“Aku Sudah Hapal Jalur Ini Sampai Lubang-lubangnya!”


Dalam melakukan perjalanan di atas motor, kita memang perlu ekstra waspada. Waspada terhadap medan, karakter lalu lintas juga hal-hal tak terduga.

Jika anda pernah atau sering dan merasa sudah sangat hapal jalur yang anda lalui lalu melewatinya lagi beberapa bulan kemudian janganlah terlena. Janganlah pernah berkata : “Aku Sudah Hapal Jalur Ini Sampai Lubang-lubangnya!” Karena hal tersebut bisa membuat celaka.
Ingat! Kendaraan semakin banyak dan bertambah, apalagi jika jalannya rutin dilalui kendaraan berat. Mutu perkerasan jalan sekarang sepertinya semakin ringkih. Ditambah kebijaksanaan tiap daerah yang tidak sama dalam menyikapinya.

Dalam hitungan bulan jalan yang baru diperbaiki bisa muncul lubang baru. Lubang lama? Makin lebar menganga. Hal ini yang bisa bikin celaka.

Juga waspadai ujung jembatan, karena terdapat sambungan dinamis yang bisa menyebabkan beda tinggi permukaan jalan, juga adanya lubang serta aspal yang menjulang.

Waspadalah..waspadalah

***Berdasarakan pengalaman pribadi ketika libur natal, hampir celaka karena lubang  jalan***

Iklan

20 pemikiran pada ““Aku Sudah Hapal Jalur Ini Sampai Lubang-lubangnya!”

  1. Wah, Pa’dhe ngompol (ngomong politik) terus nih…Masalah klasik yg selalu ditangani dg cara klasik pula (baca : tidak serius) oleh pemerintah kita, mulai dr volume kendaraan yg terus brtambah, mutu aspal yg smakin rendah krn harus kompromi dg brbagai kpentingan, bobot tonase kndaraan yg tdk sesuai dg jenis peruntukan jalan yg dilalui, bla…bla..bla…

    Suka

  2. @Pak Wiro
    Lubang berjalan? ooo maksudnya knalpot kendaraaan ya?
    @Darmawan
    HAti-hati walopun tiap hari juga…
    @Pak Mitra
    Lubang instant dong. cukup disiram air…JADI DEHHH!!!! :mrgreen:
    @Nurhdayat
    lha bukannya sudah pernah jadi suadah tahu
    @Mas-Giy
    wah di bogor aku nggak perhatikan jalan. soale naik angkot.
    @Cak Tarom
    sudah diganti
    kemarin nggak sempat foto lubangnya, lebih konsen menghindarinya
    @wahyu
    lha kalo yang kejeblos orang2 pas-pasan, apa pejabatnya ikut tanggung jawab?
    @agung sevi
    tunggu beberapa bulan lagi, kalo awet berarti tidak ada yang di “sunat”
    @Tiyo
    ini bukan politik, cuma keluhan pemakai jalan.

    Suka

  3. Ping balik: Manfaat Jalan Berlubang « Learning To Live

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s