Win’s Paddock, Inilah Dia


Saya tahu tentang Bengkel Modifikasi Win’s Paddock dari tabloid-tabloid otomotif semacam Motorplus dan Otoplus. Cukup membanggakan ketika membacanya karena berasal dari derah Banyumas. Terlebih lagi, karena hasil karyanya lumayan sering tampil. Dengan style yang khas yaitu WJS alias West Jateng Style.

 

Win's Paddock Logo (Old)

 

Ketika membayangkan bengkel modifikasi, apalagi yang sering nampang di media ternama, saya membayangkan suasananya seperti Kick Ass Chopper di Mampang Jaksel (karena dulu saya tiap hari melewatinya). Orangnya sangar-sangar, terkesan ekslusif dan tertutup.

Ternyata sampai disana semua bayangan saya berubah. Bengkelnya modofikasinya sederhana, tidak menyangka dari kesederhanaan ini bisa terkenal se -Indonesia. Suasananya Mbanyumasi sekali. Akrab dan gayeng, tanpa canggung.

Bahkan sang Boss Siswo Winoto tidak tampak seperti boss, pokoknya low profil dan enakan. Padahal dia orang terkenal dan sering nampang di Media terkenal, berikut contohnya:

Dalam menuangkan sebuah karya modifikasi, pertama kali adalah membuat konsep lalu berlanjut ke sketsa. Sketsa ini bisa berupa coretan tangan ataupun digarap lewat software grafis. Karena ide itu berharga mahal, maka ke-orisinal-annya perlu dijaga. Berikut contoh karya mereka di laptop:

Kemudian dari sketsa tersebut dituangkan ke motor sebenarnya. Saya kok jadi membayangkan acara Pimp My Ride :). Berikut contoh garapan yang masih dalam proses:

Sebenarnya, bengkel ini tutup di hari Minggu, namun karena kedatangan orang-orang yang mau nganthong ini. Bengkel buka khusus di hari itu. Wah suatu kehormatan.

Berikut bukti bahwa sang pemilik bengkel itu low profil:

 

Boss Win's Beraksi

 

Demi acara nonton bareng, Si Boss ini rela ambil TV Tuner dan perangakat lainnya. Lalu masang-masang sendiri, ribet-ribet sendiri, sementara yang lain asyik ngobrol dan makan snack. Bahkan kemudian beliau rela megangin antenna agar tampilan di Tv bisa jernih. Tidak lupa bergaya setelah difoto. Ngocol sekali pokoknya :mrgreen:

Wah acara kemarin menghapus presepsi negatif saya tentang Modifikator Motor. Thank’s Bro!

23 pemikiran pada “Win’s Paddock, Inilah Dia

  1. Naagh… Seperti Inilah Saya Suka Banget… Pengalaman saya, pakdhe; ikut Pelatihan Kewirausahaan oleh PT Shell, Bank Mandiri, dan di Sekolahan ternyata Pengusaha Muda yang mayoritas “Anak Muda” tipikalnya sama…

    ➡ Low Profile
    ➡ Suka Becanda
    ➡ Ramah

    Padahal ❓
    temen saya dari Malang punya usaha tahu omzet tiap tahun Rp 1,2M
    temen dari Selokan Mataram Jogja omzetnya > Rp 1M

    Kesemuanya enak diajak diskusi, ngobrol ngalor ngidul…

    Bukannya Justifikasi Bahwa Penguasaha yang lebih sepuh gak ramah lo, tetapi asyik2 saja dengan beliau2…

    Suka

    • @MR. Bonsai
      Ya iyalah, besar bodynya. Tapi ada yang motor bonsai lho

      @Arif rakhman a.k.a Penerjemah
      Yaaa kan sudah disebutkan di atas

      @Pak Mitra
      GLPM kan motor keluarga, jadi standar lebih baik

      @Alrozzi
      ya, percaya..dirimu kan juga enterprenur muda. jadi intinya dirimu juga cerita bahwa dirimu juga sama seperti itu kan…wkwkwkkw :mrgreen:

      @Danan
      Seumuran juga

      @Mas Mot
      Salam kenal juga

      @Setiawan
      wah lagi heboh nih di dunia maya

      @Pak Irawan
      masih lanjut kisah KOBOYSnya?

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s