Turing Singkat Koboys Banyumas Goes To Jogja Part 2 – Pulang Via Wonosobo


Berangkat dari Banyumas menuju Jogja lewat jalur utama selatan Jateng, pulangnya kami menempuh jalur tengah sebagi variasi dan juga rekreasi. Jalur selatan relatif datar dengan medan berupa kota dan persawahan. Sedangkan jalur tengah yang melintasi Temanggung – Wonosobo –  Banjarnegara, melintasi pegunungan dan perkebunan yang berhawa sejuk. Itu salah satu alasan kenapa kami memilihnya.

Keluar dari ramainya lalu lintas Jogja, selepas ibukota kabupaten Sleman, terasa sekali lalu lintas begitu nyaman dinikmati. Jalan lebar, lajur banyak  serta cukup mulus, membuat Cak Poer dan Kang Uung yang waktu berangkat tampak eman-eman membetot gasnya, sekarang cukup lepas, bersaing dengan kendaraan-kendaraan lain. Hanya terganggu sebentar di sibuknya kota Muntilan di pagi hari, sampai dengan lampu merah dekat kantor Walikota Magelang, lalu lintas masih mak nyusss..

Belok kanan melewati jalur bus, sampai dengan terminal masih nyaman. Selepas terminal magelang sampai dengan kota Secang, kami bertemu kembali dengan lalu lintas perkotaaan yang melelahkan.

Sampai di kota Secang, bertepatan dengan waktu shalat Dzuhur. Di sini juga saya membel sedikit oleh-oleh buat keluarga di rumah. Perjalanan dilanjutkan melewati kota Temanggung. Selepas kota, kita bisa menikmati perjalanan kembali. Jalan mulai naik turun, tidak terlalu lebar namun cukup sepi. Asyik juga sesekali bersalip-salipan dengan motor lokal ber plat “AA”

Ada sesuatu yang unik, yaitu ketika saya mengikuti Vario merah dengan rider perempuan ABG. Ketika di posisi kanan hendak menyalip, ternyata spion Vario itu mbenggang, jadi saya bisa ngaca di sana, akhirnya saya cuma mengikutinya, tidak jadi menyalip. Riding sambil ngaca?? Opo tumooonn….

Masuk kota Parakan dan lanjut melewati Kledung sampai Kertek. Disini ngaso, cari yang sejuk-sejuk, foto-foto bahkan ngetest Mio vs Beat diadu head to head. Pokoknya Aseeeekkkkkk…Didukung hawa sejuk dan sedikit gerimis…Perut yang sudah kencoooottt pisan pun terlupakan.

Masuk kota Wonosobo, mencicipi Mio Ongklok, jam 15.00 WIB pas lanjut perjalanan yang makin jooozzzz di jalur Selomerto – Banjarnegara. Mio dan Beat makin menggila, geber terussss...Melawan motor-motor lokal, duo matic itu tampak selalu di depan. Saya cuma mengikuti dari belakang. Tapi jalur sepi nan berbelok-belok namun minim jebakan ini memang layak dilalui.

Selepas Banjarnegara, Bawang, Purwanegara, Mandiraja (maaf kang Mandirajati nggak jadi mampir..kesoren) geber terus. Sampai Klampok jam 16.00 WIB, kang Uung sepertinya ambil jalur Purbalingga – Purwokerto. Klampok – Susukan – Somagede gantian saya yang ngebut. Di Sokawera saya ambil jalur ke Kemranjen, kebut terus lebat Buntu – Sampang – Maos  dan akhirnya jam 17.00 WIb sampai di Cilacap. Heran juga Wonosobo – Cilacap 2 jam perjalanan. Itupun tidak gaspol terus..

Btw..amazing short touring Jogja – Cilacap via Wonosobo with Mio & Beat…. Jujur saya saya kepingin lagi lewat jalur itu!!!!

Iklan

30 pemikiran pada “Turing Singkat Koboys Banyumas Goes To Jogja Part 2 – Pulang Via Wonosobo

  1. jangan-jangan dsana utk pelampiasan cornering ….

    Cornering part-2
    Tasik-Malangbong-Wado-Sumedang-Subang-Prwkrta…kapan ..?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s