Hati-hati Dengan Side Stand Suzuki Satria FU


Suatu hari saya datang ke tukang pangkas rambut, karena ternyata perlu antri akhirnya saya duduk di kursi yang ada diluar tempat potong rabut tersebut. Kebetulan di sebelahnya adalah delaer motor bekas yang pelatarannya jadi satu dengan tempat pangkas rambut.

Pekerja delar motor kebetulan sedang membersihkan sebuah motor yang baru saja dibeli dari pemilik. Motor tersebut adalah Satria FU tahun 2007. Sambil bersih-bersih dia juga ngobrol dengan temannya. “Cewek-cewek sekarang senengnya motor ini nih.” Sambil menepuk jok Satria Fu tersebut.

Ketika sedang menggosok standar samping, si pekerja dealer tersebut berkata :“Kemarin, anak RT sebelah meninggal gara-gara standar seperti ini!”

Saya yang sedari tadi cuma mendengarkan, heran lalu bertanya :“Kok bisa mas?”

Si pekerja itu lalu menjelaskan :“Standar samping Satria ini lempeng besinya tipis mas, kalo lupa diangkat, kebawa jalan kan kegerus aspal. Lama-lama jadi lancip dan tajam. Kalo kena kaki bisa luka dan infeksi.”


Sambil membandingkan motor yang ada, saya perhatikan memang lempeng besi landasan Side Stand milik Satria FU lebih tipis. Kebetulan di sana ada Shogun SP dan juga Skywave saya yang sesama Suzuki, dan keduanya lebih tebal dan lebar lempeng besinya. Kalo merk lain sepertinya lebih tebal.

Pengalaman saya, kalo mengeluarkan motor dari deretan parkiran, standar samping ini kena kaki, sakitnya minta ampun, walaupun tidak sampai luka.

Saya jadi ingat standar samping Suzuki Tornado dan Shogun Kebo yang lebih kecil lagi lempeng besinya. Berarti harus lebih hati hati lagi nih. Tidak hanya Satria FU, motor lain pasti bisa terjadi. Jika terluka bersihkan segera dan bila parah bawalah ke dokter.

Iklan

27 pemikiran pada “Hati-hati Dengan Side Stand Suzuki Satria FU

  1. Titan jg kecil ujungnya.
    Tp batang besi sama dg yg lain

    Kalo sampai kena kaki itu namanya teledor/sembrono.
    Cerita sama saja dg nyenggol knalpot panas

    Suka

  2. makanya pake SSS biar ga kuatir kelupaan ngangkat standart samping 😀 jadi inget generasi astrea prima-impressa dulu ujung SS-nya njeber dan tumpul :mrgreen:

    Suka

  3. Innalilahi… masa sampai meninggal.. untung punya ane dari baru sudah ane lepas.. salah satunya ya faktor ini :mrgreen: faktor lainnya karena eman rangka soalnya dudukannya jadi satu sama rangka gak kaya motor bebek lain..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s