Sekilas Dilihat, Mio Injeksi Itu Tidak Nyaman


Melihat foto-foto Mio Injeksi yang beredar di Internet, saya melihat tampaknya motor ini seperti pendahulunya, tidak nyaman. Lho kok bisa? Lihatlah tombol-tombol di stangnya, kecuali absennya saklar lampu, selebihnya sama persis seperti Mio lama. Itulah yang tidak nyaman.

Sebagai pemakai produk Yamaha, dalam hal ini Jupiter MX model lama. Saya merasakan ketidaknyamanan tombol-tombol ini ketika di gunakan. Yamaha memang membuat partnya typical untuk berbagai variannya.

Model tombol seperti yang dipakai Mio juga dipakai oleh Mio Soul, Jupiter Z burhan, Vega R 110, Jupiter MX lama, Xeon bahkan New Jupiter MX. Untuk Vega ZR dan New Jupiter Z malah switchnya sudah berubah dan tampak lebih nyaman, terutama untuk saklar lampu jauh-dekat (model tekan) dan cara menetralkan sein yang menekan ke dalam.

Berikut ketidaknyamanan tombol stang keluaran Yamaha model ini:

  • Bahan plastik tampak “murahan” dan kurang lembut di sentuh. Lebih bagus
  • Tombol sein keras, juga untuk tombol untuk menetralkannya. Identik dengan saklar lampu (bagi yang belumAHO).
  • Tombol lampu jauh – dekat model geser, juga keras.
  • Mudah kusam.
  • Karena modelnya sama alias typical untuk hampir semua varian, jadi kurang eklsusif bagi motor sekelas New Jupiter MX misalnya.

Jujur saja, secara penampilan dan fungsi masih bagus tombol motor Yamaha versi sebelumnya seperti pada Jupiter Z non-burhan.

Bandingkan dengan switch di motor saya yang lain yaitu Suzuki Skywave:

  • Tombol-tombolnya ergonomis, nyaman disentuh.
  • Tombol lampu jauh-dekat model tekan, lebih enteng.
  • Tombol sein dan lampu mudah di atur dan tombol penetral sein tidak tersendiri, hanya menekan ke bawah, nyaman.
  • Bahannya halus, tidak mudah kusam dan tidak tampak “murahan”.
  • Eksklusif, karena hanya dipakai oleh Skywave dan kemudian Hayate.
Iklan

29 pemikiran pada “Sekilas Dilihat, Mio Injeksi Itu Tidak Nyaman

  1. bandingkan dengan punya Supra Fit lama, Supra X 100 dan Shogun 110 New, jelas lebih nyaman :mrgreen:

    modelnya juga bagus (kebetulan, klo diperhatikan, model punya Supra Fit, Supra X, dan Shogun 110 New itu serupa kalo gak dibilang persis

    Suka

  2. IMHO : kembali ke kebiasaan masing2 pengendara…anda biasa menggunakan motor A, begitu anda mnggunakan motor B maka akan sedikit kagok…misal perubahan tombol horn dan sein pada bbrapa motor yg letaknya berbeda..maka akan kagok…

    Suka

  3. buat temen2 yg pernah makan pelajaran tehnik industri pasti tau sebab2 umumnya produk pabrikan ya begitu. miriip-mirip desain dari model a ke b ke c…
    itu karenaa… PROSES DESAIN itu makan waktu dan biaya, bukan asal nemplok, itu udah dipelajari dari sisi ergonomi..estetika..dll

    coba kita perhatikan desain bentuk knalpot rata2 motor matik kluaran awal.. wuih… bahaya buat kaki pengendara, misal neeh si mio sporty, itu bagian batang knalpot yg paling HOT (deket kipas) celana panjang polyesterku pernah kebakar disitu…matic lain yg ukurannya mirip mio sporty.. ya sama2 juga… telanjang knalpot didaerah situ nya, ga ketutup cover body atau apalah gtu.

    yaa namanya juga bikinan manusia..
    tinggal gimana menyikapi n membiasakan.. diri.. akhirnya aq ngga lagi takut gosong celana..apalagi betis..gara2 kena knalpot

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s