Renungan : Bersabarlah, Mungkin Kita Akan Melakukannya?


Menyalip

Kamis malam, night driving di jalur Patikraja – Rawalo yang berkelok-kelok dengan aspal lumayan mulus. Mengikuti iring-iringan kendaraan yang kebanyakan mobil niaga, dan seperti biasa jaga jarak aman, karena di depan ada Truk gandeng, Truk 6 roda, kondaraan penumpang dan juga mobil pickup yang persis di depan saya.

Menjelang lintasan rel kereta api ada mobil mendekat dari belakang, kemudian menyalip agak maksa, lalu masuk terlalu mepet, seperti ilustrasi di atas… Avanza apalagi plat B biasanya menang termasuk “berani” selap selip. Diiiiiin! Spontan tangan memencet tombol klakson. Mungkin artinya :”Woy jangan ngawur!” Namun tetap sabar, sekedar pencet klakson itu sajalah, dan perjalan berlanjut dengan santai.

Kurang lebih 5 km menjelang rumah, di suatu jalan dekat pertigaan, saya menyalip sebuah Avanza plat lokal, kemudian dari depan muncul kendaraan lain, spontan sein kiri, masuk ke lajur semula, perasaan sih pelan-pelan saja, tapi lalu terdengar suara Diiiiiin! dari Avanza tadi

Ternyata saya pun melakukannya, Maaf maaf.

Iklan

18 pemikiran pada “Renungan : Bersabarlah, Mungkin Kita Akan Melakukannya?

  1. dinnnnn. tot tot tot. dinnnn. tot tottttt. dinnnn totttttt. setelah itu miiiiii miw miiiii miw miiii miw.

    Suka

  2. Ping balik: Tukang Pepet Di Jalan | Maskur's Blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s