[Share]Hati-hati Pencurian Laptop Di Bis


Sekedar berbagi cerita dan pengalaman, semoga setelah ini kita semua menjadi hati-hati dan terhindar dari kehilangan barang berharga.


Selasa malam tanggal 4 Januari 2011, saya melakukan perjalanan malam dengan menggunakan bis. Berangkat dari Lebakbulus, tampak aman-aman saja. Karena hari kerja, maka tempat duduk tidak terisi penuh. Hanya baris pertama sampai dengan ke-4 yang terisi penuh 4 orang. Mulai bari ke-5, satu baris hanya ada 2 orang,1 di deret kanan dan 1 di deret kiri. Kebetulan saya duduk di deret ke-5, deret sebelah kiri.

Dari berangkat sampai dengan berhenti untuk makan, tidak ada yang aneh dan kondisi aman seperti biasanya. Dari semenjak duduk, karena jok sebelah saya kosong, maka saya meletakkan ta ya taruh di jok sisi luar atau dekat jendela, sementara saya di sisi dalam. Karena berisi barang berharga maka tidak saya taruh di rak atas tempat duduk, dan saya sudah merasa aman dengan menempatkannya di samping saya.

Ketika sekitar jam 1 malam, bis sampai di wilayah Kabupaten Ciamis. Saya yang dari tadi tidur kemudian terbangun. Saya kaget karena tidak mendapat tas di samping saya. Saya segera bangun dan mendatangi sopir dan kondektur sambil berteriak : “Tas saya hilang!”

Kemudian si kondektur berjalan ke belakang, memeriksa. Tiba-tiba laki-laki yang duduk di belakang diagonal saya (belakang tapi beda deret), seperti baru bangun tidur dan bilang ada tas di bawah joknya. Sambil seolah-olah bercerita bahwa ada yang menaruhnya dari belakang.

Laki-laki itu kemudian menyerahkan tas dan h dikeluarakan dari wadahnya. Saya langsung ambil tas itu dan merasa kok enteng banget. Segera saja saya periksa isinya, dan benar saja, laptop di dalam tas sudah berganti dengan tumpukan majalah yang telah dibungkus rapi dengan kantong plastik hitam.

Agak kaget, namun saya tidak terlalu panic, segera saja memanggil kondektur sambil bertanya apakah sudah ada penumpang turun atau belum? Sang kondektur mengatakan belum, dan saya langsung berteriak :”Berarti laptop masih di dalam bis, masih bisa dilacak!”

Tiba-tiba pemuda yang tadi menyerahkan tas dan kamera, tampak mengambil sesuatu dari kolong kursinya. Dan benar saja, itulah laptop saya beserta charger dan kabelnya. Saya ambil laptop tersebut, masukkan ke tas, sementara tumpukan majalah itu diambil oleh kondektur.

Alhamdulillah, untu lagi tas itu belum dikembalikan. Jika terlambat maka saya kehilangan barang titipan kantor tersebut dan harus menggantinya, serta kehilangan banyak data.

Tentang pemuda yang tadi, the one and only dialah tersangkanya. Namun demi keamanan saya biarkan saja. Takutnya orang persis dibelakang saya adalah teman sekomplotnya. Demi melihat adanya tumpukan majalah yang dibungkus rapi, pastilah penjahat itu memang sudah menyiapkan segala, juga besar kemungkinan mereka adalah komplotan.

Ketika lewat di suatu kantor polisi, saya minta bis diberhentikan. Lalu saya melapor ke polisi jaga. 3 Orang polisi kemudian memeriksa penumpang yang ada. Kemudian bapak-bapak polisi itu berkata:”Ini mau diperiksa satu-satau atau gimana, pasti bisa ditemukan, namun akan memakan waktu lama, lagian barang-barangnya sudah kembali semua kan mas?”

Akhirnya saya pilih membiarkan saja sang pencuri itu bebas, toh laptop dan kamera sudah kembali, setidaknya memberikan “rasa stress” kepada sang penjahat. Sampai turun tidak terjadi apa-apa lagi.

Jadi waspadalah jika yang anda bawa adalah barang berharga. Saya sebenarnya biasanya memangku tas bawaan saya dengan mencangklong talinya ke pundak, atau juga menaruh tas di lantai dengan mengaitkan talinya ke kedua kaki saya. Namun karena bis longgar, saya jadi terlena.

Pengalaman lain:

Tahun 2008, teman sekantor saya mengalami kehilangan laptop di bis. Ketika turun dan membuka tas, laptop telah berganti dengan lembaran keramik yang dibungkus. Bedanya teman saya itu memang menaruh tas-nya di rak atas tempat duduk.
Update:
Pagi tanggal 6 Januari 2011, teman sekantor saya bercerita baru saja kehilangan laptop ketika naik bis sewaktu berangkat kerja, dia menggunakan bis jurusan 640, sewaktu dia turun mendapatkan retsleting tasnya terbuka dan laptop sudah raib. Teman saya tersebut curiga, laptopnya diambil kondisi berdiri. Dia dapat tempat di dekat tangga turun, posisinya lebih rendah. Kemungkinan yang mengambil laptopnya adalahh orang yang ada dibelakangnya dan posisinya lebih tinggi.

Jadi waspadalah…waspadalah……

Iklan

40 pemikiran pada “[Share]Hati-hati Pencurian Laptop Di Bis

  1. Ping balik: [Share] Hati-hati Pencurian Laptop Di Bis « bennythegreat.wordpress.com

  2. Ayah saya jg prnh kehilangan pakaian di bis antar kota antar propinsi sewaktu baru datang dari daerah ke Jakarta..
    Tas yg berisi smua “harta”nya berisi pakaiannya dirobek sewaktu ayah saya tidur, pdhl letaknya ada di bawah kaki.
    Waspadalah bro,,
    Nice share by the way …

    Suka

  3. beberapa hari kemarin temen saya juga baru saja kehilangan laptop+charger laptop+charger blackbarry-nya di bis jurusan malang surabaya, sayangnya temen saya itu tersadar ketika sudah turun di terminal dan mau ngecas blackbarry-nya, dia baru sadar kalo tasnya sudah di obok2, sialnya temen saya tasnya di taroh di rak atas, karena menurut temen saya bis yang dia naiki itu bis patas dan biasanya juga aman2 saja, kalo dia sempet tau tasnya sudah di obok2 pas masih di bis mungkin ceritanya akan sama dengan pakdhe maskur.

    hati-hatilah di bis, maling kian hari kian nekat dan kian pinter saja cari kesempatan, waspadalah..!!

    Suka

  4. desember 2009, kakak saya kehilangan laptop didalam tas ransel yang sedang di pangku dan di cangklong di depan isi tas di ganti dengan kertas hvs sinar d*nia satu rim
    tempat kejadian perkara KA Gajayana Jakarta-Malang sadar laptop sudah berganti kertas setelah nyampe di rumah, padahal menurut pengakuan kakak saya dia tidak tidur saama sekali karena ada cewek cakep yang ngajak ngobrol sepanjang perjalanan bahkan sampai bertukar nomor hp 😀

    Suka

  5. Wah pakde pulang kampung,btw boleh nanya gak itu bus apa?klo lwat ciamis psti banjar jga kelewat…
    Biar ane lebih waspada aja pakde klo naek bus..,
    emang rawan klo bwa barang berharga,apalagi sendiri…

    Suka

  6. Wah..blai-slamet jenenge kue kang? 🙂
    Kalo saya bawa barang2 berharga gitu mendhing di ‘samarkan’ dengan barang lain sehingga tampak luar seperti barang tidak berharga (tidak menarik para penjahat) he.he.he

    Suka

    • @Benny
      kalo kondisi memungkinkan…lha aku gak ada “bala”-ne je…
      @benedict87
      waduh, padahal udah dibawah kaki yah…terus dimana lagi dong naruhnya?
      @Pak Mitra
      Untung sebelumnya sudah 90% ada diserver kantor.
      @Rosso
      dan juga kondisi…
      @rifqi
      wah itu kayak teman saya…bisa Eksekutifpun tidak aman kok.
      @Ajikz
      Jangan sampai jadi korban selanjutnya.
      @Kang deny
      Biker kalo jatuh juga bahaya lho.
      @kang Jamin
      wah rajin banget posting…pasti punya tekad nyalip TMC blog lagi ya hehehe..
      @sobek2
      walah….yang aman dimana kalo gitu….apa kena hipnotis/sirep/gendam kali..
      @Pak Bons
      kalo di kereta malah mudah untuk lari…….pindah gerbong udah nggak terlacak.
      @Cyber
      silahkan cari di tags postingan ini..mana yang merupakan nama bis..itulah dia

      Suka

    • @Cak Poer
      Lha tasku juga ada bajunnya, bentuknya juga nggak tas laptop banget..tapi pas turun emang aku bawa kemana-mana..mungkin paham penjahatnya….tas lain kan pada ditinggal.
      @Jahe.
      lha gemboknya besi, tasnya kain, kalo di gunting juga sama saja…

      Suka

  7. @Cicakmerah
    walah, reot, kalo penjahate bawa cutter, sama saja.
    @Cyber
    Sekarang gak cuma Karpuc, tapi juga Wangon, Clp, Pwt.
    Bis asli citutut ciamis
    @Setiawan
    benar
    @Shummy
    tapi lebih pintar lagi baca isi tas orang.

    Suka

  8. waduh…kalo saya pernah ngalamin kejadian “ga enak” ini jg tu, tp bedanya bukan laptop yg ilang tp smartphone saya yg di taruh di tas, mana ilang’y 2 bln stlh cicilan lunas 😦 , prosesnya cepet banget, kyk orang “buang angin” ga berasa tw2sampe kantor dh gone, sejak saat itu (mw dia rapih/compang-camping) sy makin waspada lg dg orang2sekitar jk nek angkutan umum..!!!

    Suka

  9. wah…sebagai seorang bismania aku turut prihatin mas atas kejadian tersebut…dan juga harus lebih berhati-hati lagi kalau lg naik bis, karna aku sering banget ninggal2 barang bawaan klo lg dibis..ntah itu buat ngobrol sama kondekturnya…

    Suka

  10. istri sy 1 bulan yg lalu kehilangan handphonenya di mall artha gading.
    tasnya terbuka padahal biasanya tasnya tertutup rapat, pas di cek 2 bb bold punya istri & saya sudah tidak ada.
    untung dompet n kunci mobil masih ada.
    copetnya sangat halus dalam aksinya, padahal sy selalu berada di samping istri sy.

    Suka

  11. @Dhuwur, Shuenk & Agus
    Ya waspadalah dimanapun kapanpun.
    @rahmadirizma.
    Wah berbagai pengalaman buruk… 😦
    @garuda
    untuk mengingatkan
    @Ishak
    Jangan terlena, kalo bisa cerita ini di share dengan kondekturnya.
    @Kang Barto
    Wah kalo itu tingkat tinggi, alias copet
    @Mukhtarom
    sudah diganti yang labih bagus kan?

    Suka

  12. klo aq naik bus mlm tas selalu melekat di badan, hny waktu istirahat shalat aza kutaruh di depan shalatku. klo tidur ya jadiin bantal jd ada yg nyentuh jg terasa. alhamdulillah lom pernah jd korban kejahatan.

    Suka

  13. saya juga baru mengalami kehilangan laptop, eksternal hardisk, hp blackberry, nokia E63 dan dua nokia tipe lama. Barang2 tersebut dicuri di rumahku dengan barang2 lain, pada tanggal 26 maret 2013 sekitar pkl 02.00 wib di perumahan villa perwata, pondok petir bojongsari depok Jabar. Rasanya memang hampir separuh nyawa hilang, sebab laptop dan eks hardisk tsb berisi data2 penting selama kurun waktu 10 tahun terakhir. Padahal jarum kehidupan tidak bisa diputar kembali, sehingga data2 tsb tak tergantikan..sampai saat ini kasus ini masih ditangani Polsek Sawangan, tetapi belum ada tanda2 menunjukkan titik terang.

    Suka

  14. @Maskur……perkenalkan, nama yusak kurniawan….saya baru saja mengalami kehilangan Laptop di Bis EZRI tujuan Surabaya – Cirebon pada tanggal 17 Januari 2014.
    ceritanya kurang lebih sama dengan temen temen yang lain

    saya naik bis super executive dengan harapan beli kenyamanan dan keamanan. perjalanan dari surabaya – tuban laptop masih ada di dalam tas. sekitar jam 01.00 dini hari sekitar lokasi semarang laptop saya sudah hilang, diganti dengan kertas HVS 1 rim.

    Menurut saya sindikat ini sangat profesional dan terlatih sebab tas laptop yang saya taruh disebelah saya persis dan selalu saya perhatikan masih saja bisa menggondol laptop saya.

    @Maskur dan temen temen yang lain….saya punya usulan nih…bagaimana kalo suatu hari kita kopi darat dan bincang bincang mengenai sindikat pencuri laptop dalam bis malam / kereta api.

    hitung hitung buat nambah kenalan dan rasa senasib karena kehilangan laptop….hehehehe

    yusak_anugrah@yahoo.co.id

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s