Wanita Semakin Berani


Akhir-akhir ini, makin sering melihat rider wanita yang terhitung “berani” di jalan. Bukan berpakain “berani”, alias naik motor pake hotpants lho:( kalo yang ini juga banyak banget. Maksudnya berani berlalu-lintas, bermanuver, menyalip kendaraan lain, tampak penuh perhitungan, tidak asal kencang tapi ngawur.

Kemarin, perjalanan Cilacap-Banyumas, di jalur padat dan tidak terlalu lebar di daerah Slarang, seperti biasa kita harus “fight” dengan mobil, truk dan bus serta motor laun untuk “selalu di depan”. :mrgreen: Di kaca spion terlihat ada Mio merah dengan rider ber-uniform putih tampak melakukan hal serupa. Kok kayak wanita ya? Penasaran, saya minggir ke kiri, membiarkan si Mio ke depan. Wah ternyata wanita muda berseragam putih a la perawat. Kemudian saya menguntitnya beberapa lama. Ajib cuy skillnya…manuvernya nggak kalah ama laki-laki. Mobil dan truk dilibasnya dengan mulus, penuh perhitungan.

Antara Banyumas-Purwokerto, di Kaliori dimana lalu-lintas padat dengan jalan berkelok-kelok, saya ketemu lagi rider wanita yang berani. Kali ini naik motor tua, Tornado GS. Dari jembatan Serayu sampai Kalibagor, mobil dan bus dilibas. Sayapun susah mengikutinya.:'(

Sepertinya masalah jam terbang berpengaruh. Tapi sikap pembelajaraan lebih penting. Buktinya banyak pengendara motor baik laki-laki maupun wanita, muda atau tua, yang masih gitu-gitu aja walaupun tiap hari naik motor.

Iklan

22 pemikiran pada “Wanita Semakin Berani

  1. sama, di tempatku pun di jalanan raya banyak yang berani naik motor salip sana salip sini… miris juga melihat mereka….

    Suka

  2. bener pak de, td aj sering bgt dikagetin rider cewe yg nyalip2 tiba2. skrg udah pd berani ngebut wlo situasi jalan rame..
    bntar lg, skutik n lady biker bakal mendominasi..

    Suka

  3. Cewe lebih brani pak… apalagi menurut saya cewek ntu “Rata-rata” klo dah naik motor atau mobil, “Gak Respon Terhadap Klakson”… 😀

    apalagi klo cewekny lagi galau & naik mobil, wiuhhh manuvernya srasa jalan milik sendri… 😦

    skedar pngalaman sya di kota bandung saja. hehehe……….

    Suka

  4. “Sepertinya masalah jam terbang berpengaruh. Tapi sikap pembelajaraan lebih penting.”

    ok mas Bro’ nice info …
    kalimat ini menyadarkanku akan keselamatan lebih berharga dari apappun .. 🙂

    thanks.

    Suka

  5. tapi aku paling takut sm biker wedok lho mas. tidak sedikit yg ceroboh n terkesan ngawur. misale, jalan pelan tp agak ke tengah. trus lampu sein kadang murup terus lha bingung sing mburine. itu nurut pengamatan saya lho..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s