Mainan Baru Anakku


Sore-sore pulang dari belanja ikut sang bunda, anak laki-laki saya dengan antusias memamerkan benda “temuannya”. Dia nemu benda dari kayu di dekat penjual gorengan. Ternyata benda itu adalah “panggal” atau bahasa Indonesianya gasing/gangsing. Sebagai ayah yang baik, mendukung anak untuk tahu mainan tradisional, segera saja dibuatkan tali pemutar atau istilah banyumasnya :”uwet” dari kain bekas.

Sekalian “kursus” memainkannya. Ikatkan “uwet” pada “panggal” dengan kuat, jangan menumpuk. Siap dimainkan…

Lalu siiiiiiiiing….berputarlah “panggal” di lantai

Mari lestarikan dolanan tradisional…

Tulisan lain : Dolanan Panggal

Iklan

25 pemikiran pada “Mainan Baru Anakku

  1. ini mainan cukup aman lah, kalo di tempatku bagian bawahnya pake paku tajem, diasah lagi….. sangat berbahaya….
    karena cara mainnya beda, yaitu gangsing di lempar dengan tali berputar sambil menghancurkan gangsing mainan lawannya…
    alhamdulillha sekarang sudah punah, hehe,,,, banyak yang kena kepala jadi luka..

    Suka

    • kalo tempatku di hantamnya bukan biar pecah tapi biar jatuh. desa tetangga ada yang pake paku..ngeri membayangkan, soalnya aku pernah terkena di jidat padahal tanpa paku

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s