Waspadai Kun (Cone) Di Jalan, Part 2


Kun Depan SD KM 01

Di depan sekolah anak saya, dua bulan ini diperbaharui zebra cross-nya juga ditambah dengan marka kejut. Selama jam aktif sekolah, di dua zebra cross yang ada dipasang Kerucut Lalu-lintas tersebut. Sebenarnya bagus, namun karena tidak semua orang paham lalu lintas, menjadikan lalu lintas di jalan ini agak terganggu.

Menurut Wikipedia : Kerucut lalu lintas (bahasa Inggris: traffic cone) adalah perangkat pengaturan lalu lintas yang bersifat sementara berupa kerucut yang terbuat dariplastik atau karet. Banyak digunakan untuk mengarahkan lalu lintas untuk menghindari bagian jalan yang sedang ada perbaikan, mengalihkan lalu lintas pada kecelakaan lalu-lintas, atau untuk melindungi pekerja di jalan yang sedang melakukan pekerjaan perawatan dan pemeliharaan jalan. Kerucut lalu lintas dibuat dari bahan yang berwarna mencolok seperti oranye atau merah yang dilengkapi dengan pemantul cahaya, sehingga dapat terlihat dengan jelas pada siang maupun malam hari. Ukuran bervariasi dari 30 cm sampai 1 m.

Contoh terganggunya lalu lintas karena kurang pahamnya para pengantar/penjemput anak sekolah seperti gambar berikut.

Kun Depan SD KM 01a

Foto diatas tampak ada dua kendaraan penjemput, satunya mobil dan satunya  motor. Saya posisinya berusaha agak menjauh dari posisi Kun.

Kun Depan SD KM 02

Mobil hitam disana tampaknya agak kurang jauh dari posisi zebra cross. Motor yang tadi sudah pergi, di belakang saya ada motor lain.

Kun Depan SD KM 04

Nah, jalur ini mulai jam 4 sore dilewati bus AKAP. Sisi kanan bus mepet dengan posisi kun.

Kun Depan SD KM 04b

Tampak lain dari arah depan.

Kun Depan SD KM 05

Nah ada bus lain yang kesulitan masuk ke jalur karena terhalang Sepeda motor yang posisinya tepat di sebelah Kun. Pengguna jalan seperti ini yang saya sebut kurang paham lalu lintas, Harusnya dia bergeser memberi ruang untuk membelok bus.

Kun Depan SD KM 05a

Nah seharusnya dari awal motor biru itu memilih posisi itu.

Kun Depan SD KM 06

Kalo ini sambungan foto k-3, tahu jalan di depan kosong, maka bus ini mengambil jalur sebelahnya, wusss …

Kun Depan SD KM 07

Nah ternyata pada jam sibuk, terjadi seperti ini.

Kun Depan SD KM 08

Walah! Kalo yang ini bagaimana? Penjual makanan memakan hampir separuh badan jalan. Ada banyak penjemput yang melawan arus (karena disebelah sana ada jaur ke kanan). Akhirnya 2 Avanza itu mengambil jalur berlawanan. Lha kalo yang lewat bus AKAP bagaimana?

Huft perlu pengaturan khusus nih. Misal motor parkir paralel, penjual  makanan masuk ke depan gerbang sekolah, mobil agak jauh dari posisi zebra cross.

Kalo orang biasa ngomong jelas tidak di gubris, harusnya pak polisi nih mengatur. Para penjemput ini sepertinya memang bukannya “tidak mau tahu”  tapi lebih karena “belum paham” CMIIW.

Iklan

21 pemikiran pada “Waspadai Kun (Cone) Di Jalan, Part 2

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s