwit dadi yo ra iso weruh carane wong cilik golek duwit

    Suka

  5. pemerintahan yg buruk adalah kado yg diberikanNya kepada masyarakat yg perilakunya buruk juga…
    :mrgreen:
    mari kita mandi dulu trus berkaca,seburuk apakah kita..semoga tidak terjadi,karena rupa yg buruk,cermin yg ditendang..

    Semoga-kla project

    Suka

  6. Lht di metro,wakil gajinya 49jt/bln.
    Itu blm dpt mobil gratis + uang2 yg lainnya.
    Tp sering absen ,kdg tidur2an

    Enak ya???

    Suka

  7. Masalah jalan dijakarta mmg rumit.
    Pertumbuhan kendaraan tidak sebanding dgn jalanan yg ada.
    Untuk mengimbangi pertumbuhan kendaraan,jalanan jakarta membutuhkan pelebaran ±5 meter perharinya.
    Itu opini saya lho..
    Coz sy lht mmg udah parah..
    Kenapa gak dibuat monorel spt sin,mal n india ya?
    Wah,andai ada,pasti bagus..
    Bisa lewat disamping gedung2 megah..
    *ngimpi

    Suka

  8. @ daris
    setuju, dibakar aja

    @snalpot99
    bener juga, yang milih wakil rakyat sapa, orang tolol ko dipilih, rakyat kita blom cukup cerdas untuk memilih sosok yang benar2 punya visi dan misi (walapun gak terkenal dan gak gitu kaya), mereka masih melihat orang itu siapa, sosok masyarakat mana, preman masyarakat, ato maaf, bukan SARA, Haji sapa gitu..(ini fakta lho…di kampung2 kaya gitu lho….)

    Suka

  9. Nonton sekarang di metro pkul 7 pagi wib.
    Judulnya Anggota dpr bolos tp hadir.
    Wew Terlihat banyak yg tidur
    ckckckckckck

    Suka

  10. mau membatasi motor??
    BENERIN ANGKUTAN UMUMNYA!!!
    BENERIN CARA BIKIN SIM!!
    DIDIK POLISI SUPAYA TEGAS!!
    dan last..
    BATESIN PENDATANG KE JAKARTA!!
    menurut saya sih Jakarta udah kebanyakan penghuni…entah itu manusia, hewan bahkan kendaraan sampe makhluk halus…sedangkan luas Jakarta cuman segitu2 aja…
    makanya setelah saya kerja di luar Jakarta, rasanya males balik ke Jakarta..karena kesemrawutannya…padahal disana lah saya tumbuh besar…

    Suka

  11. Klo bisa untuk jalur tertentu baik motor ato mobil dilarang lewat,, gak usah pilih kasih,, biar jalan kaki semua kayak diluar sono,, disamping mengurangi polusi jg bs tambah sehat klo jalan kaki…
    🙂

    Suka

  12. buat para sri baginda mulia yang terhormat wakil pemerintahan disana…ada yang mo saya tanyain nih…uang hasil pajak rakyat kecil diseluruh Indonesia buat apa aja yahhh????
    misalkan pemerintah tetep ngotot dengan kebijakannya sudah dipikirkan belum impactnya bagi masyarakat luas….

    Suka

  13. bis dan Truk yg paling banyak makan tempat dan makan korban jiwaaa….udah badannya besar ngk tahu diri…sruntal-sruntul sembarangan…banyak kejadian tabrak lari kalo pas malam hari…dan pelakunya kalo ngk bus malam yah truk :mrgreen:

    Suka

  14. Hmmm…..sabar..sabar..cooling door…eh..cooling down dulu bro :mrgreen:

    Boleh-lah kita kecewa dengan beberapa kebijakan yg diambil para pemimpin kita di atas, perlu bro ketahui….sistem birokrasi di tanah air kita tercinta ini sudah kepalang acak-kadut seperti benang-ruwet. Sebagus apapun kebijakan pemimpin, tapi jika implementasinya di lapangan ga jalan….ya semuanya omong-kosong.

    Sebagai contoh….ada bupati/walikota yg punya ide/planning bagus, tapi kenyataan di lapangan para bawahan/staff-nya mentalnya kebanyakan masih ga becus..ga proffesional..mudah korupsi dll. Kira2 apa bisa jalan tuh planning?? Semuanya ini satu sistem, bak motor biar bisa jalan…so mesin motor complete beserta chasis & ridernya semua harus BEKERJA DENGAN PROFESIONAL!!!

    Jadi…memang butuh waktu yg cukup panjang untuk memperbaiki sistem kepemerintahan di tanah air tercinta ini & saya melihat perlahan-lahan ada upaya kesana, meskipun tak jarang cibiran, cemoohan, tantangan & godaan selalu mendera.

    Ato kalo mau yg cepat + ekstrim ya tinggal niru gaya pemerintahan China aja….mau??? :mrgreen:

    (just my opinion) 😉

    Suka

  15. ➡ ada ketimpangan pembangunan tidak yah? secara pernah ke luar Jawa dan di sana melihat pembangunan fisik dan infrastruktur masih kurang… ada jam malam juga di sana, jam 21.00 WIB sudah seperti kota mati… sangat kontras dengan Jakarta, 24 jam nonstop… daerahnya perbatasan antara Malaysia dan Republik Indonesia…

    ewh, ga usah jauh-jauh jugak, di Jogja kalau hujan sudah macetnya minta ampun…

    hmm… berandai-andai ah; andai moda transportasi sudah sangat nyaman… ❓

    Suka

  16. Pelajaran SMP nih,DEMOKRASI=Pemerintahan dari,oleh,dan untuk rakyat!! Jdi Bagaimana bentuk pemerintah,ya itulah bentuk rakyat pada umumnya. Jadi,kayaknya bagusan perbaikan dimulai dari diri sendiri aja deh.Dan sbg laki2,Imam keluarga,anak istri aja diprioritaskan perbaikannya(setelah diri sendiri tentunya..)

    temuwekkeminter.com.wkwkwkwk

    Suka

  17. Assalamu’alaikum,

    Ada info bagus nih, bagi yang ingin mendapatkan dolar secara gratis, hanya mendaftar di link berikut ini:

    http://www.imcrew.com/?r=277248

    Setelah itu klik untuk register, isi email dan password , nanti akan ada konfirmasi ke email anda,

    Kenapa bisa mendapatkan dolar?? bisa dibaca di tulisan yang ada…

    Silahkan anda coba, terbatas, hanya sampai tanggal 1 agustus 2010… buruan…

    Suka

    • @all
      maaf tidak bisa moderasi, masih sibuk, waktu rasanya kurang…
      namun terima kasih atas kunjungan dan komennya di blog orang desa yang kkerja di kota ini

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s