When Sate And Gule Collided


Sate dan Gule, makanan ini sudah sangat lumrah dan banyak di sekitar kita, dan banyak sekali penggemarnya. Sate itu nikmat, gule juga sedaap. Sate Dan Gulai

Apa jadinya kalo dua makanan ini disatukan?


Banyak saya lihat di warung sate dan gule ini orang mencampur dua makanan ini. Nasi putih disiram kuah dan isi gule, dimakannya bareng dengan lauk sate. JAdi menyuap nasi+gule ke mulut, disusul satenya. Kayaknya nikmatttt sekali.. 😯

Sekali-kali saya pengin juga seperti mereka. Saya campur nasi dengan gule, disusul sate. HASILNYA! Tidak klop! Sama sekali tidak klop. Gule yang gurih dan cair tidak menyatu dengan sate yang manis dan kental. Otak seolah korslet, tidak bisa membaca dengan benar mana yang gurih mana yang manis. Saya coba lagi, memang tidak cocok bagi saya.
GIF mixed

Ibarat mesin motor dua silinder, akibat sate+gule ini, dua silinder di otak saya jadi saling menghilangkan. Wah yang bisa menikmatinya berarti koordinasi otaknya bagus, bagaikan pengapian dua silinder yang smooth dan saling mendukung, menghasilkan tenaga tanpa putus.

Akhirnya karena nasi sudah bercampur gule, saya habiskan gule dan kuahnya dulu, ini baru gurih dan nikmat. Setelah pengaruh gule habis baru saya makan nasi lagi dengan sate, walau masih ada bau-bau gule tapi masih bisa tertutup kekuatan sate.

Iklan

23 pemikiran pada “When Sate And Gule Collided

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s