Shingeki no Comate, Part 2


Attack On Comate 2

Semua memuji keberhasilan Hikaru. Hikaru mengatakan kepada sahabat-sahabatnya bahwa mereka dan Hikaru harus berlatih lebih giat lagi. Tidak hanya kelima sahabatnya itu, semua asukan juga ikut berlatih. Sementara itu, keempat monster “Coboy Junior” mendengar bahwa Dinding Defender telah berhasil direbut. Mereka geram dan mengamuk. Coboy Junior ini akhirnya turun tangan ikut menghabisi para Tokusatsu.

Hari berikutnya, misi terakhir adalah menyerang kerajaan “Coboy Junior”. Mereka semua berubah menjadi Mode akhir mereka (Final Form), lalu keluar dari Dinding Defender, dan pergi. Saat di tengah jalan, mereka harus bertahan dan melarikan diri dari para Comate yang mengejar-ngejar mereka.

Akhirnya mereka sampai di depan gerbang kerajaan “Coboy Junior”. Para Tokusatsu ini melakukan penyerbuan, menerobos gerbang dan masuk ke istana. Semuanya berpencar ke seluruh penjuru kerajaan, memusnahkan semua kerajaan.

Kabuto, Den-O, Zeronos, dan Decade sudah masuk ke kediaman keempat monster itu. Kabuto dengan cepatnya menggunakan Hyper Clock Up dan Den-O juga Zeronos memanggil Liner mereka. Tetapi Monster Iqbal langsung menggunakan ludah super dan merusak system Hyper Clock Up milik Kabuto sehingga dia tidak bisa mengembalikan waktu. Monster Bastian menggunakan teriakan “Terhebat”-nya sehingga membuat Den-Liner dan Zero-Liner hancur berkeping-keping, Den-O dan Zeronos terpental keluar istana bersama Kabuto. Tinggal Decade yang ada disana, melawan keempat monster tersebut, sendirian…

Lalu Gavan, Gavan Type-G, Sharivan, dan Shaider menemui Decade sedang diinjak oleh Kiki, Decade sekarat. Para Space Sheriff ini pun bertarung melawan “Coboy Junior”. Tetapi secara tiba-tiba Monster Aldi menggunakan mata laser dan membuat keempat Space Sheriff ini terjatuh lemas.

Seluruh Comate yang ada di kerajaan sudah dibasmi oleh para Tokusatsu, dan langsung saja mereka masuk ke dalam istana. Tetapi secara mendadak istana pun hancur, meledak. “Coboy Junior” itu menggunakan ilmu hitamnya dan berubah menjadi raksasa setinggi 60 Meter lagi. Mereka memuncratkan sebuah cairan Virus-M dari seluruh tubuh mereka berempat sampai habis. Semua pasukan Tokusatsu terkena Virus-M tersebut, dan tubuh mereka menjadi lemas. Para Tokusatsu ini sebentar lagi akan berubah menjadi Comate. Hanya kelima sahabat yyang tidak terkena Virus tersebut (Ginga, Gaim, Kyoryu Red, Gavan Type-G, dan Bima).

Mereka bertarung sengit dengan keempat monster itu. Ginga merubah dirinya menjadi raksasa sebesar 45 Meter. Tetapi dia tertangkap oleh Monster Kiki, dan Ginga diremas-remas hingga tak berdaya. Kyoryu Red (Carnival) menembak-nembaki Monster Aldi, akan tetapi Monster Aldi menginjaknya dan Kyoryu Red tertahan di tanah, dia tidak dapat bergerak. Gavan Type-G dan Gaim menyerang Monster Iqbal dan Bastian, tetapi mereka terikat oleh tali yang keluar dari mulut Monster Iqbal dan Bastian.

Sekarang hanya tinggal Bima yang tersisa. Dia terpaku, tak dapat berkutik. Ketakutan menenggelamkannya. Tetapi, demi para sahabatnya memberinya semangat, mengingatkannya dengan impian mereka untuk melihat dunia luar yang sangat luas dan indah. Bima pun bangkit dan merubah dirinya menjadi God Helios Form. Dia memotong tubuh mereka berempat dengan pedang Helios dan keempat sahabatnya pun terbebas.

Virus-virus pun telah musnah, semua pasukan Tokusatsu yang terkena virus pulih kembali. Dan para Comate pun akhirnya kembali menjadi manusia lagi. Semua bersorak gembira atas keberhasilan kelima sahabat ini. Tetapi belum menang sepenuhnya, keempat monster tersebut masih hidup, walaupun dengan setengah tubuh.

Tiba-tiba, Aka Red dan Ultraman King datang, bersama seseorang, seorang prajurit baru dari bagian Super Sentai. Dia memperkenalkan dirinya ke semua pasukan, dia adalah Tokkyu Red dari Ressha Sentai Tokkyuger. Tokkyu Red pun bertanya kepada “Coboy Junior” yang sudah sekarat itu, siapa yang menciptakan mereka. Mereka memberitahu bahwa mereka telah diciptakan oleh penguasa neraka, Rizky, dia adalah bos mereka. Setelah memberitahu, “Coboy Junior” itu tiba-tiba hancur menjadi pasir. Dan Rizky tiba-tiba muncul di depan para Tokusatsu. Langsung saja para Tokusatsu melakukan finishing Kick kepada Rizky. Dan Rizky pun hancur, kerajaan “Coboy Junior” lenyap.

Para Tokusatsu bangga atas kemenangannya. Seluruh manusia yang ada di bumi ini bersorak kegirangan. Semua Pahlawan Tokusatsu termasuk kelima sahabat itu menatap matahari terbit, melihat dunia luar dan memulai hari yang baru.

Iklan

7 pemikiran pada “Shingeki no Comate, Part 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s