Dua Hal Pemecah Konsentrasi


Pernahkah anda nyaris mengalami kecelakaan ketika mengandarai motor. Rasanya sungguh mendebarkan dan bahkan tidak berani membayangkan kembali. Saya beberapa kali mengalaminya, hal tersebut terjadi karena kesalahan saya sendiri dan ada juga karena sedikit faktor orang lain. Berikut dua hal utama perilaku berkendara yang bisa mengakibatkan celaka.

Melihat Speedometer

Ketika sedang mengamati speedometer baik untuk untuk melihat kecepatan, kondisi bahan bakar atau hal lain, konsentrasi kita terpecah. Pengamatan terhadap jalan jadi berkurang, disaat itulah kita bisa celaka.

Melirik Spion

Ketika akan melakukan manuver berbelok ataupun pindah jalur kita mengamati spion lebih cermat. Hal ini juga memecah konsentrasi kita. Apalagi di jalan dengan perempatan atau pertigaan dimana memungkinkan ada kendaraan lain yang muncul dari cabang jalan itu.

Jadi dalam berkendara kita memang harus Waspada, Konsentrasi dan Fokus!!

Iklan

26 pemikiran pada “Dua Hal Pemecah Konsentrasi

    • @Nick
      aku mbahas yang masih normal tapi bisa menimbulkan celaka juga. Kalo yang naik motor sambil cahtting sih jauh diatas normal alias abnormal.

      @BN5274JC
      Tetap wapada

      @Moko
      Solusi yang lumayan….. lumayan alay….sesuai dengan buruk rupa cermin dibelah 🙂

      @Kentas
      udah biarin aja mereka celaka sendiri.. 👿 kecuali kalo kita merasa terganggu klakson saja

      @nunoe
      Kalo itu faktor luar…selain rok mini, baju-celana ketat juga yang berkerah rendah. Tentang pakaian wanita pernah aku singgung sedikit di artikel Perilaku Biker Perempuan

      Suka

  1. Ya pastikan ketika mau ngelirik kedua instrumen tsb sesuaikan ‘sikon’,

    misal ketika melirik:
    spido: di trek yg agak lurus + sepi.
    spion: kondisi motor pelan dulu + kasih sign jika mau nyeberang jalan/mau nyalip.

    non-muhrim: kalo ga sengaja boleh tapi jangan keterusan/kelamaan dan ga boleh ngulang (sekali saja) xixixi :mrgreen:

    cmiiw 😉

    Suka

    • @Cak Poer
      Nah begitu maksudnya.
      Khusu untuk belok, kita nyalain sein, melirik spion dan melihat arus dari arah berlawanan. Nah ketika ini berjalan, kadang konsentrasi berkurang. Kalo kendaraaan arah lawan tidak waspada, bia terjadi kecelakaan.

      @adjokasep
      Bener juga..itau faktor yang lain.

      @ardhinugros
      pakenya Tachometer, kalo pengin melihat lawan tengok belakang saja 🙂

      @tonosaur
      ya tapi itu termasuk faktor luar

      @Lingga
      kayaknya karena speedonya mati dan spionny kecil

      @Pak Mitra
      Benar banget

      Suka

  2. Friends, gimana dengan prilaku bikers yang ganti lampu belakang dengan kaca bening dan bolam terang benderang??? Satu lagi, banyak yang masang lampu depan dengan semacam lampu kabut(warna kuning)….silau men……..

    Suka

  3. Pernah gara2 kelamaan liat celengan mulus, nabrak truk yang lagi parkir (kejadian jaman SMA).
    Spion juga lumayan sering, terutama kalo mau nyusul angkot yang lagi jalan lambat nyari penumpang. Lagi asik merhatiin spion buat persiapan nyusul, angkotnya ngedadak berenti…..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s