Helm Cetok, Masih Eksis


Hari Sabtu tanggal 24 Maret 2012 saya ikut rombongan ke Ciamis. Menjelang perbatasan Jateng-Jabar, masih masuk Wanareja, saya melihat ada sepeda motor dengan pembonceng yang mengenakan helm cetok alias helm cidhuk

Lho kirain udah punah! Lha terus helm SNI, apa kabarmu? Berarti masih sangat banyak informasi yang tidak sampai ke masyarakat. Apalagi razia Polisi mau dihilangkan, walaupun banyak disalah-gunakan, namun razia itu juga merupakan suatu penyampai informasi, mana yang harus dan mana yang tidak boleh.

Apa perlu dicaci maki? Tidak perlu! Terima Kasih! Lebih baik seperti Eyang Ali : Turun kejalan, lakukan perubahan.

Iklan

19 pemikiran pada “Helm Cetok, Masih Eksis

  1. Woggh daerah barat cilacap kae kang. Dalane wis bener rung? Nang daerah barat cilacapan sih rata rata ra nganggo helem, kesadarane wis kurang, udu masalah razia sih, polisine ya wedi koh karo warga sekitare, tesih kekeluargaan bgt mulane di maklumi kang nang polisi, nek sruntulan ya ra gur lecet lecet tok, dalane be landep landep :p

    (Pernah liwat)

    apriantoblog.wordpress.com

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s