Antara Wayang Vs Kamen Rider


Wayang versus Kamen Rider?

Satunya Jawa-yang satuJepang. Satunya tradisional-yang satu modern. Satunya layar mori-yang satu layar kaca. Satunya jaman dulu-satunya jaman yang akan datang.

Sama-sama imajinasi manusia.

Sama-sama cerita laga, pertarungan, berkelahi, bunuh-bunuhan, hancur-hancuran, perang, pukul, tendang, tembak (kalo wayang tembaknya pake panah).

Kenapa musti di tandingkan, sesuatu yang berbeda kok?

Berbeda, tapi saya sama-sama suka nonton. Wayang dari kecil saya sudah sering nonton, kisahnya di —->sini. Lha kalo kamen rider? Ya sejak ada Kotaro Minami tayang di televisi lokal itu. Tahun 93-an, berlanjut sekarang masih mengikutinya.

Banyak orang yang menyimpan kesenangan masa kecilnya sampai dewasa. Mungkin orang-orang yang sejaman dengan saya, dimana film kartun mulai marak, sampai sekarang masih menikmatinya. Padahal dulu film kartun identik dengan tontonan anak kecil.

Kembali ke tayangan semacam Wayang atau Kamen Rider, sebut saja superhero. Banyak, bapak-bapak jaman sekarang masih mengikuti tayangan yang di jaman kecil/mudanya sudah tayang. Atau sudah bapak-bapak tapi seneng Naruto, seneng One Piece, seneng Saint Seiya, seneng Dragon Ball.

Apa nggak malu? Pasti ada malunya sih…hehehe

10 pemikiran pada “Antara Wayang Vs Kamen Rider

  1. Ga masalah. Orang cerdas itu lebih suka jalan ceritanya. Buat hiburan ada, drama, konyol-konyolan yabg pas kalau lagi stress. Kalau ada yg religi dan dokumenter lbh asik. Tapi aksi conan keren dan menginspirasi, walau ada juga yg ga masuk akal.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s