Iklan Jadul – Kymco Trend 125, Pembawa Trend Jetmatic


Jetmatic, kata yang sempat ngetrend di tahun 2000-an. Bersamaan dengan boomingnya motor Cina, menjadikannya banyak yang menganggap Kymco juga motor Cina. [padahal Cina Taipei alias Taiwan πŸ™‚].

Kan cina dan sipit juga oom..

Boleh boleh boleh.. Yang jelas Kymco bukan motor home industry seperti halnya mocin-mocin itu. Kembali ke kata “jetmatic”. Dulu orang menyebut skuter matic yang rata-rata keluaran mocin dan Kymco ditambah Bosowa dsb, dengan kata “jetmatic”. Trend 125 ini bisa dibilang generasi pertama yang termasuk agak laku. Hadir dengan bentuk khasnya, dulu aneh banget lampu tidak di stang, padahal ada aksen di setang yang mirip lampu.

Walaupun terbilang agak laku, namun motor ini tetaplah barang langka, alias jarang yang beli, artinye tidak laku..mbulet :mrgreen: Yah itu semua karena motor ini aneh.

  • Merknya aneh (terbiasa merk jepang)
  • Mesinnya aneh (matic belum trend)
  • Lampunya aneh (di dada)
  • Rodanya aneh (rim 10″)

Ehm..tapi apa benar motor ini pernah diiklankan dengan bintang Eko Patrio. Nggak tau juga, monggo dibaca speknya saja dari gambar di atas. Hasil scan dari brosur di gudang.

Iklan

29 pemikiran pada “Iklan Jadul – Kymco Trend 125, Pembawa Trend Jetmatic

  1. di rumah masih ada kymco easy 100 tuh, handling jauh lebih nikmat dibanding metik jepang (roda 12inci kali ya), ground clearance nya ampun deh . . . ngesrot terus . . .

    Suka

  2. Garansi 3 tahun …habis itu wafat…. :)..sekarang banyak yg diburu Kymco Ding …katanya ya itu tadi ..barang langka..Cc besar harga miring…cuman barang langka itu bengkel dan sparepart langka … yah..akhirnya langka dipake … πŸ™‚ ..peace ah

    Suka

  3. Kymco bukan motor kacangan. Sejak tahun 2000 sampai sekarang saya masih pake Kymco. Malah saya mengoleksi 3 type : Trend, Easy, Dink.
    Buat yang sudah naik Kymco males naik motor merek lain. Matic jepang ” No way ” buat saya. Kymco is best than better………

    Suka

  4. Saya mungkin termasuk orang yang fanatik berat sama Kymco. Sejak awal melihat iklah di TV (Kymco Trend menyalip Jeep Cheeroke) pada tahun 2000 saya langsung merasa tertarik.
    Kebetulan waktu itu adik saya ingin ganti spd motor, dan dia minta pertimbangan saya untuk membeli spd motor. Dan secara kebetulan juga saya sudah membaca spec Kymco yang saya terima via fax di kantor dari pameran di PRJ.
    Dengan berbagai pertimbangan yang ada antara lain, ko bisa motor merek baru berani pasang harga yang tinggi. Pada waktu itu harga Trend lebih mahal dari Honda Mega Pro yang notabene sebuah merek yang sudah sangat terkenal. Dan ternyata setelah saya datang ke pameran di Blok M Plaza dan ketika itu saya minta agar mesin dihidupkan karena ingin mendengar suara mesinnya. Saya berdecak kagum, karana suaranya begitu halus.
    Setelah saya coba mengendarainya, saya merasakan hal yang luar biasa. Suara mesin halus tanpa getaran, posisi duduk yang nyaman serta tenaga mesin yang besar.
    Di tahun 2002 saya membeli Kymco Easy. Waktu saya bawa ke kantor banyak orang di kantor yang tanya berapa harganya, karena Easy modelnya sangat mirip dengan salah satu merek mocin 2 tak yang sekarang sudah tidak pernah saya lihat lagi di jalan.
    Meraka nggak percaya kalo harganya sama dengan harga Honda bebek yang sedang ngetop waktu itu. Ini juga kecil-kecil cabe rawit. Model ok, sampai sekarang nggak ketinggalan jaman. Saya merasa bangga kalo lagi di berhenti di lampu merah …………..( motor ku ga ada yang nyamain…..)
    Di tempat parkir juga gampang nyarinya …………….juga ga pernah was-was takut dicolong. (Ini salah satu pertimbangan saya memilih Kymco sebagai tunggangan)
    Sejak tahun 2002 saya sudah bercita-cita ingin punya koleksi Kymco. Dan sekarang sudah kesampaian cita-cita saya dengan membeli Kymco Dink. Walaupun motor tua dan saya harus mengeluarkan uang yang cukup banyak, tapi saya bangga dengan ketiga Kymco yang dalam kondisi ok siap tancap gas. Malah sekarang ini saya sudah punya cita-cita ingin memiliki Kymco Grand Dink. Mudah-mudahan beberapa tahun ke depan saya bisa memilikinya.
    Jadi singkat kata saya sudah nggak bisa pindah ke lain hati selain Kymco. Selama spare part masih bisa di dapat saya akan terus pake Kymco
    Nggak salah kalo motto Kymco sendiri itu “Better than best”

    Suka

  5. Wah ada iklan T2K neh….sy sampai saat ini juga pake skuter itu, tp warnanya merah πŸ˜€
    kalo mau lebih jelas ttg kymco, coba maen kesini aja, kymco.or.id

    Suka

  6. Sekitar tahun 2001-an, salah seorang teman saya membeli sebuah kymco jetmatic trend. Sama seperti yang ada di foto, hanya saja warnanya hitam..
    “motor apaan tuh? aneh banget”….begitu gumam saya…
    betul-betul nggak umum dan diluar selera masyarakat Indonesia pada saat itu, baik modelnya maupun teknologi yang diusungnya.

    Pada suatu waktu, saya dapet kesempatan nyoba motor kymco teman saya itu…
    luarr biasa, saya test di tanjakan (cukup curam), tidak terasa ada kendala sedikit pun…saya juga cukup kagum dengan suspensinya yang sangat empuk..sampai sekarang saya masih ingat kejadian itu..

    “Tapi sayang MOTOR CINA”….itu yang ada dipikiran saya waktu itu..
    Dan terus saya tetap berpikiran seperti itu sampai tahun 2012, ketika saya memutuskan untuk menjual motor Suzuki Satria FU-150 dan berniat menggantinya dengan sebuah motor matic yang menurut saya lebih pas digunakan untuk diajak “berpetualang” menyusuri jalanan di Jakarta.

    Maka mulailah saya mencari referensi di internet untuk sekedar mencari tahu mana diantara motor matic yang ada di Indonesia yang terbaik menurut kriteria saya. Situs demi situs, blog demi blog (blog juga situs kali ya..hehehe), saya buka. Saya baca ulasan komparasi beberapa motor matic yang ada, setiap komen-komen yang ada pun tidak ketinggalan saya baca juga. Dan disitu saya menemui sedikit kejanggalan…Kenapa sih, hampir di setiap situs, ketika ada pengguna KYMCO ikut memberikan komentar, kebanyakannya selalu mengelu-elukan motornya..Dari tulisan-tulisannya saya lihat mereka begitu bangga dan senang sekali dengan KYMCO yang mereka punya. Memang apa istimewanya? Bukannya KYMCO itu motor cina?

    Rasa penasaran saya membuat saya mencari lebih jauh tentang KYMCO, dan terdamparlah saya disebuah forum http://www.kymco.or.id ..
    Dari forum itulah, pandangan saya tentang KYMCO berbalik 180 derajat dan akhirnya “KERACUNAN”…

    Untuk mengobati keracunan itu, akhirnya saya memutuskan untuk membeli sebuah KYMCO easy JR…
    Hahahaha…Beli “Beli MOCIN juga gua…motor bekas pula”…apa kata orang nanti..
    Dari motor sport kesukaan ABG, jadi Motor Cina yang seringkali diremehin dan diejek orang… ^_^

    Hihihihihi….nggak apa-apa, santai saja..
    Yang penting saya senang dengan kymco yang saya miliki…
    Sampai akhirnya beberapa bulan kemudian saya membeli lagi 1 unit Kymco Trend SR yang proses mendapatkannya luar biasa sulit. Sulit, karena pada saat itu tidak ada satupun yang menjual dan memasang iklannya baik di internet maupun di surat kabar. Tapi akhirnya dapat juga, walaupun harus merayu salah satu pemilik Kymco Trend SR dan menebusnya dengan harga yg cukup mahal…

    Kelakuan saya rupanya membuat orang-orang disekeliling saya menjadi terheran-heran. “Beli Kymco lagi??? knapa??”

    Hehehe… ^_^
    Singkat cerita, akhirnya “racun” itu menyebar….
    Dan ayah saya, salah seorang yang kena racun akhirnya membeli Kymco Trend SR.. Adik ipar saya juga ikut keracunan dan membeli sebuah Kymco Metica GLX…racun itu pun tidak berhenti, ayah saya ingin membeli lagi Kymco sebagai ganti Honda Vario-nya yang ingin ia jual..Belakangan om saya juga keracunan….

    Apa racunnya?
    Silahkan cari sendiri di http://www.kymco.or.id

    Suka

  7. bagi para pemilik kymco, yang merasa sulit utk mendapatkan bengkel yg mahir dalam service motor kymco anda, tidak ada salahnya mencoba salah satu bengkel di daerah jakarta barat angke kota, nama bengkelnya ACI motor, telp : 021-6309868 , pak Aci ini dulunya adalah montir kymco di bengkel taiwan kota taichung, dan dalam hal spare part…dia bisa usahakan. harga juga tidak mahal, mutu di jamin bagus. 4 motor kymco saya semua di service olehnya, dan sampai saat ini semua msh bisa di pakai utk sehari hari, sejak tertular virus kymco, susah utk beralih ke motor lain. selama ada bengkel ACI saya akan terus pakai kymco…. salam sejahtera…….

    Suka

  8. Hohoho… biar kate di rumah udah ada Mio n Tiger lawas, tetep nekat cinta mati piara Kymco Easy n Libero yang blesek (beli seken).. resiko nya, tidur jadi bareng motor jiahahahaha (rumah kontrakan mode on)

    Suka

  9. Ay ! Juga Punya Kymco Libero TH 2008,Sampai Saat Ini 19 Mey 2015 . KM nya Aja Baru 147,Gress Mulus Habis Seperti Baru Dan Mesin Tokcer. Mau Tanya Kalau Mau Beli Spart Parts Dimana Ya ?

    Suka

  10. Yang jelas ay beli motor ini Februari tahun 2001… puas dan kagum.. ga rewel, sampe hari ini Maret 2017 udah 16 tahun lari masih bisa 115 km/h kalo di jalan lurus tes speed paling enak di jalan gatot subroto antara prapatan kuningan sampe semanggi.. pol gas masih ok tuh… kalo narik gas.. perut agak ngilu kaya naik korakora di dufan..memang km masih dibawah 40.000… perpanjangan stnk kmarin cuma Rp. 65.000.. bisa muat banyak.. bawa galon aqua bisa didiriin di depan jok.. pokoknya mantap deh motor ini.. Sayang bengkelnya terbatas…

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s