Max Biaggi Vs Dani Pedrosa


Kalo ingat dua pembalap ini, kok dipikir-pikir ada kesamaan ya? Cemerlang di kelas bawah tapi gagal jadi juara dunia di kelas utama. Biaggi pemegang juara GP 250 empat kali berturut-turut, Dani Pedrosa juara kelas 125 yang langsung jadi juara 250 2 kali berturut-turut namun belum pernah merasakan jadi juara dunia di kelas utama alias MotoGP.

Max Biaggi

Juara GP 250 bersama Aprilia (3 kali, 1994, 115, 1996) dan Honda (1 kali, 1997) ini naik ke  Kelas Para Raja tahun 1998. Di sana masih ada orang Ostrali yang luar biasa bersama NSR500, Mick Doohan. Walapun sama-sama mengendarai NSR 500 tapi Biaggi ada di tim satelit. Tahun 1999-2001 Mad Max jadi ujung tombak Yamaha, tapi kala itu ada Crivile, Kenny Robert dan tentunya Valentino Rossi. Bahkan ketika Biaggi naik Honda RC211V “warisan” Rossi pun, tetap kalah dengan oleh Rossi dengan Yamaha YZR-M1 “warisan”-Biaggi. Jadilah posisi terbaik Biaggi di MotoGP adalah runner up (3 kali), posisi 3 juga 3 kali, posisi 4 sebanyak 2 kali dan 5 besar satu kali.

Sampai akhirnya penyuka nomor “3” ini tidak kebagian kapling MotoGP di tahun 2006. 7 Tahun tanpa juara dunai untuk seorang Roman Emperror. Sampai tahun 2007 masuk Superbike, dan akhirnya jadi jurdu di sini tahun 2010 bersama Aprilia.

Dani Pedrosa

Anak emas HRC ini melejit setelah jadi juara kelas 125 di tahun 2003 dengan motor birunya. Tahun berikutnya masuk kelas 250 dan langsung jadi juara. Tahun 2005 berhasil mempertahankan gelar juara GP 250. Prestasi gemilang ini membuatnya langsung ditarik ke Repsol Honda tahun 2006. Sampai sekarang sudah 6 tahun berjalan, Pedrosa yang digadang-gadang akan jadi pengganti Rossi menguasai MotoGP ternyata malah belum pernah juara. Sama seperti Biaggi paling tinggi cuma runner up. Malah rakan satu timnya yang “tidak dianggap”, Nicky Hayden malah sempat mencicipi jur-du di tahun 2006. Juga rekan satu timnya yang lain, Stoner juga jadi juara dunia diatas sadel Repsol Honda.

Enam tahun berada di tim nomor satu dan jelas teknologi nomor satu namun belum mampu mengangkatnya jadi juara dunia.

============

Tahun ini adalah tahun ke-7 Dani Pedrosa di ajang “kelas para raja”. Jika dulu Max Biaggi “dibuang” karena sudah tua dan tidak menjual lagi, walaupun skillnya masih bisa diharapkan. Beda dengan DP 26 ini. Dia masih muda dan membawa bendera Repsol di belakangnya, skillnya juga tidak diraguka.

Kita tunggu saja, sampai kapan DP akan jadi juara, ataukah akan dipertahankan hanya sebagai “penarik sponsor”. Apalagi dengan masuknya Mark Marquez.

Iklan

16 pemikiran pada “Max Biaggi Vs Dani Pedrosa

  1. Yang diragukan mentalnya. Kadang kuat & kadang kurang. Tapi kalo fighting spirit nya selalu seperti pas di Sachsenring lalu, ga nutup kemungkinan bisa jurdun taun ini. *Semoga 😀

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s