Posisi As Roda Depan Pada Telescopic Fork


Ketika sarapan soto khas Semarang, saya menemukan 3 motor berjejer persis didepan saya. Ketiga motor ini mempunyai perbedaan yang jelas dan bisa mewakili motor-motor jenis lain.

Dari ketiga motor diatas kita bisa menyimpulkan tentang tiga hal yang berbeda. Apakah itu, mari kita bahas.

Tiga hal tersebut adalah posisi as roda di fork depan. Absolute Revo, Xeon dan Skywave mewakili 3 macam posisi as roda depan terhadap as fork.

As Roda Sejajar As Fork

Posisi seperti ini biasanya terdapat pada motor sport pada umumnya. Sebagai contoh Honda Tiger, Honda Win, Yamaha RX King, Yamaha Vixion dan sebagainya. Namun ternyata ada juga motor selain tipe sport yang mengaplikasikannya, sebagai contoh Suzuki Skywave dan Skydrive. Kita ingat juga Suzuki pernah mengaplikasikannya pada motor bebek tipe Tornado dan Satria 120 cc.

Posisi ini bisa dibilang merupakan posisi standar. Memudahkan untuk penentuan sudut caster dan jarak trail.

As Roda Di Depan As Fork

Tipe ini kita temui pada hampir semua motor bebek dan matic (kecuali Suzuki) yang ada di indonesia. Sebagai contoh Absolute Revo, Supra, Grand, Jupiter Z, Jupiter MX dan lain sebagainya.

As roda berada di depan fork dengan penambahan logam sebagai tumpuannya.

Dengan posisi ini maka sudut caster akan meningkat namun jarak trail justru mengecil. Dalam hal ini dibandingkan dengan posisi as roda sejajar as fork.

As Roda Di Belakang As Fork

Untuk tipe yang satu ini sejauh ini hanya saya temui di Suzuki Spin dan Yamaha Xeon. Posisi yang (masih) cukup aneh ini memposisikan as roda berada di belakang as fork.

Sama seperti tipe sebelumnya, untuk tumpuan as roda, ada penambahan logam namun posisinya di belakang.

Posisi ini akan membuat sudut caster semakin kecil namun jarak trail malah membesar. Sekali lagi, dalam hal ini dibandingkan dengan posisi as roda sejajar as fork.

Dari tadi disinggung mengenai sudut caster dan jarak trail, apakah itu. Saya tidak akan menjelaskannya disini, karena sudah banyak penjelasan tentang ini. Silahkan baca di Gilamotor atau Motor-modif.

Dapat disimpulkan bahwa jika sudut caster makin sempit maka motor makin lincah dalam bermanuver. Sedangkan jika jarak trail bertambah maka motor makin stabil.

Apakah kesimpulan ini bisa diterapkan untuk mengambil kesimpulan pada 3 tipe diatas? Berarti tipe ke-3 lincah dan stabil sementara tipe 2 kurang lincah dan kurang stabil. Tidak seperti itu! Ulasan di atas tidak memperhatikan kemiringan fork secara keseluruhan. Selain itu, dalam mendesain suatu motor pasti tim RnD telah memperhitungkan banyak hal.

Tambahan: Ternyata motor-motor tipe enduro justru menggunakan model ke-2, as roda berada di depan as fork.

Silahkan share pengetahuan anda.

Iklan

35 pemikiran pada “Posisi As Roda Depan Pada Telescopic Fork

    • @Kang Jamin
      tenang ..ora metu nang ulangan..
      @Pak Bon
      Ah jangan kura-kura dalam tidak tahu
      @Lekdjie
      Silahkan ditulis di blog semprul (aku malah belum terbayang apa yang dimaksud) ❓
      @Cak Poer
      a akind of blogger category iseng

      Suka

  1. dr motor2 yang pernah aku pake, motor2 kawasaki handlingnya yang paling stabil + minim getaran, mungkin karena sudut rakenya besar + material sasis bagus

    Suka

    • @Pak Dharmawan & Pak Wiro
      Setahuku supercub memang kurang lincah, dibanding motor2 jaman sekarang 🙂
      @Elsabarto
      Kawasaki memang mantab, stabil, lewat jalan jelak tidak se goncang kayak merk lain.
      @Dhuwur
      Ya Shogun kebo atau satria 2 tak pastinya.
      @Sang Penjelajah Malam
      maturnuwun sudah datang
      @Mario
      lha aku ngamatin ini sejak kecil je
      @Pak Mitra
      Soto semarang…tidak terlalu menarik…
      @Snalpot
      mendingan nggakusah :mrgreen:

      Suka

  2. wekeke…mio bukannya licah lagi nih…tapi liar..selain caster mefet ban profilnya cukup kecil…jalan diatas 80kpj seraza terbang…tapi ada untungnya…radius belok kepangkas banyak

    Suka

  3. justru saya berharap caster n trail dijelasin di sini, pakdhe, biar ga usah nge-klik2 lg, 🙂
    btw, oot dikit, motor pakdhe maskur skywave ya? saya tertarik pengen nebus nih.. mohon testimoninya…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s