Suzuki, Masih Dihati Dan Tetap Dinanti


Suzuki adalah produk Jepang yang pernah berjaya namun mengalami penurunan dalam 5-6 tahun terakhir. Beda dengan Kawasaki yang Sport Dipuja-Bebek Dicela, Suzuki malah spesifik, maksudnya Satria Dipuja, Thunder Dicela, Matic dan Bebek Biasa Saja. Padahal kalo saja mau “bergerak” maka bisa jadi akan menjadi Suzuki, Semuanya Diterima. Lho kok malah main-main kalimat.

Namun sebenarnya pabrikan ini masih punya potensi untuk menjadi lebih besar. Dikarenakan pernah ada di hati masyarakat kebanyakan. Sampai sekarang pasti masih banyak fans yang menantikan langkah Suzuki agar jika memakai produk Suzuki kembali “dianggap”.

Masalah yang menjadi hambatan di mata konsumen untuk membeli produk Suzuki hampir sama dengan Kawasaki, yaitu:

  • Onderdil Mahal dan Sulit didapat.
  • Harga Jual Jatuh
  • Berat
  • Boros

Padahal untuk sparepart harganya sebenarnya tidak terlalu mahal. Dianggap mahal karena jarang ada part KW1,2 dan seterusnya. Namun karena “tidak dianggap” dan “tidak banyak teman” maka sekarang ini orang akan berpikir dua kali untuk membelinya. Bisa dikatakan hanya orang yang melihat faktor fungsi, tanpa melihat harga jual yang masih setia dengan Suzuki.

Kenapa saya selalu membandingkan Suzuki dengan Kawasaki?

Karena mempunyai kesamaan seperti di atas, juga karena dilihat dari market share yang berdekatan. Namun Kawasaki juga tidak cukup tenaga untuk sekedar mendekati market suzuki. Kemungkinan karena hal ini juga yang menyebabkan mereka kurang aktif. Mengejar Honda dan Yamaha terlalu jauh, dikejar Kawasaki dan TVS juga masih jauh….santai saja….aa…aa…aa… santai saja…. 🙂

Namun Suzuki perlu waspada, jika tidak mempunyai flagship yang cukup mumpuni dalam waktu yang lama. Bisa jadi namanya semakin dilupakan. Ingat Kawasaki walaupun untuk motor biasa kalah telak dari Suzuki, namun mereka punya produk-produk hi-level yang bolehlah kalo dibilang flagship semua… :mrgreen:

Flagship Suzuki sekarang apa? Satria FU jawabannya. Namun walaupun mempunyai performa tinggi, tidak bisa dipungkiri motor ini hanyalah bebek. Pantaskah disandingkan dengan Ninja? Jangan samakan dengan Honda dan Yamaha karena mereka suda di jalur yang nyaman, mengeluarkan produk berteknologi biasa saja juga bisa laris.

Sebagai pemilik salah satu produk Suzuki, saya mengharapkan akan sering-sering melihat yang seperti ini:

Atau setidaknya ada teman satu merk seperti ini:

SUZUKI….IKU ZE!!!!!!!!!!!!!

Iklan

40 pemikiran pada “Suzuki, Masih Dihati Dan Tetap Dinanti

    • @Agungsevi
      tapi sayang kenceng jalannya tapi tidak kenceng penjualannya
      @Roso
      Primadona tapi tidak dibeli…setahuku kalo masuk Salatiga…yah seperti pada umumnya…Honda-Yamaha, Mio, mio dan mio…Abs Revo, Abs revo dan Abs revo….Supra, Jupiter, Vario…

      Suka

  1. Itulah konsumen Indonesia… demennya ikut2 tetangga, satu beli mio yg lain ikutan beli mio, satu beli beat yg lain ikutan beli beat, satu beli spin yg lain tetep beli mio dan beat… 😀
    Saya pilih skywave, bukan yg lain… ini baru matic-nya cowo… yg lain? gak tau deh… 😀

    Suka

  2. “Sebagai pemilik salah satu produk Suzuki, saya mengharapkan akan sering-sering melihat yang seperti ini:”

    Wah … kalau di Senayan setiap Jumat Malam jam 20.00 s/d selesai banyak banget tuh jajaran produk 1 type yang kopdar di Parkir Timur. hahahahahaha

    Maskur, saya juga berharap banyak Suzuki bisa bangkit kembali. Terus terang line up produk nya selama beberapa tahun terakhir ini memang kurang “oke” dan penetrasi pasar / marketingnya pihak pabrikan kurang agresif.

    Semoga hal ini bisa segera berubah ya. Apalagi dengan adanya peralihan manajemen dari pihak lokal ke pihak jepun di 2009 kemarin.

    Suka

    • @Jahe
      Yakin bangga..atau sekedar merasa sendiri..hiks..hiks..apalagi sambil ngelirik Byson.. 🙂
      @The Sunday Painter
      benar
      @Mario
      Dan masih punya nama besar…eh sekarang jagoan Suzuki di R4 tuh apa sih? Grand Vitara doang kan…ama SX4
      @Kodokijo
      oooo skywave juga.
      @az147r (ini mbacanya gimana sih ?)
      benar sekali..butuh Flagship yang benar benar betul..
      @Ridertua
      iya…bukan aku sih..aku kan sebenarnya FB* heheheheh 🙂
      @hampura
      kebalikan dengan Yamaha…di luar negeri masih kalah nama…
      @gokur
      kalo klub atau kumpulan sih gak dihitung…

      Suka

  3. itu gambar SW jejeran dimana? jakarta? kalo jakarta yang populasi R2 paling padat di Indonesia, pigimana di daerah2 macam Malang ya? udah kebukti lah. sepanjang jalan lurus 2 km, yang ketemu untuk tipe matik ya cuma duo honda dan yamaha varians aja. vario, mio series…. ketik C spasi D :mrgreen:

    Suka

    • @ardhinugros
      berarti Suzuki kenalan pertamamu yah..
      @tiyo 2010
      Way of life…but why you die..
      @arif rakhman
      itu di dekat pasar Cikini
      @Pak Irawan
      worth to buy worth to ride…how about to sell hehehehehee 🙂
      @Pak Mitra
      ayo diajak pak, mungkin dimulai dulu dengan membeli produknya hehehehe..

      Suka

  4. jadi penasaran liat market share suzuki di roda 4, dari data gaikindo untuk ‘domestic auto market by brand, jan-dec 2010’ angkanya sbb:

    5 brand teratas:
    1. toyota 280.680 : ms: 36.7%
    2. daihatsu 118.591 : ms: 15.5%
    3. mitsubishi 106.483 : ms: 13.9%
    4. suzuki 71.210 : ms: 9.3%
    5. honda 61.336 : ms: 8.0%

    sumber http://www.gaikindo.or.id
    sila cari dokumen pdf domestic auto market by brand

    komentar ane:
    suzuki peringkat 4 beda tipis dengan honda, tapi di atas honda. toyota menguasai pasar. kalo mitsubishi kayaknya banyak di kendaraan niaga.

    Suka

  5. Gan, menurut sumber orang dalam suzuki yang ane kenal, sebenarnya suzuki itu bisa bikin motor yang lebih dari satria f…. Cuma prinsipal suzuki di jepang di sana yang terlalu banyak menghitung ini itu…. terlalu mendetail dari pada yang dulu…….. N lagi pula kata teman ane, kemungkinan satria f belum akan di facelife dan thunder yang terbarunya itu GS 150 made in india….. Cuma untuk yang thunder itu urung di luncurkan karena masyarakat banyak yang nolak……. Padahal thunder 125 itu udah mau di discontinue…………………

    Suka

  6. padahal beberapa spare part asli Yamaha kw-nya lebih jelek daripada spare part yg non ori, contohnya, gir speedo yang di roda, klo ori Yamaha full plastik, tapi klo pake yg indoparts malah besi yang lebih awet 😈 maaf kalau ada 3 kiloan ya 8)

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s