Saya Takut Naik Sepeda


Naik sepeda di jalan besar……takutttttttttttttttttttttt. Sebagai pengguna kendaraan bermotor di jalan raya, saya melihat sepeda adalah benda yang lemah, kecil dan tidak terdeteksi, karena Mata kucing dihilangkan. Jalannya yang pelan menjadikannya menjadi “bulan-bulanan” kendaraan bermotor. Makanya saya salut buat pengguna sepeda di jalan raya yang ramai, bersama sepeda motor, mobil, truk dan bahkan trailer berpuluh meter panjangnya. Apalagi ditambah dengen kelakuan Pesepeda yang bikin sport jantung di jalan.

Saya sendiri takut jika menjadi pesepeda. Ketika di jalan banyak sepeda yang berani jalan agak ke tengah, kalo saya akan berjalan seminggir-minggirnya. Ketika menyereberang banyak pengonthel yang langsung potong jalan dengan tengokan kepala atau lambaian tangan, padahal karena tanpa spion, kondisi di belakang tidak terdeteksi sempurna. Kalo saya nyebrang jalan pake sepeda ya : berhenti —> pinggirkan sepeda —> ambil posisi tegak lurus —> kalo memungkinkan ya di kayuh —> kalo tidak lebih baik dituntun.

Kalo ada yang bilang :”ah gitu aja nggak bisa!” Nggak apa-apa yang penting selamat, skill bersepeda saya memang tidak bagus.

Iklan

10 pemikiran pada “Saya Takut Naik Sepeda

  1. hehe,saya pake imperial heren om 🙂
    saya di jalan takutnya diserempet,musuh besar yakni bus di jalan.terakhir hampir diserempet rush/terios yg ngebut padahal saya dah di sisi pinggir jalan ckck

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s