Tahukah Anda, Kisah Kelanjutan Rama Sinta?


image

Selama ini kita cuma tahu kisah Rama yang kehilangan Sinta serta perjuangannya merebut sang Istri kembali. Juga keberhasilannya menumpas kejahatan. Pernahkah anda mendengar kisah lanjutannya?

Kisahnya seputar Ayodia, setelah usai melawan Rahwana dan Negeri Alengka, Rama mengusir Sinta lantaran tidak percaya apakah ia di nodai Rahwana atau tidak. Walhasil, Sinta yang mengandung anak Rama pergi terseok-seok dan melahirkan anak kembar di padepokan Gangga dibawah asuhan Maharesi Walmiki.

Sementara di Ayodia, Rama ternyata tidak cakap memimpin negeri sehingga terkena cobaan yang berupa paceklik dan pageblug yang tiada berakhir. Seorang Resi mengatakan untuk mengakhiri pageblug harus ada upacara Aswa Megh Yagja = melepas kuda putih yang diikuti rombongan jutaan pasukan Ayodia. Dimana kuda itu melintas, maka daerah itu menjadi jajahannya Rama sekaligus merampas untuk mencukupi pangan warga Ayodya.

Suatu waktu kuda melewati padepokan Gangga. Lawa dan Kusa (anak Sinta dan Rama) yang sudah remaja dan telah digembleng berbagai ilmu oleh Maharesi Walmiki bertempur melawan Rama dan pasukannya, dan wadya Ayodya bisa dikalahkan. Rama marah dan mengambil senjata panah Guwawijaya dan diarahkan kearah Lawa dan Kusya, Sinta segera berlari dan menahan panah Guwawijaya yang siap dilepaskan kearah anak-anaknya. Untung ada Maharesi Walmiki yg dengan kesaktiannya juga mampu mempengaruhi amarah sang Ramawijaya…

Saat itu Rama melihat Sinta. Sinta melihat Rama, Rama menginginkan Sinta kembali menjadi permaisurinya tapi Sinta tidak mau dan kabur, Sinta tidak mau melihat Rama yang bengis dan kejam, lebih kejam dari Rahwana.

Saat dikejar Rama, Sinta memanggil ibundanya Sang Dewi Pertiwi alias Dewi Bumi. Mendengar jeritan puterinya, Dewi Pertiwi membuka bumi dan Sinta pun melompat kedalamnya, tenggelam ditelan bumi dipangkuan ibundanya Dewi Pertiwi dan tidak kembali.. Tinggalah Ramawijaya meratapi takdirnya

sumber : Agus Wiyarto

==============================================

Lawa dan Kusya akhirnya diakui sebagai putra-putra Prabu Rama. Lawa kemudian menjadi raja negara Ayodya menggantikan Prabu Rama yang hidup sebagai brahmana di gunung Kutarunggu, bergelar Prabu Ramabadlawa. Sedangkan Kusya menjadi raja negara Mantili menggantikan kakeknya, Prabu Janaka, bergelar Prabu Ramakusya.

WordPressed by Samsung GT-S5830

Iklan

14 pemikiran pada “Tahukah Anda, Kisah Kelanjutan Rama Sinta?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s