Test Ride New Mega Pro – Impressi Non-Biker


Test ride Honda New Mega Pro bagi para Blogger kemarin dilakukan di seputaran SCBD. Dari list peserta tercatat, ada 27 peserta test, namun aktualnya sepertinya kurang dari itu.

foto : Kang Helmy

Sebelum acara diadakan pengenalan teknologi, berlanjut tentang pengarahan tentang kegiatan utama yaitu test ride itu sendiri.

Rute yang diambil adalah seputaran SCBD, seperti yang tertera di rute berikut:

Tiap peserta dibolehkan menempuh 3 putaran, dengan putaran ketiga ada perbedaan.

Rute merupakan kawasan bisnis yang banyak kendaraan umum, baik mobil maupun motor berlalu lalang. Walaupun tidak padat. Namun bagi saya yang tidak kenal lalu lintas Jakarta, perlu adaptasi yang tidak cukup dengan waktu yang singkat.

Saya mendapatkan unit test berwarna hitam tipe Cast Wheel. Begitu duduk di atas jok, yang yang mempunyai tinggi badan 168 cm, kaki menapak dengan sempurna. Posisi duduk santai, juga jarak stang terasa pendek, sepertinya mudah dikendalikan. Begitu mesin dihidupkan, terdengar halus (dari balik helm), sepertinya suaranya agak kurang gahar jika dibandingkan tampangnya. Tampilan speedometer juga mudah terbaca.

Test dimulai, saya satu rombongan dengan Kang Nadhi dan bro Rial Hamzah. Saya memilih posisi paling belakang agar ada guidance. Di depan saya adalah bro Rial Hamzah yang kadang memberi tahu kondisi jalan dengan kode-kode seperti yang digunakan rombongan touring.

Putaran pertama saya berusaha adaptasi jalan, karena banyak bertemu dengan mobil dan motor. Niatan pertamanya mau santai, namun ternyata motor-motor didepan kencang semua, jadi terpakasa ikut geber, kalo nggak bisa dioverlap salah jalan.

Gigi 1 sampai kecepatan 50 km/jam, kecepatan selanjutnya tidak saya perhatikan karena lebih berkonsentrasi ke kondisi jalan. Ketika tiba diterowongan dimana road captain menyuruh motor lain maju dan gas pol. Saya tidak telalu siap, jadi putaran pertama ini saya cuma bisa mencapi topspeed 96 km/jam di gigi 4, padahal terowongan dalam kondisi kosong. Di putaran ini saya main alus ketika ngegas, ngoper, ngerem juga ketika bermanuver.

Putaran kedua sudah paham jalan. Sudah sedikit berani gas sampai mesin teriak, menikung sedikit miring, mengerem agak mendadak. Ketika akan masuk terowongan lagi, di tikungan terakhir sebelum straight, saya sudah siap akan gas pol. Namun sayang pas angkatan, ketemu mobil duluan, juga pas ditengah terowongan, jadi cuma bisa mencapai 98 km/jam tetap di gigi 4, kemudian masuk jalur ramai.

Foto : Bro Sattar

Putaran ketiga, tidak ada gas pol karena sebelum terowongan, kita harus belok ke kiri. Di jalur ini kita melewati 2 lampu merah sebelum finish.

foto : Pak Didik

Secara total, New Mega Pro ini tarikannya enteng. Juga cukup stabil handlingnya sehingga mudah dikendalikan.

Iklan

43 pemikiran pada “Test Ride New Mega Pro – Impressi Non-Biker

  1. bagus2 motor yang keluar sekarang, mau byson, mau nmp sama bagusnya. nah tinggal loyalitas merek nih yang menjadi daya saingnya…
    kata orang pinter mah brand image begonoh…

    Suka

  2. Jadi kesimpulane, NMP lbh resposif & handling enak gitu ya?
    Okelah kalo begitu, kyknya dah bulat nih… Kl gitu aku jadi deh beli 1… (Beli sepeda onthel) 😀

    Suka

    • @Cak Poer
      Dapat, isinya cake gulung gitu ama brosur :mrgreen:

      @BJL
      lha memang aku bukan biker, berangkatnya aja naik mobil..Taksi maksudnya….

      @Dhuwur
      Alhamdulillah

      @1001
      Benar benar benar..

      @The Wheels of Life
      yaa kadang pake LIMO, ACCENT, SOLNA (taksi)….atau DAEWOO(busway)…atau SCANIA…atau HINO…atau WALKER®..:cool:

      @Wiro
      Iya nih di depan laptop

      @Nurhidayat
      Sepertiny tidak mungkin membungkus New Mega Pro
      Mbungkusna gimana, pake kain apa kertas kado atau malah daun pisang?
      Terus nentengnya gimana?

      @k*mb*ng kl*neng*n & Sigit
      Ngetop…yang ngetop motornya maksdunya..

      @PB

      Maksudnya yang udah ditest, Jelas-jelas New Mega Pro 🙄

      @Ay
      Tidak bisa dikatakan LEBIH..karena di sini idak ada komparasinya, lebih itu harus ada pembandingnya

      Suka

  3. Maksudku, mengutip kata2 kang taufik: ” Jujur Motor ini, Honda new megapro memiliki tarikan yang Responsif, keresponsifannya sedikit di atas yamaha Byson yang saya test tiga hari yang lalu” 🙂

    Suka

  4. Mantap share test ride nya. Sayang, top speed nya belum bisa diwakilkan di hasil test ride. Mustinya ada Ahass yg dikasih fasilitas trek lurus 2km buat uji top speed.

    kok malah spt bikin bandara ya… Ah ya sudah lah… 🙂

    Suka

  5. Kata responsif dari Gus Tri: “Jika ditanya akslerasinya responsif mana… dibandingkan Yamaha Byson… ??? Gue merasakan Honda New Megapro lebih responsif…”

    Suka

    • @AvatarX
      kita harus selalu berpikiran positif 🙂

      @kang Helmy
      wah belum nemu juga, di tempat kang Didik disinyalir ada, cuma karena udah di resize jadi agak kurang yakin

      @Shuenk
      Aku kan bukan biker, jadi nggak ada komparasi impresinya. Motor sport terakhir yang kupegang adalah RX King. Nggak mungkin kan NWMP dikomparasi lawan RX King.

      @Dismas
      top speed tertinggi 116 km/jam diraih Sattar Indobiker, karena dia memang aga-agak gila :mrgreen: , biasa mbalap juga, serta memang trek yang dipake itu memang daerahnya dia. Kan markas DUCATI disitu juga.
      Byson? semiga saja YMKI mau ngadain lagi hehehehehhe…

      @Ay
      Nah! tanya aja kang Arief Rakhman, Kang Taufik, Kang Nadhi, Mbah Edo yang semuanya pemakai Vixion.

      @Martini
      Mbah Edo sempet nyeletuk tentang nguji motor ii di Bromo misalnya
      Kalo aku sendiri nyeletuknya bagaimana kalo ditest buat mudik Lebaran 😯

      Suka

  6. Sekarang makin jelas kenapa yamaha nunda-nunda nelorin byson….
    rupanya secara akselerasi byson KALAH oleh NMP…padahal selama ini yamaha selalu gembar-gembor image “motor kenceng” tapi byson kopong, jadinya dia rubah main di “TAMPILAN”
    Terimakasih AHM udah nelorin NMP, kalo gak gitu pasti byson gak bakal berojol…sekarang yamaha lagi “cofuse” tuh, karena jika byson jadi berojol setelah lebaran bakal turun market vixion-nya, yg selama ini sudah berhasil sbg “the giant killer”
    BTW kalo gue lihat secara “price” yamaha ngebandrol byson dg 19,9JT itu pasti “jual pake subsidi” artinya dia jual rugi dulu, karena gue tau dari material row dan itungan dari suppliernya,nanti lama-lama harganya bakal naik di atas NMP tapi masih di bawah vixion dikit.
    Dan kalo dilihat dari iklan, yamaha ngeluarin lagi corporate iklan “semakin di depan” yg pake anak klub terjun dari hercules dg jupiternya, ini menunjukan yamaha mulai kedodoran ngelawan honda yg baru bangun dari tidurnya.

    Suka

  7. test drive NMP pertama kali sangat mengesankan, gigi 1,2, 3, ga terasa saking responsifnya pas gigi 4, bisa 100kmpj, tapi ngoyo, kalo gigi 5 belum coba top speednya, tapi yg pasti NMP motornya tidak goyang kalo dibawa lari kencang, suaranya juga mantap, sayang bokongnya kurang njengking

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s