Shingeki no Comate, Part 1


Attack On Comate

Tahun 2012, manusia di bumi ini hidup dengan damai dan tentram. Tidak ada peperangan, kekacauan, maupun konflik dan sebagainya. Namun, di Indonesia terjadi suatu masalah besar. Secara tiba-tiba muncul 4 monster berbahaya dari langit. Mereka bernama Aldi, Iqbal, Kiki, dan Bastian. Mereka berempat menyebarkan suatu virus yang dapat membuat manusia menjadi monster seperti mereka, dengan bentuk yang berbeda-beda. Virus ini dinamakan Virus-M oleh para ilmuwan, virus ini tertular lewat gigitan dari taring mereka yang setajam golok. Kabar itu tersebar di seluruh dunia. Seluruh dunia mendengar bahwa Indonesia sudah setengah negaranya dipenuhi oleh para monster tersebut. Lalu, keempat monster tadi membangun sebuah kerajaan bernama “Coboy Junior”. Mereka menjadikan manusia-manusia yang tertular Virus-M sebagai prajurit mereka yang disebut Comate.

Tentara PBB berkumpul di Amerika Serikat, bersatu padu dan mendatangi kerajaan Comate yang ada di Indonesia, dengan maksud untuk memusnahkan para Comate dan “Coboy Junior” tersebut. Tetapi mereka terlalu kuat sehingga banyak Tentara PBB tertular Virus-M. Akhirnya, Tentara yang masih tersisa melarikan diri. Mereka pulang ke markas mereka di Amerika Serikat. Komandan mereka sangat putus asa, tentara yang pertamanya berjumlah 3590 berkurang menjadi 80 tentara. Tiba-tiba terdengar kabar bahwa para Comate sudah tersebar hampir di seluruh dunia. Di Amerika Serikat, para Comate menyerang kota New York. Dan kota itu sepenuhnya telah diambil alih oleh para Comate.

Presiden Amerika mengadakan rapat di Washington dengan para Pemimpin Negara dari seluruh dunia (baik Presiden maupun Raja). Terdengar kabar bahwa Indonesia dan Negara-negara lainnya sudah dipenuhi oleh para Comate. Seluruh dunia diambil alih oleh para Comate. Lalu Presiden Jepang memutuskan untuk mencari Negara yang masih belum tersebar Virus-M. Dan setelah mencari lewat satelit, ternyata semua Negara sudah tersebar virus tersebut. Akan tetapi, ada satu kota yang belum tertularkan di Jerman, namanya kota Freiheit (Kota Kebebasan). Di kota itu, semua umat beragama dari seluruh dunia mengadakan doa bersama sesuai dengan agama mereka masing-masing, berharap agar tidak ada Comate yang dapat menembus kota ini.

Lalu semua Pemimpin Negara pergi ke kota itu bersama orang-orang yang selamat dengan Pesawat Jet Giant-990 (pesawat jet paling besar yang mampu menampung lebih dari 2000 orang). Mereka pun sampai di Kota Freiheit, dan dilihat orang-orang di kota tersebut sedang membuat dinding yang tinggi dengan dengan tujuan, menahan masuknya para Comate ke dalam kota. Orang-orang yang masih selamat pun membantu membuat dinding tersebut. Dan dalam beberapa hari kemudian, dinding pertahanan tersebut telah selesai. Dinding ini memiliki tinggi 50 Meter dan ketebalan 9000 cm. Dinding ini terbagi menjadi 3 lapis, Dinding Defender (dinding paling luar, sebagai pertahanan), Dinding Autumn (dinding tengah, sebagai pertahanan kedua), dan Dinding Saint (dinding paling tengah, sebagai pusat). Dan akhirnya, seluruh umat manusia yang ada di dalam dinding tersebut hidup dengan bahagia dan damai.

………………………………………………….

Awal tahun 2013, diceritakan 5 sahabat bernama Hikaru, Kouta, Daigo, Geki, dan Ray. Hikaru dan yang lainnya berkebangsaan Jepang, sedangkan Ray berkebangsaan Indonesia. Mereka bersahabat sejak umur 5 tahun tepat setelah keluarga mereka masing-masing telah meninggal akibat perang. Dan sejak itu, mereka mengurus diri mereka sendiri. Mereka berdagang kue mengelilingi perumahan. Sekarang umur mereka 10 tahun. Mereka sedang bersandar di bukit yang berumput, memandang langit. Mereka membicarakan tentang masa depan mereka. Impian mereka sama, yakni ingin melihat dunia luar yang begitu luasnya. Mereka bosan terus menerus berada di dalam kota yang dikelilingi dinding ini.

Disaat mereka bersantai, tiba-tiba terjadi gempa yang cukup dahsyat. Gempa pun berhenti, tidak ada kerusakan. Tetapi, semua orang, termasuk mereka, melihat sesuatu… Yang sangat besar, melebihi dinding. Mereka hamper tak percaya, empat monster “Coboy Junior” berubah menjadi raksasa sebesar 60 Meter, melebihi dinding yang tingginya hanya 50 meter itu. Monster Aldi mengatakan kepada semua manusia yang ada di dalam dinding itu bahwa mereka telah memiliki ilmu hitam yang dapat membuat mereka menjadi berukuran raksasa. Semua manusia ketakutan, terutama kelima sahabat ini. Lalu keempat monster itu menendang Dinding Defender sampai berlubang. Pecahan bebatuan dari dinding banyak mengenai orang-orang dan mereka tewas. Kelima sahabat ini hampir kena, tetapi selamat.

Monster Bastian langsung berteriak memanggil pasukannya, Comate. Lalu, mereka berempat pergi dan menghilang. Semua orang panik, terdapat lubang di dinding. Orang-orang pun lari terbirit-birit. Para Comate mulai menerobos dinding, mereka masuk ke dalam kota. Banyak manusia tertular Virus-M (lewat gigitan). Comate yang masuk semakin banyak dan banyak lagi. Para tentara berusaha keras untuk menghentikan mereka. Mereka menembak, mem-bom para Comate, tapi sia-sia karena Comate terlalu kuat. Kelima sahabat ini berlari mengikuti orang-orang, mereka berpegangan agar tidak terpisah. Para Comate menularkan Virusp-M ke beberapa manusia, dan menghancurkan semua yang ada disana. Kelima saabat ini melihat secara langsung, rumah yang mereka buat, terdapat banyak kenangan, dihancurkan oleh Comate. Mereka bersedih, dan marah. Kelima sahabat ini berlari kea rah Comate yang merusak rumah mereka, tetapi salah satu tentara kenalan mereka, Frank, membawa mereka berlima ke pesawat.

Akhirnya, kota tersebut setengahnya telah dikuasai oleh para Comate, dan semua manusia yang masih tersisa menyeberang ke setengah kota yang ada di balik Dinding Autumn dengan pesawat. Di dalam pesawat, kelima sahabat ini menangis sedih. Kenangan mereka telah hilang. Kouta lalu geram, dia bilang ke teman-temannya bahwa ia akan bertekad memusnahkan para Comate dan Coboy Junior untuk selamanya. Hikaru, Daigo, Geki, dan Ray juga berpikiran sama, mereka juga tidak terima atas perlakuan para Comate. Akhirnya, mereka berlima ingin masuk kemiliteran untuk memusnahkan “Coboy Junior”.

Kabar tentang jatuhnya Dinding Defender ini tersebar luas sampai ke pusat kota di Dinding Saint. Para pemerintah pun memutuskan untuk segera bertindak. Akhirnya, para ilmuwan melakukan riset ke luar dinding untuk mengumpulkan komponen-komponen tertentu. Setelah mendapatkannya, mereka kembali ke kota dan dibuatlah sebuah sistem teknologi kemiliteran baru untuk melindungi umat manusia dari para Comate. Sistem ini bernama “Toku-System” dan para pejuang yang terpilih untuk menggunakan teknologi ini bersatu membentuk sebuah kemiliteran bernama “TOKUSATSU”. Tokusatsu dibagi menjadi 5 bagian, Ultraman, Kamen Rider, Super Sentai, Metal Heroes, dan Other Heroes.

10 Tahun berlalu, kelima sahabat ini sudah berumur 20 tahun. Hikaru, Kouta, Geki, Ray, dan Daigo telah terpilih sebagai tentara special “Tokusatsu”, tetapi dengan bagian yang berbeda-beda. Kouta menjadi Armored Rider yang berkode-kan “Gaim”, di bagian Kamen Rider. Daigo bergabung dalam Pasukan Zyuden Sentai Kyoryuger, dia menjadi Kyoryu Red bersama rekan-rekan satu pasukannya (Kyoryu Black, Kyoryu Blue, Kyoryu Green, Kyoryu Pink, Kyoryu Gold, Kyoryu Cyan, Kyoryu Gray, Kyoryu Violet, dan Kyoryu Silver), mereka masuk dalam bagian Super Sentai. Hikaru menjadi prajurit cahaya denga nama kode “Ginga” dalam bagian Ultraman. Geki menjadi Tentara besi “Gavan Type-G” dengan mentornya, Retsu sebagai “Gavan” pertama dalam bagian Metal Heroes. Dan Ray menjadi pasukan pelindung yang bernamakan “BIMA” dalam bagian Other Heroes. Para ilmuwan masih memproses System baru Super Sentai yang pasukannya dinamakan “Ressha Sentai Tokkyuger”.

Sebelum diberikan misi, para pasukan ini harus berlatih dengan Ultraman King dan Aka Red, mereka adalah 2 pelatih kemiliteran yang professional. Singkat cerita setelah hari-hari berlatih selesai, Pasukan Tokusatsu ini diberikan 2 misi oleh para pemerintah untuk menyelamatkan umat manusia. Misinya cukup sederhana, namun sangat sulit. Pertama, mereka harus merebut kembali Dinding Defender. Dan yang kedua, mereka harus menyusup ke kerajaan “Coboy Junior” dan membunuh keempat monster penguasa kerajaan tersebut, karena mereka berempat adalah inti dari Virus-M. Jika mereka dimusnahkan, maka Virus-M pun musnah dan para Comate pun kembali menjadi manusia.

Mereka pun bersiap untuk berperang. Terutama kelima sahabat ini, yang sangat bersemangat untuk membasmi para Comate. Semua pejuang berubah menjadi sesosok pahlawan dengan cara mereka sendiri dan disebut “HENSHIN”. Lalu para prajurit Tokusatsu keluar dari Dinding Autumn, menuju Dinding Defender untuk merebut kotanya kembali.

Mereka sampai di Dinding Defender dengan kendaraan mereka masing-masing. Para Comate yang ada disana langsung menyerang. Wizard menusuknya dari belakang. Ryugen, Beast, dan para Rider sibuk menembaki para Comate dengan senjata masing-masing. Zero, Mebius, dan para Ultra lainnya menyerang dari udara. Para Sentai dan Metal Heroes mem-bombardir para Comate dengan senjata mereka. Garo menggunakan pedangnya dan berhasil menebas 3 Comate. BIMA (Ray) menggunakan Helios Blaster dan berhasil membunuh 5 Comate. Other Heroes menyerang ke bagian dekat dinding.

Tetapi, ada suatu hambatan. Tiba-tiba datang Comate-comate mode 4L4Y (Comate yang sudah menjiwai Coboy Junior), mereka sangat lincah dan sulit diserang. Akan tetapi Kabuto, Gatack, dan yang lainnya dari tim Kabuto menggunakan CLOCK UP (System pemerlambat waktu), bersama Noa, Zero dan Cosmos dengan kecepatan tinggi, mereka dengan mudahnya membunuh para Comate mode 4L4Y tersebut.

Comate semakin banyak yang bermunculan dari luar dinding. Karena itu, Ginga (Hikaru) menggunakan Giant Form (bentuk raksasa) yang hanya berukuran 45 Meter, mengangkat batu besar yang ada di dekatnya dan melemparnya kea rah lubang tersebut. Dan lubang pun tertutup, tak ada lagi Comate yang bisa masuk ke dalam kota. Dinding Defender berhasil direbut.

Copas dari Meme-Comic-Kamen-Ride

Bersambung… 

Iklan

12 pemikiran pada “Shingeki no Comate, Part 1

    • mudahan ada haji muhidin kawin lagi. lalu punya anak banyak. anak haji muhidin pun sehay dan cepat berkat ilmu hitamnya bocor ke tangan hajjah umi rumi. anak mereka pun jadi ksatria semuanya. biar jalan cerita gak mudah ketebak ujungnya 😀

      ba’im dan nizam berteman akrab dengan anak haji muhidin. ya namanya juga tetangga. xixi

      kalau begini kan ujungnya bisa jadi keluarga harmonis. koboy junior pun rela jadi anak angkatnya haji muhidin. mereka ternyata kurang kasih sayang.

      bakal gak ketebak kan ujungnya. wong sinetron 😀

      Suka

Komentar ditutup.