Sumber Kencono, Ada Sisi Baiknya Juga


Sumber Koncono adalah nama suatu PO yang melayani jalur Surabaya-Jogja. Nama ini sangat terkenal dengan kelakuan pengemudinya yang ugal-ugalan. Kerenanya mendapat julukan plesetan: “Sumber Bencono”

Banyak kasus tabrakan dengan korban yang melibatkan bus ini. Seperti yang ada di link ini dan itu.

Dari semua berita Bencono tadi, bolehlah saya memberikan sebuah testimoni yang sifatnya positif.

Sudah umum bagi mahasiswa di Solo yang bertujuan ke Jogja menggunakan transportasi KRD Pramex sebagai pilihan utama. Selain PRAMEX, pilihan yang lebih praktis adalah naik bus bumel Karanganyar/Sragen-Jogja. Namun karena ketikdak-nyamanan, harga mahal, bus kurang bagus, waktu tempuh lebih lama, sumuk, campur pedagang dan sebagainya, mahasiswa mencari alternatif lain.

Alternatif tersebut adalah bus Jawa Timuran, misalnya : Eka, Mira (AC) dan Sumber Kencono (Ekonomi). Karena bus-bus itu lebih nyaman (terutama yang AC), tidak berhenti tiap terminal, dan meng-uwongkan. Meng-uwongkan disini artinya : walaupun bus ekonomi, namun sewaktu duduk, lutut kita masih ada ruangan. Beda dengan bus bumel, dengkul pasti mentok jok depannya.

Suatu hari saya pulang dari Solo ke Banyumas. Saya biasanya ke Jogja dulu baru nyambung ke Banyumas. Ketika itu saya naik bu Sumber Kencono dari depan kampus UNS. Cerita intinya ada di sini.

Ketika masuk terminal Tirtonadi, seperti biasa pedagang asongan dan pengamen segera menyerbu. Ada satu pengamen yang memaksa orang untuk memberi uang. Ada crew bus yang melihat itu, dia langsung mendatangi sang pengamen, menarik tangan si pengamen ke pintu belakang, lalu mendorongnya ke luar bus dan menutup pintunya. Baru kali itu saya melihat ada crew bus yang berani mengusir pengamen.

Saya sangat salut dengan hal itu, lalu saya catat nomor busnya. Kalo tidak salah saya kirimkan ke surat pembaca Solopos, namun saya lupa hal itu dimuat atau tidak.

Begitu sisi baik yang saya ingat dari SK ini.

foto : bismania

Iklan

45 pemikiran pada “Sumber Kencono, Ada Sisi Baiknya Juga

    • @Alvian
      Gitu yah…gak tau itu kernet apa kondektur

      @Cak Poer
      Wah nggak terlalu care aku..soale udah nggak pernah pake je

      @Pak Hadi
      Bumel?aku juga gak tau, tanya di BisMania.com saja

      @BBAO
      Wah mobil-an terus ya?

      Suka

  1. aq kadang kalo ke madiun naek bis SK
    kalo duduk di paling depan, sensasinya beda! :mrgreen:
    waktu itu pernah hampir nabrak sedan, tp ga nabrak. Jd sedan d dpan tuh jarakx paling cuma 1 meter kurang! 😯

    Suka

  2. sumberkencono biarpun ugal2an kalo di salip masih ada toleransinya dan masih memberi jalan..lain ama bis.restu kebanyakan selalu membahayakan biker..tapi ya gak semuanya begitu..ini cuman pendapat pribadi saya saja

    Suka

  3. @juragan: aku 2 tahun langganan SK..gantingan ama bis EKA, kalo dari bungur naik EKA..begitu dari Jogja naik SK
    maklum kerja di pasuruan
    testimoni: kalo ente merasa ditolong karena kernet mau ngusir pengamen,itu aksi balas dendam ajah, soale kru bus jogja solo gak trima kalo si SK naikin penumpang diareanya, akhire berpura2 baik…coz begitu nyampe ngawi sampe bungur..antrian orang yang ngamen dah kayak orang antri sedekah zakat pas mo lebaran!!! buse juga uyek2an ra karu2an….maklum regane jogja surabaya mung 32ribu..beda ama Eka yang 66ribu!!
    =======================================
    Bus yang sering nabrak itu gara2 sopire tembak-an, soale aku sering takon nek pas ono kejadian, biasa metu bengi tapi di pekso metu awan!!! Gandeng ora sabar & tidak menguasai medan siang hari makane luput sering nabrak….
    nek sampeyan mbelani yo ra popo…xixixixi…aku cuma salut aja ama tuh sopir SK dari jogja jam 10.30 malam sampe bungur masih jam 2.15 pagi…so aku bisa sampe malang pas subuh…naik restu tentunya seperti kata bro babad 150f,,,

    Suka

  4. Tapi SK yang liwat depan asrama Kopassus arah Yogya sekitar jam 07.30 pagi rada kalem sopirnya bro. entah kalem beneran atau nggak, soale setelah saya sempat nyalip di daerah sawit & sy isi berenti isi BBM, saya masih bisa nyalip lagi di daerah Delanggu. Pokoke pake bus baru SK yg karoserinya ada tulisan LEGACY, busnya AC Tarip Biasa

    BTW, kenapa bus Sumber Kencono kaca depannya pasti dibelah 2? ada bismania yang bisa ngejawab?

    Suka

  5. @ abon,

    biasanya yang kaca depannya dibelah 2 karena chassis yang dipake stock lama… hah untuk menghemat spare partnya (misal wiper model lama) jadi kacanya disesuaikan dengan wipernya… kaca dibelah sudah tidak berlaku buat chassis model sekarang (umumnya mesin depan)CMIIW

    Suka

  6. 2004-2005 aku akap jogja-surabaya, naik SK cuma sekali karena kesan pertamaxnya pelayanannya kurang baik, selebihnya perjalanan jogja – surabaya naik EKA(patas CEPAT)siang hari, pulang surabaya – jogja naik MIRA(ekonomi) malam hari……cari yang pelayanannya baik dan nyaman……

    Suka

  7. satu satunya bis yang sudah menganut seperti standar resmi… liat saja ada palu pemecah kacaa bila ada hal darurat… hampir semua bis jawa timuran itu ada semua… seat belt untuk penumpang tiap bangku ada di sebagian bis Sk itu… yang jelas untuk versi AC dapat minum gratis.. karcis juga resmi yang pastinya harga sama smua…

    Suka

  8. tentang kaca dibelah dua itu adalah salah satu ciri khas SK, selain bentuk livery+jengger tulisan “sumber kencono” yang dari jaman saya kanak2 sampai sekarang mau merid ya ga berubah, entah sampai kapan ciri khas itu bertahan, yang pasti itu identitas yang tak akan dilupakan oleh penggemar SK.
    dan mengenai banyaknya kecelakaan, ya jangan salahin busnya dunk, dy kan ga tau apa2,kecelakaan ya tergantung driver bus masing2, dan bisa terjadi di bus mana aja selain SK..

    tahukah anda?Sumber Kencono adalah salah satu bus ekonomi dengan pelayanan terbaik yang pernah ada di indonesia.dengan armada yang selalu update tiap tahunnya(AC TARIP BIASA), ditambah layanan 24 jam tanpa henti, serta ketepatan waktu adalah salah satu kelebihan bis ini..selain pesaing abadinya yaitu MIRA di kelas ekonomi. (karena EKA adalah bus PATAS, wlpun melayani jalur yang sama)
    dan saya rasa ini udah lebih dari cukup untuk ukuran bis ekonomi.

    Oiya, slogan yang disandang Sumber Kencono saat ini adalah AMAN-CEPAT-NYAMAN.

    Suka

  9. coba bantu jawab. untuk penggunaan kaca model pisah 2 sendiri sudah menjadi trademark SK, mulai seri dulu hingga sekarang [legacy, nucleus 3]. mungkin untuk sisi ekonomisnya om, lha seumpama sisi kiri yang pecah jadi gak perlu ganti satu kaca utuh, tinggal ganti aja sisi kirinya 🙂

    pengalaman TS biasanya tidak berlaku jika bus berjalan kearah timur [keluar kota solo] CMIIW, saya berulang kali mendapati pengamen yang memaksa penumpang untuk ngasi saweran. bener2 tragis, kota solo yang notabene sebagai icon “kalem” malah tercoreng akibat ulah pengamen tsb 😦

    Suka

  10. Bis ekonomi dengan pelayanan terbaik.
    1. Bis yang layak jalan dan selalu dalam kondisi prima
    2. Tarif yang transparan (bagi penumpang yang nggak tau tarif sekalipun.
    3. Kru yang ramah
    4. semua penumpang harus berkarcis.

    Suka

  11. Ping balik: Sumber Kencono Vs Transjakarta, Senasib Tapi Beda | Maskur's Blog

  12. Salam kenal,saya dari tlatah majapahit, numpang sharing saya begitu kagum dg sumber group dg adanya saudara baru sugeng rahayu cepat apakah pengemudinya lulus kriteria knyamanan mengoprasikan tuas dan pedal bus cepat kalau sisi jiwa masih terbwa ew0si sewaktu pegang Atb, walau trkadang dan tdk smua ada yg sering kita jumpai masih suka bleyer gas, selalu maen exhaust brake sistem yg selau aktf, oper tranmisi wkt menambah kecepatan kopling di lepas dg tiba2 sdangkan rpm tetap tinggi sehingga penumpang trasa terhentak kdpn dan manuver goyang kemudinya juga keras ini membuat keluhan dlm perut terasa mual. Sbg pesaing k0mpetitor di jalur excekutif ada penumpang mabok haram hukumnya, tdk bnyk yg saya ketahui bus cepat itu halus cara pengoprasiannya mengutamakan kenyamanan dan keslamatan. Semoga sumber group selalu kreatif dan lbh bael lg kdpannya setia setulus hati

    Suka

Tinggalkan Balasan ke Shark Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s