Mbah, Nyebrange Minggir Riyin Mawon


image

Di suatu persimpangan yang berupa jalan besar berpotongan dengan jalan kecil, tampak dua orang kakek bersepeda yang bermuatan rumput hendak belok kanan. Dua orang tadi berjalan dari jalan besar. Di belakangnya tampak beberapa mobil yang berjalan kencang, truk trailer dan pasti tak ketinggalan sepeda motor yang kencang jalannya. Kakek-kakek bersepeda tadi sudah mengarah ke bagian tengah jalan sambil menolehkan kepalanya ke kanan sebagai “sign” atau “sein” atau “riting” tanda berbelok.

Namun lalu lintas memang sedang sibuk, tak membiarkan dua kakek tadi membelok. Tampak mengkhawatirkan, saya yang ada sana berteriak :“Mbah, nyebrange minggir riyin mawon!” 

Akhirnya dua kakek pembawa rumput itu kembali ke jalur kiri, turun dari sepeda. Ketika jalan sudah kosong mereka menuntun sepeda masing-masing menyeberang jalan dan masuk ke jalan kecil.

Iklan

19 pemikiran pada “Mbah, Nyebrange Minggir Riyin Mawon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s