Helm Buat Anak Perlu Pembiasaan


Helm buat anak sepertinya belum begitu lazim di kalangan masyarakat. Namun demi melatih kebiasaan dan pendidikan keselamatan berkendara kita harus menerapkannya pada buat hati kita.

Hambatannya saya temukan ada dua macam:

Pertama adalah omongan orang yang kadang berpengaruh : “Anak kecil kan masih dalam masa perkembangan, beli helm sebentar sudah nggak muat.”

Yang ini harus dijawab dengan : “Mahalan helmnya apa kepalanya?”

Hambatan kedua adalah dari si anak itu sendiri. Untuk dua anak saya, alhamdulillah yang laki-laki sudah nurut dan terbiasa. Namun yang perempuan kadang masih agak susah. Alesannya macam-macam, kadang karena pakai bando atau karena sumuk dan risih. Alasan lain sepertinya karena teman-teman sekolahnya juga tidak ada yang pakai helm.

Menghadapi anak seperti ini kita harus konsisten. Memberi contoh dari diri sendiri, dengan rayuan, hadiah, atau kalo perlu agak sedikit dipaksa. Sebagai contoh kita mengancam tidak akan mengajak anak itu jelan kalo tidak pakai helm. Kita jangan sampai kalah dengan anak kita. Tentang detailnya berbeda-beda tergantung sifat anaknya.

Ingat! Sayang anak itu bukan berarti menuruti segala permintaan dan rengekannya.

Iklan

24 pemikiran pada “Helm Buat Anak Perlu Pembiasaan

  1. utung si kecil suka pake helm. tapi iyah belinya harus bareng dan milih sendiri motifnya. pernah di beliin ngak mo memakai gara2 ngak suka motifnya padahal helm SNI lho 😀

    Suka

  2. alhamdulillah sudah…tapi niat awalnya mbeliin biar ga gampang masuk angin :mrgreen:

    * btw striping variasi vartec kang Ocho keren juga euy….

    @kang Ocho: nempel sendiri apa ke tukange skotchlite kang?

    Suka

  3. tapi pakdhe, helm untuk anak2 kualitasnya kok meragukan yach dibanding untuk dewasa? terkesan: sing penting heleman..
    helm pecah bisa beli lagi, tapi kepala pecah beli dimana sparepartnya?

    Suka

    • @Kang Aris
      yang seeprti itu boleh dituruti..
      @Kang Jamin
      Upin Ipin vs Dora tidak masalah tentang Gender kok.
      @cak poer
      dua tujuan tercapai..
      eh temenku ada yang buka usaha spanduk sticker dll
      sepertiny bisa pesen. rumahnya di timur kecamatan Banyumas. rumah pertama setelah per-empatan timur komplek Kecamatan.
      @joetrizilo
      wah bagus bagus bagus
      @zaqlutv
      setidaknya cari yang sudah SNI
      @kangmase & Kang Asngadi
      tidak sepakat juga nggak dilarang kok hehehehehe :mrgreen:

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s