Yang Usang


Di kala itu benda seperti jadi rebutan. Orang bisa antri memakainya. Buat telepon pacar, buat kirim atensi di radio, buat PDKT dll dll…Dulu sangat Pe-de kalau ada kartu telepon terselip di dompet. Bahkan ada juga yang bisa mebajaknya dengan mengisi kartu yang sudah habis quotanya.

Sekarang, di keramaian barangkali masih bisa ditemukan kotaknya saja. Tapi masih ada yang terpasang dengan kokoh, di kantor-kantor pemerintah misalnya. Tapi…siapa yang mau menyentuhnya. Kalau memakainya jelas susah, karen akartunya sudah punah ditelan jaman.

Sekedar nostalgia tahun 90-an.

Iklan

13 pemikiran pada “Yang Usang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s