Mencicipi Sate Kelinci


Sate Kelinci 1

Sate kelinci, jaman kuliah kalo ke Tawangmangu sering menemui, namun karena keterbatasan dana belum berani mencicipinya. Ternyata tidak jauh dari rumah ada yang jual, mari dicoba. Sebenarnya jaman kecil di desa sudah biasa makan daging kelinci, tapi itu sudah sangaaaat lamaaaaaa…
Sate Kelinci 2

Gerobaknya tidak terlalu bagus, tidak masalah. Sewaktu belum dibakar rupanya mirip sate ayam sebenarnya, cuma potongannya agak besar.Sate Kelinci 3

Nah ini warung, menu dan daftar harganya, juga contact number sekalian. Kalo di Cilacap ini posisinya sebelah barat SPBU Saliwangi, barat gapura ex-batas Kotip. Eh impresinya bagaimana?

Sate kalinci, dagingnya empuk, namun lebih padat daripada sate ayam, walau masih dibawah sate kambing. Yang jelas tidak ada bau prengus seperti khas daging kambing. Malah mirip sate daging sapi sebenarnya. Kalo yang hobi makan sate kambing serasa ada yang kurang, karena bagaimanapun juga aroma daging kambing itu khas dan bikin ngangeni, kalo  terbayang sate kambing yang terekam di otak adalah aroma khasnya. 😀

Iklan

23 pemikiran pada “Mencicipi Sate Kelinci

  1. Nek caraku genah sate sing paling enak sate kambing biasane nek ming kroya q lewat maos kang, sedurung perapatan batik maos kiri dalan, mbien warunge cilik siki wis dadi umah rasane enak loh kombinasi bumbu kacang-kecap juga pas

    Suka

  2. Nek caraku genah sate sing paling enak sate kambing biasane nek ming kroya q lewat maos kang, sedurung perapatan batik maos kiri dalan, mbien warunge cilik siki wis dadi umah rasane enak loh kombinasi bumbu kacang-kecap juga pas

    Suka

  3. Ping balik: Kelinci Untuk Dimakan, Kenapa Tidak! | Learning To Live

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s