Setelah Hilangnya Switch Lampu, Selanjutnya?


Demi program Daytime Running Light (DRL) maka motor-motor di luar Indonesia seperti Eropa maupun Singapura meniadakan switch on-off lampu utama. Hal mana yang baru diterapkan di Indonesia yang dipelopori oleh Suzuki Axelo dan disusul Yamaha New Jupiter Z.

Karena sebenarnya program DRL ini sudah lama didengungkan. Namun karena banyak pro kontra maka bisa dibilang kurang berjalan. Sehingga ATPM akhirnya turun tangan dengan “memaksa” pengguna motor untuk melaksanakan DRL dengan membuat motor selalu menyala lampunya asli dari pabrik.

Ada hal lain sebenarnya yang akan dipelajari dan kan menjadi pembiasaan bagi pengguna motor di Indonesia. Hal tersebut adalah MERAWAT AKI. Dengan lampu menyala sepanjang mesin hidup maka pemilik motor akan lebih memperhatikan komponen yang satu ini. Daripada nanti tekor, beli lagi mahal dan kalo lampu tidak menyala akan kena tilang.

Kira-kira setelah program ini berjalan dan masyarakat sudah terbiasa, apa lagi yang akan dihilangkan setelah saklar lampu.

Setelah orang bisa merawat aki sepertinya kick starter dihilangkan. Selama ini orang paranoid jika motor hanya menggunakan electric starter saja. Alasan utama adalah takut aki soak dan motor tidak bisa jalan. Kalo aki sudah terjaga berarti tidak ada masalah kan?

Hanya sekedar pendapat saya.

Iklan

28 pemikiran pada “Setelah Hilangnya Switch Lampu, Selanjutnya?

  1. Sekedar usul buat pabrikan, gimana caranya agar utk pergantian bohlam lampu depan dipermudah caranya, dibuat simple tapi tdk mengurangi nilai estetika, kenyamanan dan keamanannya. gimana hayo …?

    Suka

  2. ga setuju kalo kick stater dihilangkan…..tidak semua orang rajin merawat motornya, contohnya banyak tukang ojeg yg kurang dlm merawat motor, dll.
    terlalu banyak kasus kepepetnya…..alias bentroknya berbagai kepentingan antara motor dan kebutuhan hidup.

    Suka

    • Wah ini cuma pendapat saya melihat dari kondisi motor di luar negeri.
      Sebenarnya walopun kita sudah terdidik merawat aki, namun tetap dipasang kick starter juga lebih baik.
      tapi misalnya hal tersebut dilakukan oleh semua ATPM dan semua jenis motor. kita hasrus menyesuaikan kan?
      Siapa tahu harga aki pun akan jadi turun… 🙂
      @CIWANS OM BHEWOXX
      Wah usulan bagus nih, kalo bisa ada lubang khusu buat ganti lampu tanpa melepas batok stang

      Suka

  3. Kalo fitur nyang ada dilhilangkan terus bisa habis Padhe. Imho penghilangan fitur saklar lampu ni adalah “tindakan kterpaksaan” dari atpm sini krn adanya “himbauan” dr Pemerintah tentang program drl yg terkesan bodoh, asal, bin ngawur , dan masalah sanksi, imho polisi ga bs menilang bgitu saja krn UU Ni belum ada PPNY., CMIww

    Suka

  4. bukannya motor skarang mulai beralih dgn aki kering yg maintenance free tapi tetep ja aki ada umurnya dan umur ga bisa diduga² apabila ajal telah datang apa mo dikata hiks…3x

    Suka

  5. hilangnya saklar lampu adalah bentuk pemaksaan halus dari uu, mengurangi keindahan dari motor tersebut, semakin kurang puas saya dengan produk baru2 ini..

    Suka

    • setuju, biar para pengendara sendiri yang sadar untuk menyalakan lampu, jangan dihilangkan saklarnya, bagaimana jika suatu saat kita butuh untuk mematikan lampu? seperti saat lewat di kampung ada kegiatan??? 🙂

      Suka

  6. kalu menurut saya saklar lampu jangan di hilangkan tapi lampu di tambah lampu kecil yang terus menyala supaya akinya awet contoh punya saya sekarang lampu nya nyala tapi yang lima watt sedangkan yang lampu induk nyala kalau saklar di gesr kekiri dan lampu kecil mati, tapi itu modif sendiri.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s