Obrolan Dengan Pemilik Dealer Suzuki, Tahun Ini Titik Jenuh Permotoran Indonesia


image

Di dealer Suzuki langganan saya suasananya cukup terbuka, kita bisa berinteraksi dengan mekanik secara langsung. Pemilik dealer juga kadang ke depan mengecek karyawannya. Dia juga seorang mekanik, terlihat dari beberapa sertifikat mekanik yang dipajang di dealer atas nama dia.

Sambil duduk, beliau berkata:“Tahun-tahun ini pasar motor mencapai titik jenuh.”
Saya bertanya: “Kenapa pak, apa karena tiap bulan keluar model baru?”
Dia menjawab: “Bukan cuma itu, namun ada yang lebih. Coba perhatikan, sekarang setiap keluarga punya motor. Bahkan banyak yang lebih dari satu.”

Hmm… Kalo dipikir benar juga ya. Motor itu bukan barang yang cepat habis masa pakainya. Banyak masyarakat yang membeli motor karena butuh alat transportasi. Ada juga beli karena hobby maupun gengsi. Namun pastinya yang “butuh” itu lebih banyak. Nah kalo kebutuhan motor sudah terpenuhi, ya nggak beli lagi. Kan motor bukanlah barang murah yang bisa kapan saja dibeli oleh masyarakat kebanyaakan.

“Motor second bagaimana pak?”, tanya saya. Kebetulan bapak ini juga jual beli motor bekas.
Dia menjawab: “Motor bekas sudah susah ambil untung, laku aja udah sukur. Sekarang 500 ribu dapat motor baru. Besok,besok dealer motor bekas.gulung tikar, soalnya adanya orang jual melulu tapi tak ada.yang beli. Besok-besoknya lagi, dealer kecil semacam punya saya ini juga berguguran, lha kalo sudah jenuh ya nggak ada yang beli.”

Kita tunggu saja perkembangan permotoran di negeri kita. Apalagi jika pemerintah bisa melakukan langkah gemilang pada angkutan umum pasti penjualan motor akan turun.

WordPressed by Android on The Galaxy

Iklan

22 pemikiran pada “Obrolan Dengan Pemilik Dealer Suzuki, Tahun Ini Titik Jenuh Permotoran Indonesia

  1. bagaimana dgn generasi berikutnya (anak,cucu kita)? mereka sepertinya punya taste yg berbeda dgn generasi2 yg sekarang, so…pinter2nya ATPM buat desain motor sesuai kemauan mereka 🙄

    Suka

  2. Kalo pada jenuh sama suzuki sih iya.. Ane pun udah jenuh sama Suzuki yg model2nya kalah keren sama Honda dan Yamaha… Liat aja Axelo modelnya gak menarik blas.. Masih kalah ama HSX125, trus Titan jg biasa aja, ga ada yg wah.. Skutik2 Suzuki apalagi.. Cuma Skywave aja yg keren, laennya jauh dr mindset org Indonesia kebanyakan.. Sport?? Semua org pada tahu kalo model Thunder tu 10 tahun ketinggalan jaman..

    Suka

  3. Jenuh Untuk Suzuki sih….

    Pertama Bebek/Matic(“Segment Pengguna Pemula”) Penjualannya Kurang. Kecuali Satria FU. 😀

    Kedua Motor Transisi kedewasaan/ Model Sport. hehehe…….. terus terang rata-rata pemuda yg bertahun-tahun pake bebek semasa SMA/kuliah akhirnya bosen juga. Lulus Sekolah, Kuliah, ato Kerja pasti pda ingin beli motor Sport yg trongkrongannya Sporti.

    Nah skrng lgi musimny Sport 150cc keatas, sedangkan Suzuki Sportnya 125cc. makanya ini titik jenuh untuk Suzuki. terkecuali Satria FU lo….h. hihihhi……. 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s