Motor Yang Dibenci Tukang Parkir


Tentang motor sendiri lagi. Tentang Suzuki Skywave sudah beberapa kali saya tulis. Terakhir adalah tentang fungsi-fungsinya buat kendaraan keluarga.

Ada satu lagi julukan yang tepat buat Skywave, yaitu : Motor Yang Dibenci Tukang Parkir. Kenapa demikian?

Dengan bobot 113 kg sebenarnya tidak termasuk kendaraan yang terlalu berat. Kira-kira imbang dengan Yamaha Vixion. Namun karena posisi mesin ada di belakang membuat pembagian beratnya tidak merata. Ketika dalam kondisi diam, untuk menggeser buntutnya saja memerlukan tenaga lebih. Lebih mudah menggeser buntut motor sport semacam Tiger.

Sebagai perbandingan, ketika memasang standar tegak, berat Skywave saya rasakan seimbang dengan Bajaj Pulsar 180 UG4. Honda Tigerpun tidak seberat ini.

Pengalaman selama ini, jika parkir di keramaian, biasanya posisi motor saya tidak berubah. Tetap di tempat semula. :mrgreen:

Iklan

35 pemikiran pada “Motor Yang Dibenci Tukang Parkir

  1. yah begitulah adanya.
    Belum lagi kalo bagasinya berisi beras 10 kg. :mrgreen:
    Matic lain posisi mesin sama tapi kayaknya lebih enteng. Kecuali PCX.
    Vespa? Berat se body bodynya

    Suka

  2. emang berat, kalo mau pasang standar ganda sampe2 harus berdiri di atas ujung standar sambil narik behel.

    meski gitu tadi pas beli bakso tukang parkirnya masih “sayang” :mrgreen:
    buktinya posisinya dirapiin…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s