Selalu Di Depan Itu Baik


Melintasi suatu jalan, sebaiknya kita berusaha untuk SELALU DI DEPAN! Berarti ngebut dong? Bisa jadi ngebut, bisa jadi lambat.

Kenapa selalu di depan, karena dengan berada di depan kita bebas menentukan nasib kita sendiri.

Bayangkan kita berada di belakang truk yang menyemburkan asap hitam. Atau berada di belakang kendaran roda 4 lain, sedangkan kondisi jalan sekaramg banyak lubang jebakan. Dengan di belakang kendaraan besar itu dijamin kita akan sering terjebak.

Contoh lain adalah ketika kita berada di belakang motor yang ridernya seperti sopir bajaj di Jakarta-hanya rider dan Tuhan yang tahu kemana dia akan berbelok. Lebih baik kita berada di depannya.

Berarti kita harus selalu ngebut dong? Tidak juga. Di depan itu bukan seperti balap Motogp dimana ada finish yang jelas. Di depan di sini artinya : tidak ada objek lain di depan kita yang dapat mengganggu pandangan kita dalam berkendara. Jadi bisa jalan agak kencang untuk menyalip. Atau kita jalan pelan agar kendaraan di depan kita menjauh.

Iklan

21 pemikiran pada “Selalu Di Depan Itu Baik

  1. lalu bagaimana kalau di lampu merah selalu mau di barisan paling depan sedang saat sholat tarawih maunya di barisan/shaf paling belakang :mrgreen:

    Suka

  2. Bro Maskur, kadangkala untuk riding luar kota (kondisi jalan sepi, sendirian) posisi terdepan agak bahaya juga coz sering diblong bus/mobil pribadi dari arah depan seakan-akan kita gak dianggap. Mengikuti mobil pribadi yg ukurannya kecil/pendek (bisa lihat kondisi depan) lebih aman dengan catatan harus tetep jaga jarak dan tetap waspada.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s