Moped Seharusnya Tanki Bahan Bakar Di Depan, Motor Sport Sebaliknya


Melihat motor NC 700 series yang menempatkan tanki bahan bakar di bawah jok, dan mengalihkan wadah di depan yang pada umumnya merupakan tanki bahan bakar untuk motor sport lain pada umumnya, saya pikir ini fungsional sekali. Bagaimanapun bagai motor itu perlu. Terlebih lagi untuk motor yang dipergunakan untuk harian.

Dengan adanya bagasi di depan yang muat helm fullface, maka setidaknya motor seperti ini bisa terhindar dari anggapan “delivery order bike”. :mrgreen:

Lha entar kaya bebek, tanki di bawah jok? Masih perduli sama yang seperti itu, bebek juga motor. Kalo penampilannya segagah Honda NC 700 apa masih meragukannya sebagai ke-bebek-bebekan?

Kalo motor bebek alias moped, saya jadi teringat motor Kawasaki ZX 130. Dimana motor ini menepatkan tanki bahan bakarnya di depan. Kontroversial dan “aneh”, tapi konsekuensinya ruang di bawah jok malah full bagasi. Fungsional kan?

Wah jelek dong, motornya gendut gitu.

Ke-gendutan ZX 130 hanyalah masalah desain. Sepertinya mudah saja menyamarkan bentuk bagasi agar tidak terlihat gendut. Apalagi sayap bebek sekarang sudah menggelembung 3 dimensi seperti halnya matic. Jadi tinggal mendesain tanki bahan bakar di bawah desain sayap 3D-ya. Nanti motor bebek bisa membawa raket seperti Honda Airblade.

WordPressed by Android on The Galaxy

31 pemikiran pada “Moped Seharusnya Tanki Bahan Bakar Di Depan, Motor Sport Sebaliknya

  1. hmmmm….kenapa bebek dibawak jok….?
    krna kubikasi kecil irit bahan bakar = jarang isi bensin , jadi jarang buka jok…

    klo sport kubukasi besar boros bahan bakar tapi tangki di bawah jok…akan sering isi bensin….
    cape deghhhh…
    ……….

    Suka

  2. Maaf agak OOT.
    Kalau lihat Kawasaki ZX-130 sebenarnya masih punya potensi untuk dirubah desainnya lebih baik lagi, tinggal merampingkan bodi samping di bawah jok seperti bentuk New Jupiter MX akan terlihat lebih sporty. Lampu belakangnya didesain ulang dengan bentuk yang futuristis dan bagian depannya dirombak dikit aja, maka akan menjadi model yang jauh lebih keren dan bisa menggoyahkan pasar Supra-X 125. Hehe… 😀 (ngayal) Walaupun saya bukan pemilik Kawasaki ZX-130, saya cukup bersedih ketika denger ZX-130 stop produksi. 😦

    Suka

  3. pemikiran Anda sangat cocok diterapkan di luar negeri…. kalo di Indonesia pasti tidak berhasil…. contohnya KYMCO… kurang apa coba… karung beras pun bisa masuk ke bagasi… tangki di depan, ga perlu turun!!!! 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s